
Kata-katanya juga diakui oleh petugas penangkapan lainnya.
Bahkan Catrine yang menjadi pembawa acara juga mengangguk.
"Ya pemirsa, sepertinya pembobolan penjara malam ini akan sangat seru."
"Acara selanjutnya adalah mengawal semua buronan ke Penjara Buchville." kata Catrine sambil tersenyum.
Hingga kini, posisi pembawa acara telah resmi diambil alih olehnya.
Begitu dia selsai berbicara, satu persatu buronan termasuk Gavin di dalamnya, digiring ke mobil 'tahanan'.
Gavin tentu saja juga masuk ke dalam salah satu mobil van hitam.
Ada lima 'buronan' lain yang bersama dirinya.
Setelah melirik sekilas, Gavin pun tidak menemukan hal yang aneh dari mereka.
Tampaknya Master Pembobol Penjara tidak ada di sini.
Namun, tidak apa-apa. Mari kita lihat, siap yang bisa lolos terlebih dahulu malam ini?
Seulas senyum percaya diri pun tersungging di wajah Gavin.
Mobil van mulai melaju menuju Penjara Buchville.
Suasana di dalam mobil terasa sedikit membosankan.
__ADS_1
Hanya Gavin yang tampak tenang, bahkan menyunggingkan seulas senyum. Sedangkan lima orang lainnya tampak gugup.
Selain mereka berenam, di dalam mobil juga dilengkapi dengan sebuah kamera.
Kamera itu tentu saja terhubung ke halaman siaran langsung.
Saat ini, ada banyak sekali orang yang bergabung di halaman siaran langsung.
Di halaman siaran langsung Gavin, sudah ada banyak orang yang membicarakan nya.
[Hahaahaha, sepertinya para 'buronan' ini sangat gugup dan bahkan sampai berkeringat]
[Ya pastilah. Kulihat di mobil lainnya juga seperti ini, sangat sunyi]
[Benar itu, omong-omong kakak berbaju putih yang duduk di sudut itu terlihat sangat tampan]
[Hei, Sis! Terang-terangan sekali, ya? Kakak ini memang sangat tampan, terlihat bersih]
Yang disebut sedang tersenyum di halaman siaran langsung itu tentu saja adalah Gavin.
Bagaimana bisa tidak tersenyum?
Dengan adanya Sistem, dia akan segera memulai perjalanan tak terkalahkan.
Sedangkan, para pemirsa di halaman langsung tidak berpikir demikian.
[Gila! Yang lain memasang wajah muram dan kening berkerut, tapi dia malah tersenyum. Apa mungkin dia adalah Master Pembobol Penjara?]
__ADS_1
[Aku juga merasa begitu, tapi bukannya dia terlalu muda, ya?]
[Kalian ini... hei, kalian para penggemar di atas. Apa kalian pernah melihat master semuda ini? Mungkin saja dia hanya merasa senang karena bisa mendapat satu miliar dengan cuma-cuma]
[Ah.. sepertinya masuk akal. Jika bisa kabur, mungkin saja dia bisa menghasilkan satu miliar dengan cuma-cuma.]
[Masuk akal, kami memang berpikir terlalu jauh.]
Perlahan, halaman siaran langsung pun kembali sunyi.
Tidak lama kemudian, mobil itu berhenti.
Pintu mobil di buka.
"Ayo semuanya turun. Kita sudah sampai di Penjara Buchville."
Gavin pun turun dari mobil.
Yang terpampang di hadapannya adalah bangunan hitam megah yang di bangun d atas gunung.
Bagian luar penjara dicat dengan warna hitam. Di bawah pancaran sinar matahari, bangunan ini tampak seperti binatang buas yang tertidur pulas di tanah.
Penjagaannya sangat ketat.
Setelah seluruh tim siap, para buronan pun digiring ke dalam penjara.
"Baik, kita bisa melihat bahwa semua buronan telah digiring masuk ke Penjara Buchville."
__ADS_1
"Aku akan menjelaskan secara singkat kepada semuanya."
"Penjara Buchville adalah penjara berat yang didirikan di Kota Buchville. Penjara ini selesai di bangun menjelang akhir abad 19 dengan tujuan untuk memenjarakan penjahat dengan berbagai kejahatan."