Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 51 Cinta anak majikan dan pembantu


__ADS_3

10 tahun kemudian




hari ini genap usia pernikahan mereka sudah 10 tahun, niki menatap foto yang terpajang di ruang tamu rumahnya, ia mengambil foto itu dan mengusapnya sambil melengkungkan bibirnya membentuk sebuah senyuman.


yakni foto itu adalah kebersamaan ia bersama anak dan suaminya waktu liburan, di usia pernikahanya yang sudah 10 tahun ini ia dan adrian di karuniai seorang anak laki laki yang bernama Elrumi rayyan mahendra.


niki kembali tersenyum membayangkan waktu ia akan melahirkan rumi yang begitu panik se isi rumah apalagi rumi adalah cucu pertama tuan mahendra dan nyonya tania,


mahendra sang mertua rela pulang ke indonesia demi kelahiran cucu pertamanya yang sudah di nanti nantikan.


niki juga teringat saat adrian setia menemaninya dikala ia berada di ruang persalinan.


adrian yang kala itu menangis tatkala melihat niki berjuang antara hidup dan mati demi buah cinta mereka, dan saat bayi laki laki yang sangat lucu dan imut lahir ke dunia, keluarga yang berada di ruang tunggu saling berpelukan dan mengucap syukur atas kelahiran seorang penerus keluarga mahendra.


niki pun di pindahkan ke ruang inap, di sana semua keluarga berkumpul bahkan berebut untuk menggendong bayi lucu nan imut.sedangkan adrian dan niki menertawakan tingkah mereka.


hari hari mereka di lalui sangat bahagia, karena hadirnya Elrumi yang tumbuh sangat cepat, papa mahendra kini sudah tidak bekerja lagi, ia sudah memberikan kekayaan nya kepada adrian dan aldy, dan ia hanya ingin fokus bersama cucu kesayangan nya.


dan adrian menjadikan niki untuk menjadi sekertaris pribadinya di kantor menggantikan juna, karena juna berada di korea membantu aldy meneruskan perusahaan papa mahendra.


niki sangat bahagia dan juga terharu sampai meneteskan airmata mengingat perjalanan hidupnya yang begitu pahit, dan bertemu adrian mengubah ceita hidupnya menjadi indah.


di sela sela lamunan nya sambil menatap foto keluarganya tiba tiba niki di kejutkan dengan kedatangan el dan juga adrian, el dan juga ayahnya kompak mencium pipi niki secara bersamaan.


" eh ,, kalian dari mana saja.." ucap niki yang sedikit kaget karena kedatangan mereka dan menciumnya.


" kita habis jogging bunda,bunda habis nangis ya..?" tanya el sambil menghapus airmata yang ada di pipi bundanya.


" tidak, bunda tidak menangis sayang,"


" tapi kok pipinya basah, udah gitu mata bunda sembab lagi.."


" bunda tadi kelilipan, udah sana kamu mandi dulu el, bunda akan siapkan makan untukmu"


" baiklah..." ucap el sambil berlalu pergi dari hadapan kedua orang tuanya. adrian menatap kepergian anak laki lakinya sejenak lalu bertanya pada istrinya.


" kamu kenapa sayang hm...?" tanya adrian lembut.


" aku,, aku hanya membayangkan saja saat saat melahirkan el " ujar niki.


lalu adrian menggenggam kedua tangan istrinya dan menciumnya " terima kasih ya atas segalanya, kau benar benar istri yang sempurna untukku, aku bahagia bersamamu,,"


" sama sama mas,"


" happy aniversary kita yang ke 10 tahun ya, terima kasih sudah mendampingiku, menyempurnakan hidupku, menemaniku, kau yang terbaik di hatiku" ucap adrian, niki pun mengangguk sambil melemparkan senyumnya. lalu adrian mencium bibir niki, baru saja mereka romantis romantisan, tiba tiba aktivitas mereka di kejutkan dengan celotehan el, el yang sudah mandi kala itu turun kebawah dan melihat ayah dan bundanya sedang berduaan.


" bunda katanya mau siapin makan untuk el, kok malah pacaran sih sama ayah.." celoteh el , lalu adrian dan niki menoleh ke arah anak semata wayangnya.

__ADS_1


" iya sayang bunda siapin.."


" ayah juga keganjenan sama bunda, masih pagi juga" gerutu el.


adrian menghampiri anaknya dan mengacak ngacak rambul el yang sudah rapi dengan gaya golf.


" aisshh ayahh,, rambut el jadi berantakan" sungut el pada ayahnya.


" nanti juga kamu akan menngalami nya.."


" apa , el masih kecil tahu.."


perdebatan ayah dan anak berlanjut sampai meja makan, sedangkan niki yang sedang menyiapkan makan untuk kedua jagoan nya hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.


".sudah sudah ayok kita makan," ucap niki.


" ayah nih bun, selalu saja memulai duluan.."


" apa ya anak ayah ini selalu saja protes.." ucap adrian


" ya jelas el protes, bunda di godain, tante cantik juga di godain.." celetuk el.


adrian seketika menajamkan matanya ke arah el, bisa bisa nya el bicara seperti itu di depan niki, sedang el asik menyuapkan nasi goreng ke mulutnya merasa tidak punya dosa, niki yang sedang memotong sandwich pun merasa kesal dan ia memotong sandwich tersebut dengan penuh rasa kesal.


" terus ayahmu bilang apa ke tante cantik el..?" tanya niki yang masih memotong sandwichnya dengan menekan nekan pisau lalu memasukan potongan sanwich itu ke mulutnya.


" katanya ayah mau ngajak ta....." ucapan el terpotong karena adrian secepat kilat membungkam mulut el dengan tangan nya.


" tidak kok bund, el hanya becanda" ucap adrian cengengesan.


***************


malam pun tiba, seperti biasa adrian menemani Elrumi di kamarnya sampai ia tertidur pulas, El persis seperti ayahnya waktu kecil yang sangat manja.


setelah Elrumi tidur, adrian menyelimuti jagoan kecilnya dan tak lupa mencium kening El " selamat malam jagoan ayah "...


adrian masuk ke kamarnya, seperti biasa dari awal pernikahannya dengan niki sampai sekarang pemandangan yang ia lihat ketika membuka pintu adalah melihat istrinya duduk di bersandar di kepala ranjang sambil membaca buku.


adrian tersenyum lalu menghampiri niki dan duduk di sebelah niki sambil bersandar. niki menutup bukunya dan menyimpan nya di atas nakas.


" apa Elrumi sudah tidur..?" tanya niki pada suaminya.


" hmm,,,"


" apa kamu lelah, sini biar aku pijitin " tawar niki pada adrian ketika ia mengubah posisi duduk nya untuk memijit kepala adrian, tiba tiba adrian mencegahnya


" diamlah di tempatmu..."


"eh kenapa..?"


" harusnya yang bertanya seperti itu adalah aku, " ujar adrian, niki pun mengerutkan dahi nya

__ADS_1


" aku rasa yang lelah itu kamu, seharian kamu bantuin aku di kantor, bisa ngurusin el, tiap pagi bangun awal demi kita, sempat memasak buat makan malam, padahal aku tahu kamu sangat lelah "


" mas, itu sudah tugas seorang istri dan seorang ibu, aku senang kok, malah aku merasa menjadi seorang istri dan ibu yang sempurna "


" kalau lelah bilang ya..." ucap adrian.


" aku baik baik aja mas..."


" oh ya, aku punya sesuatu sebagai hadiah aniversary kita yang ke 10.." ucap adrian.


" apa itu...?" tanya niki penasaran.


lalu adrian mengeluarkan kotak dan di berikannya kepada niki, niki sangat ragu untuk membukanya ia takut itu sebuah jebakan.


" kenapa diam, ayo bukalah ini bukan jebakan kok.." ucap adrian.


lalu dengan perlahan niki membuka tutup kotak tersebut


" foto..? maksudnya..?" tanya niki pada suaminya.


" lihatlah,, kamu ingat tidak..?"


" oh,, kamu masih menyimpan foto foto ini..?" tanya niki sambil melihat lihat foto kenangan nya bersama adrian





" ya,, aku ingin kita selalu ingat saat pertama kali kita bertemu dan sampai sekarang ini.." tutur adrian.


" kamu ingat gak waktu pertama kali aku bertemu denganmu.."


" iya aku ingat, waktu aku gak enak badan terus kamu nyamper ke kamarku kan.." ujar adrian


" hm, aku juga ingat waktu itu mama dan papa pergi ke luar negri, kamu nyuri nyuri kesempatan " ucap niki


adrian ikut tersenyum membayangkan kala itu.


" sampai akhirnya kita bisa punya anak ya, aku tidak menyangka kita bisa bertahan, kau memang istri yang penyabar ki,, "


" aku harus sabar mas, cinta anak majikan dan pembantu, lebih tepatnya seorang anak majikan mencintai seorang pembantunya, jadi aku harus sadar akan posisiku mas.."


" ssstttt,,, please jangan bahas perbedaan di antara kita " ucap adrian.


" tapi....."


" tidak ada tapi, yang ada aku ingin kita membesarkan anak kita bersama dengan penuh kasih sayang.." ucap adrian lembut. niki menghaburkan pelukan nya pada adrian ia sangat bahagia dengan pernikahan nya dan mempunyai keluarga yang sangat menyayanginya.


terima kasih atas semuanya mas, kau hadir dalam hidupku memberikan ku kebahagiaan dan kasih sayang yang tulus meskipun kau dan aku bagai langit dan bumi gumam niki.

__ADS_1


terima kasih sayang, kau sudah sangat sabar selama 10 tahun ini mendampingiku, kau yang sangat berharga mampu mengubah sifatku mejadi lebih baik, dan terima kasih kau sudah melahirkan el rumi ke dunia ini gumam adrian.


to be continue..........


__ADS_2