Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 52 pesta aniversary


__ADS_3

flashback


sebelum tidur bunda berpesan " el, besok kamu bangun pagi pagi ya..?" ucap bunda sambil merapikan meja belajar el.


" emang mau kemana bun, mau ngajak el kepasar ya.."


" bukan, besok ada acara keluarga, bunda dan ayah mau merayakan ulang tahun pernikahan.." lalu niki menyelimuti el yang sudah berbaring di kasur dan mengusap usap kepala el.


" apa bunda sayang ayah..?" tanya elrumi


" kenapa kamu tanya seperti itu nak, jelas dong bunda sangat menyayangi ayah, ayah juga sayang bunda.." tutur niki.


" kalau begitu jika el sudah besar nanti el ingin punya pacar seperti bunda, cantik dan juga baik " ujar el


" hm,, iya nanti saja kalau sudah besar, kan sekarang el masih kecil, ya sudah bobo sayang.."


" el tunggu ayah "


" ya sudah bunda keluar panggil ayah ya nak.."


" iya bunda.."


****************


pagi ini semua keluarga di sibukan dengan persiapan tak terkecuali di kamar adrian dan niki, adrian terus berceloteh karena tidak bisa memakai dasi sendirian sedangkan niki masih berada di kamar mandi.


" sayaaang,,,, cepatlah sedikit aku minta tolong.." teriak adrian dari dalam kamar.


" ya sudah kamu minta tolong bi ida saja.." timpal niki dari dalam kamar mandi.


" tidak mungkin, cepat lah ...!!"


" iya,, iya sebentar.."


tak lama niki keluar...


" tunggu , aku ganti baju dulu ya.."


" hm, jangan lama lama.."


niki cepat ceat mengenakan dress yang sudah ia siapkan dari jauh hari, setelah itu ia membantu suaminya mengenakan dasi. " nah sudah, sekarang suamiku sudah tampan " puji niki.


" cepatlah kita sarapan dulu.."


" kamu duluan mas, aku harus cek Elrumi dulu.."


" hmm,, baiklah.."


adrian pun lebih dulu turun ke lantai bawah untuk sarapan, dan di sana sudah ada mama papa dan juga aldy.


" pagi ma, pa, al..." sapa adrian.


" pagi, niki mana..?" tanya mama.


" niki lagi di kamar El ma,," ucap adrian.


di kamar Elrumi.

__ADS_1


niki berjalan menuju kamar anak semata wayangnya, sebelum ia membuka pintu, niki terlebih dahulu menempelkan kupingnya ke pintu, sekedar ingin mendengar saja. setelah itu ia membuka pintunya pelan pelan.


niki berdiri sambil melipatkan tangan di perutnya sambil tersenyum melihat tingkah El yang begitu menggemaskan.


" anak bunda tampan sekali.."


" eh bunda, sejak kapan bunda ada di situ..?"


" sejak tadi, turun yuk opa sama oma sudah menunggu.."


" bunda , apa aku udah setampan ayah..?" tanya el sambil merapikan jas nya.


" jagoan bunda malah lebih tampan dari ayah.." ujar niki sambil berjongkok mengsejajari tingginya dengan el.


" iya, aku kan pacar bunda..."


" iya baiklah pacar bunda, mari kita sarapan dulu.."


"hmm"


niki menggandeng tangan anaknya menuruni tangga, semua orang yang sedang ada di meja makan begitu takjub melihat el yang begitu tampan dan menggemaskan.


" pagi ma, pa....." sapa niki sambil tersenyum ke arah mertuanya.


"pagi.. " ucap mama dan papa serempak.


" hey cucu oma tampan sekali.." puji sang nenek.


" sini duduk di samping ayah nak..!" perintah adrian.


" kenapa..?" tanya ayah.


" bunda kan pacar el..!"


semua orang yang ada di ruang makan pun tertawa dengan tingkah el yang lucu sedangkan el hanya cemberut karena di tertawakan.


setelah itu mereka berangkat ke hotel tempat acara di selenggarakan, semua tamu yang ada di tempat menyambut kedatangan keluarga mahendra apalagi el yang menjadi pusat perhatian semua orang yang ada sana,


el yang sangat tampan dan lucu berjalan di depan ayah dan bundanya, bahkan setiap gerak gerik adrian el tiru, para tamu undangan malah memperhatikan el di banding adrian ketika sedang berada di atas podium.


dan setelah adrian selesai berbicara di atas panggung ia turun sambil menuntun anaknya, tetapi el malah menepis tangan adrian. adrian pun merasa heran dengan tingkah anak laki lakinya itu. adrian dan el pun duduk di samping niki.


" bunda mau bicara sayang.."


" bicara apa bun..?"


" sedari tadi bunda perhatikan kamu terus mengikuti ayah, bahkan cara ayahmu berdiri,,"


" el mau mengalahkan ayah, " ujar el


"maksudnya..?" tanya niki lalu melirik ke arah suaminya dan meminta jawaban melalui isyarat, tetapi adrian malah mengangkat bahunya


" el ingin seganteng ayah bun,lihat tuh orang orang pada melihat ayah "


"ooo jadi anak ayah cemburu ceritanya.." ucap adrian sambil berbisik pelan, sedangkan el hanya cemberut.


setelah itu tibalah di puncak acara yaitu tiup lilin dan potong kue, semua tamu yang hadir termasuk keluarga pun mengucapkan selamat atas aniversary pernikahan adrian dan niki yang ke 10.

__ADS_1


sementara indah duduk di kursi belakang sambil memperhatikan sahabatnya yang sedang berbahagia.


" selamat ya iki, aku ikut senang, semoga kalian tetap seperti itu sampai tua.." di saat indah bergumam sendiri ia tidak sadar seseorang sudah duduk di sampinya yakni aldy.


" makanya menikah sana, mereka sudah bahagia, kamu kapan.?"


mendengar suara tersebut indahpun menoleh kesamping dan ia terkejut dengan kehadiran seseorang di sampingnya.


" kamu,,? sejak kapan berada di situ.?"


" sejak kamu berbicara.."


" kapan pulang dari korea..?" tanya indah yang merasa senang.


" kemarin, "


" oh.."


" indah, apa kamu tidak berniat menikah..?"


" mh,,, aku,, aku tidak tahu.." jawab indah terbata bata.


" bukankah kak niki sudah bahagia,?"


" ke,, kenapa kau bertanya padaku seperti itu, terus katanya kamu pulang membawa calon istri yang kabarnya personil salah satu girlband papan atas, terus mana dia kok gak kelihatan.." ucap indah celingukan ke kanan dan ke kiri, padahal perkataan nya lain di mulut lain di hati.


apa dia tidak sadar yang aku lakukan kemarin kan hanya untuk manas manasin dia aja gumam aldy.


" oh,, itu dia tidak ikut karena ada jadwal konser di negara lain " ujar aldy.


oh berarti bener foto itu, dia benar benar menjalin hubungan dengan gadis itu gumam dalam hati indah yang sedikit kecewa atas pengakuan aldy.


" terus calon kamu mana ndah..?"


" oh,, dia,, diaaa ada tetapi aku tidak tahu apa dia mencintaiku atau tidak.."


" lho, kenapa begitu, apa kamu tidak bertanya padanya..?"


" ah sudahlah itu tidak penting, nagapain juga ngebahas dia.."


" eh penting lho, siapa tau aja aku bisa bantu menanyakan padanya tentang perasaannya padamu." ujar aldy.


" aku rasa tidak perlu, karena mungkin saja dia udah punya pacar, lagian,, aku gak penting aku bukan siapa siapa" ucap indah sambil menundukan pandangan nya.


" m,,, baiklah tapi......." ucap aldy menggantung.


" tapi apa..?"


" apa kamu mencintainya...?"


indah pun terkekeh dengan pertanyaan aldy " apa sih kamu ini "


" aku serius .."


" kamu tuh ya, sudahlah urusi saja pacarmu dan perasaanmu, kenapa malah menanyakan aku.."


aku harus menanyakan semua itu pada indah, aku yakin orang yang dia maksud pasti aku.

__ADS_1


__ADS_2