
hari ini adalah hari minggu, rupanya niki sudah mengetahui kalau adrian akan mengantar dia pergi ke pasar, karena ia tidak mau terjadi drama yang membuat jantungnya deg degan lagi jadi ia memutuskan untuk pergi satu jam lebih awal dari jam biasanya, nampak ia pergi tergesa gesa
kurang lebih gaya rambut nya kek gini ya guys ππππ
tak lupa niki membawa tas selempangnya, ia pun membuka pintu dan menutupnya kembali dengan sangat hati hati karena takut membangunkan orang rumah. ia pun berhasil lalu berjalan ke arah gerbang " aduuh banyak sekali yang harus aku beli" keluhnya sambil membaca daftar belanjaan nya, baru saja ia mau membuka pintu gerbang tiba tiba di kejutkan dengan seseorang memanggilnya,
" hey, anak gadis, kamu siapa,,? " tanya si pemilik suara, niki pun menengok ke belakang, benar saja itu suara grand ma, ia adalah nenek nya adrian dan aldy. " apa mungkin itu nyonya besar ?" batin niki.
" kamu siapa pagi pagi ada di rumah ini..?" tanya grand ma ramah
" hehe apa ini nyonya besar...?" tanya balik niki sambil tersenyum.
" apa semua orang di rumah ini memanggilku nyonya besar ?"
" oh,, hehhehe iya kata bi ida anda nyonya besar.."
" panggil saja saya grand ma"
" oh,, iya grand ma, saya niki , saya pembantu di rumah ini juga"
" kamu mau kemana pagi pagi begini..?"
"oh,,, mmm,, saya mau ke pasar grand ma hehehe"
" ya sudah tunggu sebentar "
" grand ma mau kemana..?"
" grand ma mau bangunin aldi atau adrian, biar salah satu di antara mereka yang antar kita"
" waduuhhh,,, bisa runyam ini mah, sengaja pergi pagi pagi supaya tuan adrian enggak tahu" gumam niki
__ADS_1
niki berusaha menghentikan grand ma supaya tidak masuk ke dalam rumah.
" grand ma,,, grand ma.." niki memegang tangan grand ma
"kenapa..?" menghentikan langkah nya
" grand ma di rumah saja, biar niki yang pergi sendiri ya,,"
" grand ma mau ikut"
" masalahnyaa,, nanti grand ma cape"
" tidak akan, "
dan akhirnya niki menyerah.
***************
semua orang sedang menunggu di meja makan tak terkecuali adrian, yang akhir akhir ini selalu ikut ikutan bangun pagi
" masih tidur kali pa.." jawab mama mengira ngira
lalu tania memanggil bi ida dan menanyakan ke beradaan grand ma, dan bi ida pun menceritakan bahwa grand ma ikut niki ke pasar. " ya sudah bi suruh mang ujang jemput mereka di pasar " perintah mahendra pada bi ida
" baiklah tuan".
"ee..e..e..e.. biar aldi aja pah yang jemput mereka" timpal aldi, ia pun sempat menoleh ke arah adrian sambil tersenyum meledek. tak lama kemudian niki dan grand ma pulang, adria tersenyum simpul ke arah aldi "syukurlah, mereka pulang" batin adrian, " ya ampuun cepat sekali mereka pulang" batin aldi. grand ma memberikan bawaan nya kepada bi ida , lalu ia duduk bergabung dengan yang lain,
"tania,,,, kenapa kamu tidak bilang kalau kamu punya asissten rumah tangga yang cantik dan masih sangat muda..?"
" iya bu, tania lupa belum sempat mengenalkan nya pada ibu,"
" dia cantik kan grand ma.." aldi ikut nimrung pembicaraan mereka, tiba tiba adrian tersedak .tania pun memberikan segelas air putih pada adrian. " hati hati dong nak".
__ADS_1
rupanya grand ma sangat menyukai niki, terbukti di saat waktu senggang grand ma selalu meminta niki untuk menemaninya menyulam, membantu menyiapkan alat alat untuk membuat sketsa pakaian, membantu nya mengecat kuku dan banyak lagi , niki pun sangat senang membantunya karena ini salah satu pelajaran untuk niki juga ,
" waah,, aku juga ingin menjadi desainer terkenal seperti grand ma.."
" kamu bisa,, asal kamu belajar yang tekun "
" hmmm, makasih ya grand ma."
aldi dan adrian yang melihat keakraban neneknya itu sangat senang.
**************
malam itu semua anggota keluarga sedang berkumpul di ruang tv sambil menonton acara kesukaan grand ma, sebenarnya adrian sangat bosan tapi ia harus tetap duduk di sana, karena setiap grand ma datang dari amerika keluarga mahendra harus selalu berkumpul bersama dan tidak ada yang boleh bermain gadget. karena adrian sangat bosan ia memutuskan untuk pergi ke ruang kerja dan mengecek laporan pekerjaan yang di kirim dari sekertarisnya, tak lama di susul oleh aldi .kini mereka berdua sedang sibuk berkutat dengan laptopnya masing masing, adrian sekilas melirik ke arah adiknya yang senyum senyum sendiri sambil menatap layar laptop,,
" apa yang sedang kamu lihat?"
" tidak ada,," jawab aldy yang masih setia menatap layar laptop nya, sebenarnya yang sedang ia lihat adalah foto niki bukan pekerjaan nya. " manis sekali kau ini" .. adrian tambah heran dengan sikap adik nya itu sampai sampai ia menyeritkan dahi nya." dasar gila, mana ada pekerjaan manis, memangnya kamu sedang menatap niki apa",,, batin adrian yang sesekali melirik aldi dan fokus lagi pada laptopnya, tiba tiba mereka di kejutkan dengan suara ketukan pintu, " masuk".. perintah aldi. yeeayy pucuk di ulam cinta pun tiba, eeeh pucuk di cinta ulam pun tibaππ begitulah pribahasa yang mewakili perasaan mereka , niki membawa secangkir kopi, ia pun bingung tadi bi ida menyuruh membawa secangkir kopi, tetapi di ruangan ini ada dua orang, " berikan kopi nya padaku" ucap adrian.
aldi pun tidak mau kalah, ia menghampiri niki yang masih setia berdiri dengan kebingungan nya " berikan saja padaku kopi nya, biar kak adrian nanti bi ida yang buatin" ucap aldi sambil mengambil kopi itu dari niki.
" hey,, aku yang pertama masuk ke ruangan ini, pastinya niki membuatkan nya untukku" timpal adrian.
" ini kenapa jadi rebutan kopi gini sih" timpal niki
seketika mereka berdua diam tak bersuara.
"ya sudah , biar niki buatin lagi kopi nya"..
mereka berdua kompak menghentikan langkah niki
" apa lagi...", niki sudah kesal dengan tingkah kakak beradik ini. mereka berdua berlomba mengambil kopi yang ada di nampan dan secepat kilat niki mengambil kopi itu , karena posisi mereka berada di hadapan niki alhasil niki hilang keseimbangan dan kopi pun tumpah ke baju adrian dan aldi , gadis berponi itu membelalakan mata nya, lalu ia mengambil tisu di atas meja dan mengelapkan ke baju adrian, adrian pun tersenyum di buatnya, tapi aldi pun tak kalah ia merengek minta di bersihkan juga .πππ
ayo kalian ada di team mana adrian apa aldi?
__ADS_1
jangan lupa like vote dan komen nya ya biar author semangka,, eh semangat nulisnya.