
aldy menceritakan apa yang telah indah katakan dan membuat hati adrian bergetar ia teringat akan waktu itu meninggalkan niki di saat hujan deras.
betapa bodohnya aku telah menyakiti hati niki begitulah sesal adrian dalam hatinya.
" jadi, jika kakak berani menyakiti hatinya, kan kupastikan aku akan mengambilnya dari mu kak..." ujar aldy.
mendengar kata kata adly barusan membuat adrian tersadar dari lamunan nya dan berkata " aku tidak akan pernah menyakiti hatinya, tugasku sebagai seorang suami adalah membahagiakan nya..." ucap adrian
" lakukanlah bro,,,, " ucap aldy sambil meninju ringan pundak kakaknya. adrian pun tersenyum kecil dan berkata lagi
"pantas saja waktu itu kau baper" ucap adrian.
" coba saja kau bayangkan kak, jaman sekarang perempuan yang mempunyai hati sebaik malaikat seperti niki sudah sangat langka, bahkan rere saja yang kau bilang bidadari saja tidak seperti itu.." ujar aldy
" heh,, kenapa kau malah membahas dia ....?" gerutu adrian.
aldy pun tertawa dengan tingkah adrian yang ngambek.
" sudahlah,, ngomong ngomong kapan kakak mau ngasih aku cuti..?"
" minggu depan kita pergi bersama" ucap adrian.
" benarkah??" tanya aldy antusias.
" hm...."
" makasih ya kak, kau emang the best, kalau begitu aku pergi dulu "
aldy pergi menuju ruangan nya sedangkan adrian menatap kepergian aldy sambil melengkungkan bibirnya membentuk sebuah senyuman.
*************
hari ini adrian pulang lebih awal, ia berjalan menuju kamarnya dan berpapsan dengan mama tania,
" nak, kok kamu pulang cepat sekali dari kantor, biasanya....." tanya mama tania yang terpotong karena adrian
" niki mana ma..?"
" niki,,, ada lah dikamarnya, sedari tadi ia gak keluar kamar apa lagi....." ucapan mama tania terpotong kembali karena adrian yang tanpa permisi tiba tiba naik ke atas dengan wajah yang bahagia.
"kenapa tu anak..?" tanya mama pada dirinya sendiri melihat sikap anaknya yang tak biasanya.
sesampai nya adrian membuka pintu kamarnya dalam hati ia berniat ingin memeluk niki, tetapi kenyataannya ia mendapati niki sedang tertidur dalam posisi duduk bersandar di kepala ranjang dengan buku di pangkuan nya.
adrian pun tersenyum dan memdekati niki, ia duduk di tepi ranjang dan menyimpan buku yang niki baca di atas nakas,
adrian kembali menatap istrinya sambil menyelipkan anak rambut di belakang telinga istrinya.
kamu memang cantik sayang, entah itu hatimu atau parasmu akan kupastikan kamu mendapatkan perbuatan yang pantas atas kebaikan dan ketulusanmu dulu, dan biarkan aku yang membalasnya. gumam adrian dalam hatinya.
angin yang berhembus dari jendela membuat wajah cantik niki tertutup oleh rambut indahnya, adrian sangat terpesona dan ia segera menyibakan rambut niki dengan lembut. tak hentinya ia memandangi paras mahluk paling indah di dunia ini
aku sudah benar benar jatuh cinta padamu istriku.
__ADS_1
lalu adrian mendekatkan wajahnya berniat ingin mengecup bibir niki, disaat wajah adrian hanya berjarak 10centi dengan wajah istrinya tiba tiba niki membuka matanya dan membelalakan mata nya karena keget, ia refleks bergeser ke samping dan alhasil adrian mencium kepala ranjang.
niki yang melihatnya menutup mulut dengan tangan nya sambil menahan tawa, sedangkan adrian memejamkan matanya karena kesal gagal romantis romantisan.
" mas kau sudah pulang, jam berapa ini.." ucap niki sambil celingukan melihat jam.
" iya aku sudah pulang karena ingin menghukum mu.." ucap adrian yang kesal di buat buat.
" hah, menghukum ku..? salahku apa ya..?" tanya niki sambil menunjuk dirinya
" salahmu.., salahmu karena tidak menyambut aku pulang jadi kamu harus di hukum.."
" lho, itu salahmu lah, karena kamu tidak memberitahuku sebelum nya, biasanya kan kamu pulang jam 07 malam, sedangkan ini masih jam 5.." ujar niki.
" banyak sekali kamu bicara.." ketus adrian.
" baiklah baiklah,, aku yang salah aku minta maaf.." ucap niki lalu ia turun dari ranjang tapi adrian segera mencegahnya.
" mau kemana..?"
" siapin air hangat buat kamu mandi,"
" oh.."
niki pun pergi ke kamar mandi untuk menyiapkan air hangat sedangkan adrian bergumam dalam hatinya karena kejadian tadi.
adrian adrian lo kebanyakan ikut ikutan nonton film bolywood sih jadi baper gitu.
setelah adrian mandi, ia bersama niki turun ke bawah untuk makan malam, tidak ada percakapan saat makan malam baik mama tania atau pun adrian mereka diam dan menikmati makan malam.
niki dan adrian fokus dengan kesibukan nya masing masing, sesekali adrian mencuri pandang ke arah istrinya yang sedang asyik dengan dunia nya.
kenapa semakin hari dia semakin cantik ya.
niki yang merasa dirinya terus di perhatikan memberanikan diri untuk bertanya, sedangkan adrian masih setia memandang niki dengan dagu bertumpu pada tangan nya.
" mas,, kamu lagi apa..?" tanya niki. dan seketika konsentrasi adrian pun buyar karena pertanyaan istrinya.
" ti,, tidak aku hanyaa......"
" hanya memandangku ya " ucap niki yang memotong jawaban adrian.
" tidak, kamu sedang baca apa sampe serius gitu..?"
" aku sedang membaca buku apa tujuan mu dalam hidup."
" emang tujuan hidupmu apa..?" tanya adrian, ia lalu menutup laptopnya dan berpindah posisi duduk nya di sofa samping istrinya.
" tujuan hidupku adalah aku ingin membahagiakan orang orang yang ku sayangi " ujar niki . " dan terus kamu apa..?"
" tujuan hidupku adalah aku ingin menua bersama orang yang aku cintai, apapun yang terjadi aku ingin selalu bersamanya dan orang itu kamu.." ucap adrian
niki memandang adrian sambil tersenyum, lagi lagi adrian sukses membuat ia baper.
__ADS_1
" niki....."
"iya"
" jangan sekalipun kau pergi dari sampingku,.."
" jika aku pergi..?"
" jika kau pergi,,, maka aku akan nengejarmu, karena sesungguhnya aku tak kan mampu jika tanpamu.."
" ada apa denganmu, kenapa kau mendadak lebay begitu mas..?"
bukannya lebay niki, tapi ini ungkapan hatiku yang sebenarnya karena aku ingin membalas semua apa yang kamu lakukan dulu.
" hey katakan, kenapa malah diam..?" ucap niki yang heran melihat suaminya diam sambil menatap wajahnya.
" aku gak papa, hanya saja aku sedang ingin mengungkapkan perasaanku saja.."
" oh, kalau gitu mari kita tidur, aku ngantuk" ucap niki sambil berdiri menarik tangan adrian, tetapi adrian enggan bangkit dari duduknya
" tunggu sebentar...."
" apalagi..?"
" maukah kau memaafkan kesalahanku tempo hari..?"
" mas, kejadian itu sudah lama jadi gak perlu di ungkit ungkit lagi." ujar niki. lalu adrian berdiri berhadapan dengan niki.
" tidak, sampai kapan pun aku akan ingat, mendengar cerita aldy tentangmu aku semakin merasa bersalah.."
" emang aldy cerita apa padamu..?"
" cerita kamu seseorang yang sangat special bagi orang terdekatmu.." ucap adrian yang langsung memeluk niki .
oohh jadi karena itu mas adrian jadi baper plus lebay begini.
" iya sudah mas, ayok kita istirahat "
" bilang sesuatu dulu padaku.." ucap adrian
" apa itu..?"
" kenapa mendadak lupa.."
" iya aku benar lupa.."
" coba ingat ingat lagi.."
" apa aku bner lupa.."
lalu adrian melepaskan pelukan nya karena kesal, niki pun tersenyum melihatnya dan berkata
" iya aku tidak lupa, aku sayang kamu tuan adrian" ucap niki.
__ADS_1
" aku juga " ..