Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 22 ( ajari aku mencintaimu )


__ADS_3

di waktu sepertiga malam niki bangun, ia bermaksud melaksanakan sholat tahajud, ia pun masuk ke kamar mandi yang ada di dalam kamarnya untuk berwudhu, setelah itu ia mengenakan rukuhnya dan menghadap ke arah kiblat sambil mengangkat tangan nya melakukan takbiratul ihrom,


selesai sholat niki tak lupa berdoa dan membaca ayat suci alquran, " shodaqollohul 'adziiim " niki mengakhiri membaca al quran, lalu ia menoleh ke arah jam dinding menunjukkan pukul 04:25 pagi, niki pun melepaskan mukena dan melipatnya, serasa tenggorokan nya kering ia pun pergi ke dapur untuk mengambil air minum, niki mengerutkan dahinya dalam hati bertanya tanya kenapa lampu di dapur menyala tidak mungkin kalau bi ida, karena dia jelas jelas melihat kalau bi ida masih tidur. lalu ia pun memberanikan diri berjalan ke arah dapur , ia keget ternyata di sana ada adrian yang sedang mengambil air juga. " tuan adrian..?? " gumam niki dalam hati.


" hey,, kenapa berdiri di situ..?"


niki langsung tersadar, " se,, sedang apa tuan pagi pagi di dapur..?"


" aku sedang mengambil air minum, rupanya seseorang lupa akan tugasnya.." ucap adrian sambil tersenyum dan menghampiri niki. niki yang merasa bersalah pun cepat cepat meminta maaf pada adrian.


" maaf tuan,, semalam......


" ya sudah jangan di bahas, aku tahu mungkin kamu kelelahan.." ucap adrian sambil mendekatkan jaraknya dengan niki, sedangkan niki hanya menunduk sesekali melirik ke arah adrian sambil melemparkan senyuman nya.


" hari ini, buatkan aku nasi goreng spesial rasa cinta" bisik adrian ke telinga niki, niki yang sedang menunduk seketika mendongak dan melirik ke arah adrian yang sedang tersenyum ke arah nya, " entah kenapa aku sangat menyukai si pipi kemerah merahan" ucap adrian berjalan meninggalkan niki sambil melengkungkan bibirnya membentuk sebuah senyuman, niki menatap punggung adrian dan adrian pun menoleh kebelakang pandangan mereka bertemu dan saling melemparkan senyuman, dan si pipi kemerah merahan itu memegang kedua pipinya sambil memejamkan kedua matanya " ishhh ..kenapa pagi pagi kamu bikin aku beper tuan mudaaa" gumam nya dalam hati yang frustasi karena jantungnya lagi lagi seperti sedang berpesta.


semua sudah berangkat ke kantor, tinggal adrian yang baru menuruni anak tangga yang tergesa gesa karena terlambat karena setelah sholat shubuh ia tidur lagi dan pastinya ada drama 😂. ia tersenyum melihat ada kotak makan di atas meja pastinya niki yang menyiapkan untuknya. ia pun segara mengambilnya lalu bergegas keluar, baru saja ia membuka pintu mobilnya adrian melihat niki berjalan buru buru yang matanya fokus mengenakan jam tangan


" niki....."


" eh iya tuan, tuan adrian baru berangkat..?"


" hmm, kamu mau kemana, kelihatanya buru buru.." ucap adrian menyelidik yang masih setia berdiri memegang pintu mobil yang terbuka.


" oh,, ini,, saya mau ke pasar, ada sesuatu yang ketinggalan"


" aku antar kamu"


" aisshhh aku benci berduaan" batin niki


" ayolahhh.."


akhirnya niki pun masuk ke dalam mobil. dalam perjalanan tidak ada percakapan antara mereka karena niki sangat gugup jika berduaan.

__ADS_1


" semalam papa bilang apa padamu..?" tanya adrian yang mencairkan suasana, niki yang sedang menoleh ke arah luar jendela pun refleks memutar kepalanya ke arah adrian


"eh kok dia tahu semalam aku di panggil tuan adrian " batin niki.


" mm.... tidak, tuan mahendra hanya memberiku gaji bulan ini.." jawab niki yang di selingi senyuman renyah.


" benarkah...???"


"iya"


" aku tahu papa bilang apa padamu..."


" kalau kamu tahu, kenapa harus pura pura bertanya tidak tahu, dasar si gila yang aneh " gerutu niki dalam hati


" apa kau sedang jengkel padaku??"


" eh kok bisa kebetulan gini sih " batin niki


" tidak,, jika tuan tahu kenapa harus bertanya padaku?"


" maaf tuan , sayaaa... "


" bukan kah keluargaku sudah merestui kita, jadi tunggu apalagi.." adrian memotong kata kata niki.


" tapi,, maksudku,,,,,,"


"apa...?"


" saya belum pernah berhubungan dengan seorang laki laki, jadi,, tidak tahu apa itu cinta, yang aku tahu hanya mencintai ALLAh dan orang tuaku saja" ucap niki gugup sambil menundukan pandangan nya.


" jadi....??" tanya adrian penasaran.


" jadii,,, ajari aku mencintaimu.."..........

__ADS_1


degggghhhh,,,,,,,,, seperti aliran darah adrian berhenti mengalir ketika mendengar apa yang barusan niki ucapkan, entah harus senang atau guling guling kini perasaan nya tidak bisa di artikan lagi saking bahagia nya dia tidak bisa berhenti tersenyum dan memandangi lekat wajah gadis yang memohon untuk belajar mencintai yaaa tepatnya saling mencintai.


dan entah mempunyai keberanian dari mana niki mengatakan nya, ia pun sangat malu dengan kata katanya dan tidak bisa di pungkiri niki juga mempunyai perasaan, hanya saja dia tau batasan siapa dia dan siapa adrian.


" tanpa kamu minta ,, aku akan selalu mencintaimu, karena cinta itu lahir dari lubuk hati yang paling dalam, bukan suatu pelajaran" ucap adrian dengan nada lembut.


" tapi saya belum pernah mengalaminya selama ini "


" jika kamu belum pernah mengalaminya,, aku harap aku adalah cinta pertama dan terakhirmu, aku yakin setelah kita hidup bersama rasa cinta itu akan tumbuh dan lama kelamaan menjadi sayang,," tutur adrian yang meng genggam tangan niki dengan lembut sambil menatapnya lekat, sedangkan yang di tatap tersipu malu. aaahhh author jadi meleleh euy 😀😀😘


lalu adrian melanjutkan lagi perjalanan nya dengan satu tangan nya meng genggam tangan niki, rasanya ia tak mau melepaskannya sesekali adrian menatap niki dan sama sama melemparkan senyuman. mobil pun berhenti di depan pasar. " aku antar ya "


" tidak usah tuan, bukan kah anda sudah telat ke kantor..?"


" tidak apa apa "


" tidak apa apa bagai mana, seharusnya seorang atasan mencontohkan hal baik kepada bawahan nya..?" cerocos niki


" banyak sekali kamu bicara, sudah turuti saja perintahku, aku tidak mau kalau gadisku yang cantik ini dilihat banyak laki laki .."


" baiklah "


"nah begitu kan baik, dan,,, "


" apalagi tuan.."


" berhentilah memanggilku dengan bahasa formal, kita kan sudah jadi pasangan calon suami istri."


"terus saya harus panggil apa..?"


" yaaaa, sayang atau apalah gitu yang romantis,, hehhe"


niki mengerutkan dahinya, dia berfikir baru saja sama sama mengutarakan rasa sudah mau di panggil sayang, aah dasar niki itu ya polos sekali. dan mereka pun masuk ke dalam pasar bersama.

__ADS_1


hai para readers,, semangatin akuh ya dengan like , vote dan komen nya,,, aku tunggu loh 😍😍😍


__ADS_2