CEO Cantik Terjerat Cinta

CEO Cantik Terjerat Cinta
Acara Dimulai


__ADS_3

Sampai keesokan harinya, di pagi hari terlihat Pratama yang sudah terbangun walaupun dia masih tiduran di atas ranjang.


Pratama juga masih memeluk Jacelyn yang masih tertidur.


Baru pertama kali ini Pratama bisa menikmati kekayaannya bersama dengan Jacelyn.


" Sayang." Ucap Pratama mencoba membangunkan Jacelyn yang masih tertidur.


" Hmmm...?" Jawab Jacelyn.


" Aku mau mandi dulu badanku terasa lengket semua. Kamu tidak mandi?" Tanya Pratama.


" Tidak. nanti saja, Aku masih ingin menikmati tidurku." Jawab Jacelyn.


" Baiklah. Aku akan mandi dulu."


Pratama pun langsung melepaskan pelukannya dan menuju ke kamar mandi.


Sampai beberapa saat Pratama selesai mandi, kini dia berada di balkon untuk menikmati pemandangan kota itu.


Terdengar suara dering hp yang berbunyi, ternyata hp milik Jacelyn yang berbunyi itu.


Membuat Jacelyn yang tadi tertidur kini bangkit dari tempat tidurnya menuju hp yang berbunyi.


Ketika Jacelyn melihat, layar handphonenya ternyata itu telepon dari sekertarisnya.


" Halo Bu selamat pagi." Ucap sekertarisnya.


" Iya selamat pagi, ada apa kamu pagi-pagi sudah menelepon ku?" Tanya Jacelyn.


" Maaf Bu, saya cuma ingin memberitahu Bu Jacelyn kalau Minggu depan ada pertemuan bersama dengan pembisnis lain." Jelas Jacelyn.


" Baiklah. Aku akan pergi bersama suamiku saja minggu depan." Jawab Jacelyn.


" Hah? Suami?" Teriak sekertarisnya yang kaget karena dia tidak tahu bahwa Jacelyn sudah menikah.


" Ohh maaf, aku tidak memberi kabar padamu jika aku sudah menikah." Ujar Jacelyn.


" Bu Jacelyn menikah dengan siapa?" Tanya sekertarisnya.


" Aku menikah dengan Pratama, kamu mungkin sudah mengenalnya." Jawab Jacelyn.


" Hah? Pratama cleaning servis di perusahaan kita?" Tanya sekertarisnya yang masih tidak percaya.


" Iya."


Sekertaris Jacelyn sedikit kaget dengan kenyataan ini, karena dari awal ketemu dengan Pratama, sekertarisnya itu suka dengan Pratama.


Apa lagi dengan pernikahan mereka yang memang di sembunyikan oleh Jacelyn.


Maksud Jacelyn menyembunyikan pernikahan itu karena Jacelyn tidak ingin rumor yang buruk tersebar di setiap pembisnis lain.


Jacelyn pun langsung mematikan teleponnya dan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Kejadian semalam membuat Jacelyn sedikit capek, karena itu adalah pertama kalinya Jacelyn dan Pratama melakukannya.


Setelah Jacelyn mandi dan membersihkan diri, dia menuju ke tempat Pratama duduk.


" Sayang." Ucap Jacelyn.


" Ada apa sayang?" Tanya Pratama.


" Tadi aku mendapatkan telepon dari sekertaris ku, katanya Minggu depan ada pertemuan pembisnis." Jelas Jacelyn.


" Terus?"

__ADS_1


" Aku mau mengajakmu pergi ke acara itu, sekalian aku ingin mengenalkan dirimu kepada teman pembisnis yang datang." Ucap Jacelyn.


" Apa kamu serius? Bagaimana pendapat orang-orang itu jika mengetahui kamu hanya menikahi pria miskin yang bekerja sebagai cleaning servis di perusahaan mu?" Tanya Pratama.


" Aku tidak memikirkan hal itu, yang terpenting aku mengenalkan dirimu kalau tentang pendapat orang-orang lain aku tidak peduli, kamu suamiku sekarang, kamu tidak usah takut jika orang lain menghinamu." Jelas Jacelyn.


Pratama tersenyum lega mendengar penjelasan Jacelyn itu.


Pratama memang tidak salah memilih wanita, sikap baik dari Jacelyn itu lah yang dari dulu membuat Pratama jatuh cinta pada pandangan pertama.


" Baiklah, aku akan ikut denganmu Minggu depan." Jawab Pratama.


Jacelyn tersenyum, kini Jacelyn sudah tidak takut lagi kehilangan Pratama.


Di saat Jacelyn melamun memikirkan Pratama, Jacelyn tersadar karena Pratama memanggil dirinya.


" Sayang.." ucap Pratama.


" Aa.. ada apa?" Jawab Jacelyn sedikit kaget.


" Jika aku adalah orang yang sangat kaya raya dan memiliki semuanya, apa yang kamu lakukan." Jelas Pratama.


Pratama ingin mengetahui bagaimana reaksi Jacelyn ketika itu, tetapi sayangnya Jacelyn tidak terkejut sama sekali.


" Itu tidak mungkin, jika kamu kaya raya mungkin kamu tidak akan menikahi ku." Jawab Jacelyn dengan santai.


Pratama tertawa. " Bagaimana bisa kamu menerka jawaban itu? Sedangkan kamu belum tahu aku yang sebenarnya kan?" Ucap Pratama.


Setelah mendengar itu, Jacelyn kini berpikir keras, karena kejadian-kejadian aneh yang dia alami menjadi terhubung satu sama lain.


Tetapi Jacelyn tetap mencoba untuk tidak percaya, karena hal itu sangat mustahil bagi Pratama.


" Sudahlah jangan membahas hal itu, aku tidak mau berfikir keras, aku menikahi mu bukan karena latar belakang mu, tetapi aku menikahi mu karena ini lah kamu." Jelas Jacelyn.


" Baiklah aku tidak akan membahas hal itu lagi." Jawab Pratama.


Mereka berdua pun lanjut menikmati pemandangan itu.


Tanpa ada suara dari mereka berdua membuat suasana menjadi hening, suara kicauan burung hutan menemani mereka.


***


Sudah sampai satu Minggu mereka di vila itu, kini Pratama dan Jacelyn tengah bersiap-siap mengemas barang-barangnya.


Satu persatu koper itu di masukkan ke dalam bagasi mobil di bantu dengan supirnya.


Ketika di perjalanan menuju bandara tak lupa Jacelyn berhenti di sebuah mall di kota itu.


Karena jadwal penerbangan mereka masih lama, jadi Jacelyn berhenti untuk membeli baju untuk Pratama dan dirinya.


Jacelyn membelikan satu set kemeja dan jas untuk Pratama, karena ketika pulang dari bulan madu mereka, besoknya Jacelyn sudah harus pergi ke pertemuan itu bersama dengan Pratama.


Jadi Jacelyn menyiapkan mulai dari hari itu juga, satu set baju untuk Pratama harganya saja sudah mencapai jutaan.


Jacelyn menyiapkan itu semua karena Jacelyn ingin semua berjalan lancar, tidak ada rumor yang jelek tentang dirinya.


Setelah selesai memilih baju dan sebagainya kini Jacelyn dan Pratama pergi menuju bandara lagi.


" Sayang, kenapa kamu membelikan aku satu set baju mahal ini?" Tanya Pratama.


" Ini untuk acara besok, setelah aku pikir-pikir lebih baik kamu memakai baju ini dari pada nanti kamu di hina oleh orang-orang yang ada di acara itu." Jelas Jacelyn.


" Kenap? Kamu takut nama kamu dan keluarga mu jadi jelek karena kamu menikahi aku?" Tanya Pratama.


" Bukan begitu maksud ku, aku hanya ingin jika kamu berpakaian lebih rapi di acara itu, karena acara itu adalah untuk orang-orang pembisnis." Jelas Jacelyn.

__ADS_1


" Aku tidak mau jika suamiku di jelek-jelekan oleh orang lain, setelah menikah denganku walaupun kamu hanya seorang cleaning servis di perusahaan ku, kamu kan bukan cleaning servis lagi sayang." Lanjut Jacelyn.


Pratama mengangguk paham, maksud dari Jacelyn itu hanya memperbaiki status dari Pratama, karena setelah menikah dengan Jacelyn status dari Pratama menjadi pemilik perusahaan itu juga.


***


Waktu berjalan begitu cepat, Jacelyn dan Pratama kini sudah dalam perjalanan menuju ke tempat acara itu di laksanakan.


Ketika Pratama dan Jacelyn sampai di ruangan itu, banyak pasang mata yang tertuju kepadanya.


Acara itu di selenggarakan di sebuah hotel mewah, dan acara itu hanya bisa di hadiri oleh pembisnis di kota itu.


Banyak orang yang Jacelyn kenal di acara itu, salah satunya adalah Andre dan mantan pacarnya dulu.


Jacelyn langsung menuju ke tempat Andre duduk.


Ketika Jacelyn sampai, Andre melihat penampilan Jacelyn dari bawah hingga atas, Jacelyn terlihat anggun memakai setelan long dress yang berwarna putih.


Tak lepas dari penglihatan Andre di samping Jacelyn adalah Pratama, setelah melihat Pratama lagi-lagi sikap Andre menjadi sangat takut.


Andre trauma ketika melihat Pratama, Pratama yang melihat Andre sedang panik, Pratama berbisik kepada Andre.


" Kamu tenanglah, aku tidak akan melakukan apapun kepadamu, jika kamu terlihat seperti ini semua orang bisa curiga, cobalah kamu terlihat baik-baik saja." Ucap Pratama.


Andre mengangguk pelan mengerti dengan baik maksud dari Pratama.


Kemudian Jacelyn pun duduk di ikuti oleh Pratama yang berada di sebelahnya.


Posisi sekarang Jacelyn berada di meja ujung berhadapan dengan mantan pacarnya dan sedangkan Pratama di samping Jacelyn dan di sampingnya lagi adalah Andre.


" Ohh jadi ini cleaning servis yang kamu nikahi." Ucap mantan pacarnya itu.


Semua orang yang berada satu meja dengan Jacelyn pun langsung menghadap ke arah Jacelyn.


Andre yang mendengar itu tersenyum, " jika kau tahu cleaning servis ini bukan orang sembarangan, mungkin kau tidak akan berani berbicara seperti itu." Ucapnya dalam hati.


" Bagaimana kamu tahu tentang Pratama?" Jawab Jacelyn.


" Oh jadi pria ini bernama Pratama." Ucap mantan pacarnya.


" Tidak ada yang tidak bisa aku ketahui tentang mu, sepintar apapun kamu menyembunyikan aku akan tetap mengetahuinya." Lanjut mantan pacarnya.


Mantan Jacelyn itu memang pembisnis terkaya di kota itu jadi tidak heran jika mantannya bisa mengetahui pernikahan Jacelyn dengan Pratama.


Setelah mendengar itu, semua orang yang satu meja dengan Jacelyn kini langsung membicarakan tentang Jacelyn.


Mantan pacarnya itu terlihat senang karena dirinya bisa mempermalukan Jacelyn di depan banyak orang.


Orang-orang itu sudah mulai membicarakan untuk memutuskan kontrak dengan perusahaan Jacelyn.


Pratama yang mendengar itu dan mengamati wajah sedih Jacelyn, kini dia merasa kesal dengan sikap orang-orang itu, terutama dengan mantan pacarnya.


Setelah itu mantan pacarnya pun langsung pergi menuju ke kamar mandi.


Dia melewati kursi dari Pratama, dan berhenti sejenak di belakang Pratama.


" Jangan menyesal, aku sudah pernah meniduri istrimu itu." Ucap mantannya berbisik kepada Pratama.


Pratama pun diam saja dengan perkataan itu walaupun emosinya benar-benar memuncak kali ini.


Jacelyn juga mendengar perkataan mantan pacarnya itu, setelah mendengar perkataan pacarnya itu, tangan dan tubuh Jacelyn gemetar.


Pratama yang melihat Jacelyn yang sedang gemetar langsung memegang telapak tangannya mencoba untuk menenangkan Jacelyn.


" Akan ku pastikan perusahaan mu hancur hari ini juga." Ucap Pratama dalam hati.

__ADS_1


Pratama sudah tidak bisa menahan dirinya lagi, dia tidak mau tahu sekarang, bagaimana caranya perusahaan milik mantan pacar dari Jacelyn itu hancur.


...----------------...


__ADS_2