Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 18 ( cemburu menguras hati )


__ADS_3

sudah hampir satu tahun niki bekerja di rumah keluarga mahendra, ia pun sudah beberapa kali mengirim uang untuk ibu bapaknya dikampung lewat mang ujang, niki sangat senang apalagi mendengar kabar kalau bapaknya sudah berangsur membaik.


sore ini niki dan bi ida sedang sibuk di dapur memasak bermacam macam makanan untuk menyambut kedatangan tania, mahendra dan juga aldy dari amerika ia juga mendapat kabar kalau nyonya besar dan tuan besar akan ikut bersama tania dan mahendra, di sela sela kesibukan nya tak jarang niki berceloteh kepada bi ida, bi ida hanya geleng geleng kepala sambil tersenyum melihat tingkah niki yang imut menggemaskan itu. malam pun tiba dan semua makanan pun sudah di hidangkan di atas meja makan disaat niki dan bi ida sedang menata makanan tiba tiba terdengar suara klakson mobil masuk ke dalam garasi .


" bi,, sepertinya mereka sudah datang"..


" iya neng,, ayo kita sambut mereka..." ajak bi ida


" ya bi,, bibi duluan niki mau matiin kompor dulu "


" ya udah cepat ya neng,,,"


" iya bi..."


bi ida pun keluar menyambut kedatangan majikan nya dan membantu membawa koper.


-----------


keluarga mahendra sedang menikmati makan malam, tidak ada percakapan di antara mereka sedikitpun hanya benturan piring dan sendok yang bersuara, dan setelah makan malam mereka duduk di ruang keluarga sambil menonton tv, sedangkan niki sedari tadi berkutat di dapur membantu bi ida membuat kue, dan aldi pun menghampirinya..


" hai gadis manis..?" sapa aldi sambil tersenyum


" eh tuan aldi, ada yang bisa niki bantu..?


" tidak,,, aku hanya mau ngasih ini.." ucap aldi sambil menyodorkan kotak yang bertalikan pita warna merah muda itu.


di ruang tamu sedari tadi mata adrian celingukan mencari adiknya, dan ia memutuskan untuk mencarinya ke dapur, baru saja sampai pintu ia di suguhkan pemandangan yang membuat ia kesal setengah mati, betapa tidak adrian melihat aldi sedang mengacak ngacak poni niki dan mereka sedang saling lempar senyum. karena kesal adrian mengurungkan niatnya dan kembali, ia pun pergi menaiki tangga dengan raut muka kesal, sontak sikap adrian menarik perhatian mama tania,


" adrian,, mau kemana nak?" tanya mama tania sedikit heran


" adrian ngantuk mah...." ketus adrian.

__ADS_1


ia pun melanjutkan langkah nya menuju kamar, sesampainya di kamar adrian membanting pintu dan merebahkan tubuhnya di kasur miliknya " apa aku kurang tampan, ???bersama aldi saja dia sebahagia itu, kalau bersamaku dia formal sekali.." gerutu aldi. tiba tiba seseorang mengetuk pintu..


" kakak... buka pintunya...!!" teriak aldi dari luar


" masuk saja"


aldi pun masuk dan duduk di shofa dengan posisi menumpang satu kaki nya.


" kenapa kakak di kamar, apa kakak tidak merindukan kami..? "


" sedang apa kamu tadi di dapur..? ketus adrian


pertanyaan adrian membuat bingung aldi. sampai sampai ia heran apalagi dengan tatapan adrian yang mengintimidasi.


" oohhh,,, tadi aldi memberikan oleh oleh untuk niki "


" apa se sepesial itu..?"


" katakan,,,!!"


" apa..? siapa yang cemburu...?" adrian menyangkal


"kakak.."


" hahhahahaha,,, aku tahu kakak menyukainya iya kan?, kalau begitu berjuanglah, karena saingan mu berat sekali.."


" maksudmu..??" tanya adrian pura pura tidak mengerti


" iya,,, karena aku juga menyukainya, jadii,,, mari kita bersaing secara sehat.."


" apa kamu sedang mengajaku taruhan?"

__ADS_1


" tidakk,,,, ini adalah sejarah dalam persaudaraan kita, dimana seorang adik dan kakak menyukai gadis yang sama, jadi,,, siapa yang cepat dia yang akan meminangnya, karena aku sudah memutuskan untuk menikah muda."


" banyak sekali kamu bicara, keluar sana dari kamarku..!!" usir adrian sambil mendorong aldi menuju pintu


" baiklahh..."


" cepaatt"


" iya sabar sabar...."


adrian berhasil mendorong aldi keluar dari kamar, ia pun menutup pintu lalu menghela nafas kasar, baru saja membuang nafas terdengar lagi suara ketukan pintu,adrian pun merasa jengah dan dengan malas membuka pintu


"ada apala.........." ucapan adrian terhenti tatkala yang di hadapan nya adalah niki yang sedan membawa nampan berisi jug dan gelas . "saya membawa air tuan" adrian pun membuka lebar pintu kamarnya menandakan mempersilahkan niki masuk, ia pun mengikuti langkah niki.


lalu niki menyimpan nampan nya di atas nakas


" kenapa tuan mengikutiku..?" tanya niki heran dengan sikap adrian, tetapi adrian malah mendekatkan tubuhnya pada niki, karena niki ketakutan ia pun mundur dan mundur sampai mentok ke sofa, semakin adrian maju semakin niki mundur dan akhirnya niki terjatuh tetapi secepat kilat adrian menarik pinggangnya, pandangan mereka bertemu kembali untuk ke sekian kalinya hingga jantung kedua nya berdetak seperti sedang marathon, niki yang sudah tidak bisa menyembunyikan rasa malu nya hanya menatap adrian seperti ketakutan,


" katakan,,,!!!"


" eh kenapa nada bicara nya lembut"


" katakan..!!"


" i... iya katakan apa tuan..?" jawab niki gelagapan


" apa yang aldi berikan kepadamu...?"


" sa,,, saya tidak tahu, saya belum membukanya.." jawab niki sambil memalingkan wajahnya, dan di saat adegan menurut author mesra ini belum selesai tiba tiba aldi masuk ke kamar adrian tanpa mengetuk pintu, ia pun mematung di tempat melihat apa yang sedang di lakukan kakaknya. jangan di tanya perasaan aldi. saking marah bercampur kesal ia mengepalkan tangan kirinya,


seketika niki dan adrian tersadar dengan beberadaan aldi niki yang berusaha melepas cengkraman adrian, adrian malah mempererat tangan nya yang melingkar di pinggang niki, aldi yang merasa geram akhirnya meninggalkan mereka berdua dengan perasaan kesal.

__ADS_1


cemburu ooh cemburu 😂😂😂


__ADS_2