Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 41 ( kita mulai lagi dari awal )


__ADS_3

 


di dalam ruangan vip adrian masih memeluk istrinya entah sampai kapan ia melepaskan pelukan nya mungkin karena ia sangat merindukan niki.


 


" sudah,, sudah aku gak bisa bernafas ini.." protes sang istri


" janji kau mau maafin aku ya dan jangan pernah meninggalkanku.."


" emang siapa yang meninggalkanmu..?" ketus niki.


" kamu" jawab adrian yang malah semakin erat memeluknya hingga niki terbatuk. adrian lalu melepaskan pelukan nya.


" hey, kau mau membunuhku ya ,,,?"


" hahha,, maaf maaf sayang , eh coba lihat kenapa istriku jadi gemuk ya..?" tanya adrian sambil memegang kedua pipi istrinya.


" ah benarkah..???"


" hmmm,, tapi,,,, meskipun kamu gemukan aku tetap sayang kok apalagi kelihatannya kamu sehat. eh sayang..?"


" iya..."


" maafkan aku ya atas kejadian semua ini, sumpah aku sangat menyesal, aku sangat bodoh, kau pantas menghukumku, aku sangat berdosa " ucap adrian sambil memukul mukul kepala dengan tangan nya.


 


lalu niki menarik tangan adrian dan berkata. " sudahlah,, yang lalu biarlah berlalu, semua rumah tangga itu pasti ada ujiannya. semakin kita saling mencintai semakin berat ujian kita. asal kita saling percaya aku yakin semua bisa di lalui bersama." ujar niki yang tak lepas berbicara sambil di iringi senyuman manis.


" aaa,,, istriku manis sekali,, sini aku peluk.." adrian menyambut kedua tangan nya dan di balas oleh niki, rasanya niki sangat merindukan pelukan hangat suaminya.


 


" kata dokter kamu sering muntah muntah ya sayang?" tanya niki.


" iya, aku juga tidak tahu, masa iya masuk angin lama sekali


*********


hari ini adrian sudah di perbolehkan untuk pulang ke rumah.


sepanjang perjalanan ia selalu bergelayut manja pada istrinya sampai sampai mang ujang yang melihatnya menggelengkan kepalanya karena tak biasanya adrian seperti itu.


 


sesampainya di rumah ia masuk ke kamarnya dan berlari menuju toilet, adrian memuntahkan makanan nya yang ia makan tadi rumah sakit sebelum pulang. ia tampak lemas tak berdaya.


niki menuntun suaminya untuk beristirahat. " kamu sakit apa sayang..?" tanya niki yang khawatir akan kondisi suaminya.


 


" gak tahu nih, kenapa aku muntah muntah terus sayang, udah gitu kepalaku pusing sekali .." rengek adrian.


" aku buatkan teh hangat ya." ucap niki.


" gak usah,, kamu di sini aja temani aku ."

__ADS_1


" baiklah,,, kamu istirahat saja."


" jangan pergi selangkahpun dariku ya.." pinta sang suami dengan wajah sendu . niki pun mengangguk, dan seharian niki menemani suaminya di dalam kamar, bahkan untuk makan malam pun bi ida mengantarkan nya ke ruangan mereka.


 


adrian masih terlelap dalam tidurnya, tiba tiba mama tania masuk ke kamar adrian dan niki.


 


" apa suamimu baik baik saja sayang..?" tanya mam tania pada niki.


" sebenarnya mas adrian sakit apa sih ma,..?" bisik niki


" mama gak tahu sayang, eh,,, tapi mama rasa ada yang aneh deh ..."


" aneh apa ma..?"


" jangan jangan kamu sedang hamil sayang.."


" hamil..??? masa iya?"


" iya, terus bisa aja suamimu sekarang sedang mengalami masa ngidam sayang."


" ah, benarkah ???"


"dengarkan mama, apa kamu sudah haid bulan ini..?" tanya mama sambil memegang kedua tangan menantu kesayangan nya itu.


niki berpikir sejenak mengingat ngingat tanggal terakhir ia menstruasi, lalu ia menggelengkan kepalanya. mama tania pun bersorak kegirangan.


" ya sudah besok kita periksa ke dokter ya".. ucap mama dengan perasaan bahagia. " sekarang istirahatlah anakku temani suamimu dan jangan sampai kelelahan ya daahhh."


hamil...???? apa iya gumam niki dalam hatinya. lalu ia melirik ke arah suaminya yang sedang tertidur pulas.


 


pagi hari adrian bangun lebih dulu dari istrinya, entah kenapa hari ini moodnya sangat baik tidak seperti sebelum nya yang sering muntah.


di saat niki membuka matanya ia terkejut. ia tidak melihat suaminya di sana lalu ia bergegas mencari suaminya ke kamar mandi tetapi tidak ada, lalu ia pergi ke balkon, benar saja adrian ada di sana sedang menghirup udara pagi.


niki menghela nafasnya merasa lega, lalu ia berjalan menghampiri suaminya.


 


" selamat pagi .." sapa niki sambil tersenyum.


" pagi sayang.." sapa balik sang suami. tak lupa kebiasaan nya memberikan ciuman selamat pagi untuk istrinya.


" apa kamu masih pusing..?" tanya niki.


" tidak, oh iya sayang maafin aku ya.. " lalu adrian menarik niki kedalam pelukannya dan menenggelamkan kepala niki di dada nya.


" sudah lah sayang jangan di bahas lagi,,,"


lalu adrian melepaskan pelukan nya dan berkata


" ayo kita mulai semuanya dari awal.." ajak adrian pada istrinya dengan antusias niki pun mengangguk dan tersenyum.

__ADS_1


*************


sesuai janjinya, mama tania hari ini mengajak niki pergi ke dokter,


" nak, apa kamu sudah siap..?" panggil mama dari balik pintu.


" iya ma,, sebentar..." teriak niki dari dalam kamar.


dengan langkah buru buru niki mengambil tas selempangnya dan keluar, ia shock karena mertua nya masih berdiri di depan pintu.


" ma,,, mama,, sedang apa di sini..?" tanya niki gelagapan.


mama tania celingukan seperti mencari sesuatu di dalam kamar. " adrian mana...?" tanya mama dengan santainya.


" mas adrian ada di ruang kerja, katanya ada sesuatu yang harus di kerjakan."


" ooohhh,, yasudah yuk kita berangkat"


" iya ma..."


**************


niki berada di ruang tunggu bersama mertuanya, pikiran nya udah berkeliaran kemana mana, ia mengklaim kalau nanti di dalam sana ia di suntik dengan menggunakan jarum yang cukup besar dan panjang ia bergidik ngeri memikirkan nya.


demi mengusir rasa takut niki mengeluarkan ponsel dari tas mungilnya dan mengetikan sebuah pesan untuk seseorang yang tak lain adalah indah sahabatnya.


📨 ndah,, kalau di perika sama dokter tuh pasti di suntik ya .


📨 iya ,, emang kenapa? kamu ada di mana iki?


📨 ya allah ndah, kamu tahu kan seumur umur aku gak pernah di periksa ke dokter 😭😭


📨 hey,, kamu lagi dimana emang???


📨 😭😭😭 aku lagi di rumah sakit mama tania mengajakku .


📨 hahahahhaha,,, awas kau ki jarum nya pada gede gede..


lalu niki mengakhiri chating nya dengan indah " benar benar ini anak emang gak ada ahlaknya" gerutu niki dan mama tania mendengarnya. " siapa..?" tanya mama tania


" oh,, ini indah katanya hari ini dia pusing ma.."


"oohh.."


kini giliran nama niki di panggil, mama tania sudah berdiri dan menarik tangan niki, tetapi niki mencegahnya.


" kenapa ...?" tanya mama dengan tatapan heran.


" apa nanti aku di suntik..??"


mama tania mengerutkan dahinya, lalu ia tersenyum


" tidak, kan mama yang anter"


" ooh,, baiklah.."


apa niki tidak tahu sama sekali gumam mama tania dalam hatinya,

__ADS_1


jangan lupa like, komen dan kasih bintang lima ya,,


hehe tekan favorit juga ya men temen supaya ada notifikasi jika aku up maaciih..


__ADS_2