CEO Cantik Terjerat Cinta

CEO Cantik Terjerat Cinta
Jadian


__ADS_3

" Terus wanita yang pernah kamu ceritakan kepadaku waktu di taman itu adalah..." Tanya Jacelyn penasaran tetapi belum selesai dia berbicara, Pratama sudah langsung memotongnya.


" Ya, Kamu wanita itu, semua yang aku ceritakan, semuanya tentang kamu." Jawab Pratama langsung memotong.


Jacelyn langsung terdiam, tidak ada sepatah kata pun keluar dari mulutnya, yang tadinya banyak sekali yang ingin dia pertanyakan, karena kejadian itu Jacelyn lupa dengan niat pertama kali waktu Pratama pulang.


" Aku mengerti, aku adalah cleaning servis di perusahaan mu, kamu juga adalah bos ku, aku sadar diri dengan keadaan ku, jadi aku lebih memilih untuk diam dan tidak mengungkapkan perasaan ku ini." Lanjut Pratama.


Mendengar itu Jacelyn langsung mengulurkan tangannya meraih dagu Pratama mengarahkan wajah pria itu ke dalam tatapan Jacelyn.


" Katakan sekali lagi kalau memang kamu menyukai ku, aku butuh kepastian sekali lagi." Ucap Jacelyn dengan lembut.


" Aku menyukaimu.." jawab Pratama dengan tegas dan tatapan yang dalam menuju ke mata Jacelyn.


Suara itu membuat jantung Jacelyn menjadi berantakan detak jantung yang tidak beraturan membuat suhu tubuhnya menjadi memanas.


Jacelyn mencoba mengontrol dirinya, sekuat mungkin Jacelyn menahan rasa yang ada di dirinya.


Jacelyn langsung menangkup wajah Pratama.


" Sebenarnya aku juga mencintaimu, tetapi dirimu tidak peka sama sekali, sudah dari awal kamu masuk ke ruangan ku waktu kamu menyuapi ku, waktu itu juga aku sudah mulai ada rasa terhadapmu." Jawab Jacelyn dengan tatapan tajam yang mendalam.


Pratama senang mendengar hal itu, tetapi ini bukan saatnya dia membongkar identitasnya sebagai pewaris tunggal, dia ingin lebih lama lagi menyembunyikannya.


" Aku sendiri tidak punya apa-apa, bagaimana bisa kamu menyukaiku?" Tanya Pratama penasaran.

__ADS_1


Jacelyn melepaskan tangannya dan langsung duduk di samping Pratama, Jacelyn menghela nafas panjang dan menjawab.


" Aku tidak memikirkan hartamu, apa yang kamu punya bukan menjadi alasan untuk aku tidak mencintaimu, aku mencintaimu karena aku tulus terhadap mu." Jawab Jacelyn.


Pratama langsung menatap wajah cantik Jacelyn, banyak yang dia pikirkan sekarang, semua jawaban Jacelyn adalah alasan dia menyembunyikan identitasnya, setelah jawaban yang di harapkan Pratama sudah di ucapkan Jacelyn, bagaimana dengan identitasnya?


" Baiklah, itu sudut pandang dari kamu, terus bagaimana dengan orang tua mu? Mereka tidak akan setuju dengan ku, apa lagi aku hanya seorang cleaning servis, dan kejadian yang membuat aku seperti ini karena suruhan dari orang tua mu." Tanya Pratama.


" Untuk kejadian ini aku meminta maaf atas perbuatan orang tua ku kepadamu, untuk hubungan selanjutnya itu adalah pilihanku, orang tua ku tidak berhak atas itu, asal kamu tahu aku kabur dari rumah karena aku bertengkar dengan ibu ku, karena aku membela kamu, waktu kamu mengantarkan aku pulang ke rumah." Jelas Jacelyn.


" Aku tidak ingin memiliki hubungan tanpa ada restu dari orang tua mu." Jawab Pratama.


Jacelyn mengulurkan tangannya memegang tangan Pratama.


" Percaya padaku, aku akan membujuk orang tua ku agar bisa bersama denganmu." Jelas Jacelyn dengan mata berkaca-kaca.


" Baiklah aku akan percaya kepadamu." Jawab Pratama.


Setelah itu mereka berdua pun memutuskan untuk berpacaran tetapi dengan satu syarat, mereka menyembunyikan hubungan itu di depan semua orang, hanya mereka berdua yang mengetahuinya.


Mereka akan membongkar hubungan mereka berdua setelah mendapatkan restu dari orang tua Jacelyn.


****


Di hari pertama mereka berpacaran terlihat mereka berdua sangat cocok dan melengkapi satu sama lain.

__ADS_1


" Kapan kamu akan mulai bekerja lagi?" Tanya Pratama.


" Setiap hari aku juga bekerja, tetapi aku hanya saja tidak datang ke kantor." Jawab Jacelyn.


" Oh iya.. lupa kalau kamu adalah bosnya." Ucap Pratama dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Jacelyn langsung tersenyum melihat tingkah konyol Pratama.


Jacelyn menatap wajah Pratama, ada yang sedang dia pikirkan sekarang, " Apakah sebaiknya aku tanyakan saja, tentang kejadian kemarin di kantor cabang Prama Group, rasanya sedikit aneh?"


Pratama yang melihat Jacelyn menatapnya tetapi dengan tatapan yang kosong mencoba untuk menanyakannya.


" Kenapa kamu? Kamu menatapku tetapi tatapan mu kosong, apa ada yang ingin kamu tanyakan kepada ku?" Tanya Pratama yang penasaran dengan Jacelyn.


" Ti.. tidak, aku tidak ingin menanyakan apa-apa, aku cuma mengagumi mu." Jawab Jacelyn yang sedikit kaget dengan pertanyaan Pratama yang tiba-tiba.


Pratama memicingkan matanya. " Kamu mengagumi ku? Pasti kamu memikirkan ciuman tadi malam kan?" Tanya Pratama dengan nada jahil dan sedikit senyum-senyum.


" Tidak, aku tidak memikirkan hal itu." Jawab Jacelyn yang langsung membuang muka.


" Tapi kenapa kamu membuang muka, kalau kamu memang tidak memikirkan hal itu, lagi pula wajahmu juga terlihat memerah." Senyum jahil mengikuti pertanyaannya.


Jacelyn memang tidak memikirkan hal itu, akan tetapi setelah ucapan dari Pratama membuat Jacelyn teringat kembali dengan kejadian semalam.


Itu kenapa Jacelyn tiba-tiba merasa malu dan wajahnya tiba-tiba memerah.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2