Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 36 ( masih khawatir )


__ADS_3

keesokan harinya niki terbangun di dapatinya adrian sedang terlelap memeluk niki,


lalu ia menghembuskan nafas dan menatap langit langit kamar dengan tatapan kosong, ia teringat lagi dengan kejadian semalam tiba tiba ia teringat indah sahabatnya,


niki memaksakan diri bangun ia pun mengaduh kesakitan,,


" aduhh,, awww...." ia meringis merasakan ngilu di sekujur tubuhnya . karena merasa ada pergerakan adrian pun bangun dengan tiba tiba.


" sayang,,, istirahatlah badanmu banyak luka.." ucap adrian khawatir, kini rasa kantuk nya hilang karena melihat istrinya meringis kesakitan, lalu adrian membaringkan tubuh niki kembali di atas kasur.


niki memejamkan matanya menahan rasa sakit di bagian tangan dan pundaknya. adrian semakin gusar di buatnya..


" aku panggil dokter ya.."


" jangan sayang, aku gak papa" cegah niki.


" gak papa gimana , badan kamu penuh dengan luka"


niki hanya pasrah , karena ia tidak bohong kali ini badan nya benar benar sakit.


dengan langkah tergesa gesa adrian membawa dokter menuju kamarnya, dan memeriksa niki , dokter pun mengganti perban dan memberi resep obat


" ini obatnya, semoga nona lekas sembuh. untuk perempuan seperti nona dengan luka separah ini sebenarnya sangat serius dan fatal, tapi anda sangat hebat bisa menahan nya" ucap dokter niki pun membalas nya dengan senyuman.


" bailkah tuan, jaga istrimu dengan baik, jangan lupa perhatikan dia dan di minum obatnya"


" baik dok terima kasih "


" hm,, istri anda luar biasa tuan" bisik dokter ke telinga adrian.


" dokter bisa aja hehhe"


adrian mengantar dokter sampai pintu keluar..


sementara di kamar mama tania menghampiri niki yang sedang duduk di kasur..


" sayang..."


" mamah"...


" sebenarnya apa yang terjadi, ?"

__ADS_1


lalu niki menceritakan apa yang telah terjadi semalam pada mama mertuanya, tania kaget mendengar cerita niki sebagai seorang perempuan ia sangat berani menghadapi


laki laki dengan jumlah yang tidak sebanding dengan nya.


sementara dari balik pintu adrian mendengarnya.


" jangan di ulangi ya nak, mama hargai kebaikan dan keputusan mu , tapi itu sangat berbahaya "


" aku baik baik saja ma..."


" tidak sayang, kita ini perempuan "


" niki tahu tapi niki sangat mengkhawatirkan keluarga kita"


" pokoknya jangan di ulangi ya"


" hmm,, tidak janji ya"


lalu niki menanyakan keberadaan indah yang tidak kelihatan batang hidungnya,


" indah tadi sudah pulang di antar aldy "


" ooh,, tapi dia baik baik saja kan ma..?"


." syukurlah"


flashback


mama tania mengantar indah untuk beristirahat di kamar tamu dan mengompres luka lebam di wajah, setelah itu mama tania pamit keluar tak lupa indah mengucapkan terima kasih atas kebaikan mertua niki itu.


ia mencoba memejamkan matanya meski sekujur tubuhnya terasa remuk akibat kejadian tadi. tak lama aldy mengetuk pintu kamar dan membukanya dengan hati hati.


ia mengambil kursi dan duduk di dekat ranjang tempat indah berbaring aldy menatap lekat indah yang sedang tidur, ia bergumam dalam hatinya sebenarnya apa yang sedang terjadi.


indah pun terbangun dari tidurnya, ia sempat kaget ketika melihat aldy sedang duduk di kamarnya, aldy mencoba meyakinkan indah bahwa ia tidak ada maksud lain kecuali ingin menanyakan apa yang sudah terjadi.


" aku dan niki tadi berkunjung ke rumah guru kami , dan sepulang dari sana tiba tiba sekelompok pemuda menghadang jalan kita, ya mau tidak mau kita terpaksa hadapi",, tutur indah.


"terus,, kenapa kalian tidak menghubungi kita , kita disini sangat khawatir, apalagi kakak yang sangat gelisah memikirkan kakak ipar"


" tidak ada waktu untuk menghubungi siapapun, waktu itu jalanan tampak sepi tak seperti biasanaya.." ucap indah.

__ADS_1


"mmm,, terus apa yang kalian lakukan?" tanya aldy berpindah posisi duduknya karena ia penasaran akan kejadian tersebut, indah menatap aldy seperti ketakutan dan ia menggeser duduknya agak berjauhan dengan aldy.


" ya jelas kita hadapi lah.." jawab indah dengan nada malas.


" maksudnya...?" menggeser lagi duduk nya supaya berdekatan dengan indah.


indah pun memejamkan matanya sejenak seperti enggan bicara ia pun mengatakan pada aldy bahwa ia dan niki punya ilmu bela diri untuk menjaga sewaktu waktu ada hal hal yang tak di ingikan.


aldy pun berdecak kagum tidak menyangka kalau dua perempuan yang terlihat tampak anggun dan lugu ternyata mempunyai kelebihan yang tersembunyi. lagi lagi aldy menggeser tubuhnya ingin menanyakan sesuatu lagi pada indah. dan indah pun mengeser lagi tubuhnya supaya ada jarak antara ia dan aldy.


alih alih ia medapat jarak malah ia terjatuh dari ranjang karena ukuran ranjang di kamar tamu hanya cukup untuk dua orang. tetapi aldy tidak tinggal diam ia menarik tangan indah supaya tidak terjatuh ke lantai, alhasil kini posisi indah berada di pelukan aldy.


sejenak kedua orang itu terdiam dalam posisinya enatah kenapa baik indah maupun aldy merasakan sesuatu yang belum pernah di rasakan sebelum nya. apalagi jantung indah yang tidak biasanya seperti berlari.


sadar akan akan posisi mereka secepat kilat indah melepaskan pelukan nya. tetapi yang terjadi indah merasakan ngilu di tangan nya sehingga ia memekik kesakitan.


aldy yang melihat nya sekali lagi refleks memeluk indah karena khawatir " mana yang sakit..?"


"aaaaa,, kenapa dia memelukku "


lalu aldy melepaskan pelukan nya hati hati. " yang sakit itu tanganku, kenapa kau memelukku..?" ketus indah.


" maaf,, aku hanya khawatir saja, kalau begitu kamu istirahat ya "


" hmm"


" selamat malam"


indah hanya membalas dengan senyuman, lalu aldy keluar tetapi sebelum membuka pintu ia menoleh ke arah indah lalu keluar.


aldy mematung di balik pintu sejenak lalu pergi meninggalkan indah di kamarnya, sementara indah mengutuki kebodohan nya kenapa ada adegan seperti itu tadi, dalam hatinya ia berkata kenapa tidak menanyakan kabar niki. " bodoh,, bodoh, bodoh,, kenapa aku tidak menanyakan keadaan niki, " ucapnya sambil memukul mukul ringan kepalanya.


ketika pagi menjelang indah berpamitan pada mama tania untuk pulang ke rumah, ia takut nanti paman dan bibi nya mencarinya, sebenarnya mama tania sudah melarangnya tapi indah tetap kekeh ingin pulang, ia pun meminta tolong pada mama tania untuk menyampaikan salam pada niki.


mama tania pun mengiyakan nya. indah pun akhirnya dia antar oleh aldy.


dalam perjalanan antara keduanya tidak ada tanda tanda memulai percakapan, semua terasa canggung mungkin karena kejadian semalam. pada dasarnya indah tidak menyukai aldy karena gosip yang beredar di media sosial sosok putra bungsu pengusaha kaya itu sangat playboy dan beberapa kali ganti pasangan.


tapi lain lagi dengan aldy yang sering mencuri curi pandang lewat kaca spion. 😂😂


ceritanya masih bersambung ya, maaf kalau tulisan nya banyak typo nya tapi aku minta saran tentang bab ini

__ADS_1


jangan lupa like, kommen dan tekan favorit ya ...


terima kasih ❤❤


__ADS_2