Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 27 ( mama dan papa )


__ADS_3

selepas kepergian adrian dan niki mahendra dan tania masih duduk di sofa ruang keluarga, mereka sedang menikmati waktu berduaan, pasal akhir akhir ini mereka jarang sekali bertemu karena kesibukan mehendra di luar kota mengurus cabang perusahaan nya.


" eh, mah,, coba katakan "


" katakan apa pah.." jawab mama yang membenahi posisi tubuhnya bersandar di tangan papa dan sekarang posisi mereka saling berpelukan.


" tentang baju yang di pakai niki.." ucap papa sambil mengelus ngelus rambut mama mesra.


"ish,, papa ini masa lupa, baju itu mama pakai waktu pertama kali papa ngajak mama pergi ke suatu acara, abis gitu papa ngajak mama pergi ke rumah papa dan mengenalkan mama sama ibu dan ayah, daannnn,,,,,,,"


" dan ibu menyetujui hubungan kita sampai kita punya dua anak tampan dan cerdas,," ucap papa


" iyupz papa sayang." jawab mama singkat mereka tertawa bersama, sepertinya ruangan itu hanya milik mereka berdua


" o ya pah,, jarang jarang ya kita punya waktu berdua begini,,"


" iya,, maafkan papa ya,, papa selalu sibuk dan jarang ada waktu buat mama dan anak anak .."


" gak papa pa,,, kan sekarang kita lagi berduaan.."


" ma,,, mungpung rumah lagi sepi, bagaimana kalau kita melanjutkan kemesraan kita di kamar,, sambil biki dede buat aldi.." ucap papa yang tidak sadar seseorang sudah berdiri di hadapan mereka sambil menyilangkan kedua tangan nya dengan wajah cemberut. " dede,, dede,, udah pada tua juga " ketus aldi yang sedari tadi menjadi obat nyamuk.


" eh anak mama sejak kapan berdiri di situ..?"


" sejak tadi ,, lagian mama dan papa tidak tahu malunya bermesraan di sini, gak kasihan apa sama aldi "


mama dan papa tertawa melihat tingkah anak bungsunya yang sedang cemburu, aldi pun tidak mau kalah, ia duduk di tengah tengah mereka dan memeluk tania seperti anak kecil yang meminta belaian ibunya,


" aldi juga mau di peluk mama.." manja aldi sama mama nya papa pun tak mau kalah, ia menarik aldi tubuh aldi dan memeluk erat mama " paapaaaaaaa... " teriak aldi yang tidak terima di perlakukan seperti itu


" cari sana pacar , ngapain kamu rebut milik papa.." gerutu papa sambil memeluk erat mama, tania pun terkekeh dengan tingkah ayah dan anak yang menambah kehangatan keluarga kecilnya , meski jarang bertemu.

__ADS_1


aldi yang tidak mau kalah ia pun duduk di sebelah tania dan memeluk mamanya erat " hey,, kalian ini seperti anak kecil saja , mama gak bisa nafas ini..." lalu ayah dan anak itu melepaskan pelukan nya bersamaan dan tania pun bernafas .


tiba tiba aldi memindahkan posisinya dan duduk di antara kedua orang tuanya. " sini peluk anak kalian yang tampan ini..!" mama dan papa pun memeluk anak bungsunya..


" dasar anakku yang manja.." ucap papa sambil mengacak ngacak rambut aldi.


**********


sementara adrian dan niki baru saja sampai di tempat tujuan, mereka turun dari mobil bersamaan dan adrian menggandeng niki masuk ke dalam gedung,


niki sangat takjub ketika ia berada di ruang utama gedung tersebut pasalnya ia sangat terpukau dengan dekorasi gedung yang begitu mewah bernuansa romantis di penuhi dengan bunga bunga.


" apa kamu suka..?"


" eehh... mmm.. iya aku suka " jawab niki yang masih antusias dengan dekorasi gedung itu.


" apa kamu mau pas saat kita nikah nanti dekorasinya seperti ini..?"


mereka berdua masih berdiri saling menggenggam tangan adrian membiarkan niki menikmati suasana yang ada, lalu ia mengajak niki masuk, dan disana sudah ada teman teman adrian menunggu kedatangan nya,


ternyata adrian membawa niki ke acara pernikahan salah satu sahabatnya, semua mata tertuju pada pasangan adrian dan niki, pasalnya yang mereka ketahui adrian berhubungan dengan rere, dan sekarang yang adrian bawa adalah perempuan yang berbeda, bahkan seperti anak SMA


tetapi adrian tidak peduli dengan semua itu, dengan santainya ia menggandeng niki mememui pengantin dan bersalaman, dengan malu malu niki mengikuti adrian menyalami pengantin. " hey adrian,, kenapa kau membawa gadis yag masih sekolah kemari " celetuk pengantin pria asal bicara, adrian pun menginjak sepatu pengantin lelaki dengan sengaja, si pengantin pun mengaduh kesakitan


sedangkan niki dan pengantin wanita tertawa cekikikan,


" awww... sakit tau..!!! dasar ****** luh.." cerocos si pengantin. " lagian lu kalo ngomong gak di jaga, masa iya gue se kejam itu macarin anak sekolaan"


" ee,,, sudah sudah,,, kalian kesini bawa kado gak..?" ucap pengantin yang melerai pertengkaran kedua laki laki di hadapan nya.


" iya kita bawa khusus untuk kalian " ucap adrian sambil mebetulkan jas nya.

__ADS_1


" o, ya adrian,, kenalin dong calon mu itu " pinta pengantin laki laki sambil menggandeng istrinya yang baru saja sah beberapa jam lalu, "lalu mereka berkenalan dan bercengkrama, lalu mereka berdua turun dan menikmati hidangan yang ada, adrian memberikan niki minuman dan berbisik di telinga niki, niki pun mengiyakan nya rupanya adrian pergi ke toilet sebentar.


sambil menyeruput sedikit minuman nya niki melihat lihat sekeliling ia melihat satu persatu para tamu undangan yang juga datang berpasangan, tiba tiba 3 orang perempuan menghampirinya dan berkenalan dengan niki, niki pun menjabat satu persatu tangan ke 3 perempuan itu.


ternyata niat ke 3 perempuan itu tidak baik, salah satu dari mereka sangaja menyiramkan minuman ke arah niki tepat ke dress yang ia kenakan. pandangan para tamu teralihkan dengan keributan itu. " dasar perempuan gatal,, pelakor,, bisa bisanya seorang adrian mencintai seorang pembantu kampungan kayak kamu,,,!!! atau... jangan jangan kamu guna guna adrian ya supaya putus dengan rere dan berbalik mencintai kamu lalu menikah dan kamu keruk harta adrian, iya kann???"


belum juga perempuan itu selesai bicara, seseorang melayangkan tangan nya dan menampar pipi perempuan itu. " sudah bicaranya...????" ucap seseorang yang tak lain ialah adrian yang sudah sangat emosi ketiga perempuan itu menundukan kepalanya, pengantin wanita pun sangat emosi ia berniat akan turun tetapi di cegah oleh suaminya,


" beraninya kalian berbicara tidak sopan dengan calon istriku..."" ucap adrian penuh penekanan. ketiga perempuan itu saling meremas tangan nya menahan takut dan malu.


lalu adrian melepaskan jas nya dan di kenakan ke tubuh niki, ada gurat kesedihan di wajah gadis itu dan tak kuasa niki menahan air mata nya lalu adrian menarik pinggang niki supaya berada di dekapan nya.


para bodyguard pun menyeret ke 3 perempuan itu keluar.


adrian membawa niki keluar gedung, ia membuka kan pintu mobil nya dan mempersilahkan niki masuk, lalu ia pun masuk dan duduk di kursi kemudi. sepanjang perjalanan niki hanya diam tak mengeluarkan sepatah kata pun, ia masih teringat dengan kata kata wanita tadi.


air mata nya pun mengalir begitu saja dan cepat cepat ia mengusap nya dengan tangan nya. adrian tak kuasa melihat niki menangis, ia pun menepikan mobilnya dan mematikan mesin mobil.


lalu ia memeluk niki dengan erat, niki semakin menangis segukan di pelukan adrian " menangislah, jika itu bisa membuatmu tenang, maafkan aku yang tidak bisa menjagamu " lalu adrian mengecup kening niki dan mengeratkan pelukan nya, haha benar saja pelukan adrian membuat niki sedikit lega.


lalu mereka melepaskan pelukan nya, " jika mencintaimu suatu kesalahan, maka aku akan berhenti mencintaimu dan pergi dari kehidupan mu " ucap niki dengan suara serak .


" hey,, berani kamu pergi dari kehidupanku kamu tau rasa akibatnya, kita itu di takdirkan bersama, jadi berhetilah berbicara tak masuk akal " cerocos adrian tetapi ia tidak melepaskan tangan niki. niki pun tersenyum kecut dan melihat ke arah luar " bagai mana jika tuhan hanya membuat kita saling mencintai dan tidak ditakdirkan bersama" ..


" banyak sekali kamu bicara, jelas aku akan melawan takdir itu dan segera menikahimu, kalau perlu memaksamu untuk segera kita memiliki anak supaya tidak ada lagi yang memisahkan kita".... niki yang kaget langsung melirik ke arah adrian dan menajamkan matanya , adrian terkekeh dengan tingkah niki yang lucu bila sedang marah " kenapa kau begitu kaget" ucap adrian meledek.


" lagian pikiranmu itu aneh.."


" aneh kenapa,, itu namanya normal tw,, sudah sudah kamu jangan nangis lagi dan jangan mikirin kata kata orang gila tadi , satu yang harus kamu tau, aku sayang kamu " mereka saling melempar senyuman dan melanjutkan kembali perjalanan menuju pulang.


maaf y gaes aku baru up lagih,, pasal banyak drama drama rumah hehhe jangan lupa like nya minta saran tentang episode ini dengan cara komen yah daaaann vote me..❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2