Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 29 ( persiapan menjelang pernikahan )


__ADS_3

ternyata adrian memang benar benar calon suami idaman, ia menepati janjinya untuk membawa calon mertuanya ke kota dan tinggal di rumah yang sudah di siapkan, ia pun sudah menyiapkan dua asisten rumah tangga dan seorang dokter untuk tinggal bersama orang tua niki.


siang itu niki dan adrian sudah berada di rumah baru yang akan di tempati orang tuanya, niki tampak antusias menunggu kedatangan ibu bapaknya yang sudah lama tidak bertemu.


niki sedang berada di kamar memasangkan sprei dan menata pakaian di lemari untuk kedua orangtuanya ia sangat senang , saking senang nya ia tidak menyadari sedari tadi seseorang memperhatikan nya dari arah pintu.


adrian senyum senyum sendiri melihat tingkah niki. ia ikut bahagia melihat raut wajah bahagia yang terpancar dari niki. " ehm...."suara adrian membuat niki menoleh kearah adrian. " eh,,,, sejak kapan kamu berdiri di situ ?"


" sejak tadi.." jawab adrian dengan santai nya. niki menutup mulut dengan tangan nya " berarti dia memperhatikanku dari tadi ya" gumam niki dalam hatinya. ia pun tersenyum


adrian menghampiri niki yang masih berdiri " kenapa senyam senyum gitu, apa kamu sedang mengutukku?"


" ti,, tidak...."


" katakan sesuatu..."


"apa" niki menyeritkan dahinya.


" sesuatu".....


" sesuatu apa..? "


adrian maju selangkah demi selangkah, sedangkan niki mundur karena ketakutan, ia takut adrian macam macam.


akhirnya niki mentok ke kepala ranjang ia terdiam sedangkan adrian tak berhenti menatap lekat wajah niki yang mulai memerah, karena takut niki mengambil bantal kecil dari atas kasur.


" kenapa kamu mengambil bantal, aku menyuruhmu mengatakan sesuatu "


" sesuatu apa" ucap niki sambil tersenyum seperti merencanakan sesuatu. adrian sedikit kesal, lagi lagi niki tidak mengerti apa yang dia maksud.

__ADS_1


" kamu mau aku mengatakan apa..?" tanya niki sambil tersenyum


" au ah...." jawab adrian yang sedikit kesal sambil membuang muka nya. tiba tiba niki menutup wajah adrian dengan bantal sambil mengatankan " aku mencintaimu tuan muda adrian" ucap niki yang setengah berteriak sambil berlari kecil ke arah pintu keluar.


adrian tersenyum lalu mengambil bantal yang jatuh ke lantai. meskipun untuk mengatakan cinta saja niki harus di paksa tetapi adrian sangat bahagia jika niki mengatakan perasaanya padanya, " dasar gadis ini, aku juga mencintaimu, bahkan sangat mencintaimu niki" begitulah kalimat yang lolos dari mulut adrian.


************


waktu sudah menunjukkan pukul 16:00 niki dan adrian sedang berdiri di depan pintu menunggu kedatangan kedua orangtua niki, " apa kamu bahagia?" tanya adrian yang menatap lurus kedepan sambil memasukan tangan nya ke saku celana. " hmmm... terima kasih ya,,, atas semuanya"


" sama sama" ucap adrian sambil menatap niki ia pun saling melemparkan senyuman. tak lama mobil yang yang di tumpangi keluarga niki datang, niki bergegas menghampirinya dan membukakan pintu mobil, ia sangat bahagia dan memeluk ibunya, dan bergantian memeluk bapaknya.


saking rindunya niki sama orang tua nya ia tidak sadar seseorang sedang berdiri di belakangnya sambil mengerucutkan bibinya " kamu tidak mau memelukku iki..?" tanya seseorang.


niki pun melepaskan pelukan nya dan menoleh ke asal suara tersebut, ia berteriak tatkala melihat seorang perempuan seusianya ikut datang ke rumah ini, ia tak lain adalah indah sahabat niki dari kecil.


mereka saling berpelukan melepas rindu sedangkan adrian dan orang tua niki tersenyum melihat kedua sahabat itu bertemu.


niki sudah tidak di perbolehkan lagi bekerja di rumah keluarga mahendra, karena ia akan segera menikah dan tania sudah mencari pengganti niki.


mereka sedang mengobrol menceritakan tentang pernikahan, kedua orang tua niki dan juga indah sangat bahagia dengan keadaan niki sekarang, mereka sangat bersyukur niki memiliki calon suami yang baik dan perhatian.


dan yang membuat niki bahagia juga adrian diam diam menyuruh indah untuk tinggal bersama kedua orang tua niki, karena adrian mendapat kabar kalau orang tua indah sudah meninggal. jadi adrian membawa indah juga pindah ke kota.


**************


kini mereka sudah satu bulan tinggal di rumah baru, kesehatan bapak niki pun sudah membaik karena adrian membayar dokter khusus untuk bapaknya niki, sebenarnya adrian menyuruh dokter untuk tinggal di sana, tetapi sang dokter menolak dengan halus dengan alasan ia tidak mau merepotkan. adrian pun memaklumi nya.


hari yang di nanti nanti sudah semakin dekat, niki sekarang tinggal bersama orangtua nya, ia tidak boleh bertemu adrian sampai hari H, hari hari mereka tak lepas saling memberi kabar lewat pesan whatsapp kadang video call, setiap malam sebelum tidur mereka selalu melakukan video call sampai menunggu niki tertidur.

__ADS_1


adrian sangat bahagia, ia tidak menyangka pelabuhan cinta terakhrinya jatuh pada seorang gadis yang sederhana. adrian pun tersenyum melihat niki yang sudah tertidur dari layar ponsel nya, rupanya adrian belum mematikan panggilannya. ia tersenyum dan berkata " selamat malam calon istri kecilku",, lalu ia mematikan panggilannya dan menyimpan ponselnya di atas nakas dan mematikan lampu .


pagi pun tiba , keluarga mahendra sedang berkumpul di meja makan, " mah , apa mamah sudah menyiapkan gaun pengantin buat niki,?" ucap papa sambil meminum kopinya.


" sudah pa, mungkin beberapa jam lagi sampai, dan mamah sudah mengirimkan nya ke rumah keluarga niki."


" adrian, mungkin sebaiknya kamu jangan berangkat ke kantor sampai hari pernikahan mu,"


" gak bisa lah pah,, adrian banyak kerjaan, lagian adrian bosen di rumah juga " ucap adrian


" iya , biarkan saja lah pah, kalau kakak sudah menikah kan pasti dia ambil cuti bulan madu lama sekali "


" apa kamu iri dengan kakakmu ini, makannya cari sana pasangan mu dan segera menikah" ketus adrian.


"eee... sudah,, sudah,, berantem mulu kalian, "


aldy menjulurkan lidahnya ke arah adrian, sedangkan adrian balik menatap malas aldy.


" nanti siang mamah mau ke tempat niki buat membantu persiapan di sana, aldy bisa kamu anter mamah kan?"


" iya ma,, jam makan siang aldy pulang "


********************


setelah jam makan siang aldy dan mama tania pergi mengunjungi kediaman keluarga niki, dan mereka pun di sambut hangat oleh orang tua niki, tania turun tangan dalam mempersiapkan acara pernikahan anaknya, karena ia ingin segala sesuatunya sempurna.


di kediaman keluarga niki tampak sangat sibuk sekali, beberapa orang sedang mendekorasi tempat yang akan dilangsungkan ijab qabul, sementara di lantai atas di kamar niki, tania menelfon orang salon kecantikan untuk datang ke rumah niki dan melakukan perawatan untuk calon pengantin wanita.


__ADS_1


niki sangat tidak enak dengan perlakuan calon mertua nya yang menurutnya berlebihan, tetapi ia juga tak bisa menolaknya.


__ADS_2