Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 37 ( maaf )


__ADS_3

di kamar sepasang suami istri


 


adrian masih setia duduuk di hadapan istrinya, kini tatapan nya seperti sedang mengintimidasi. niki tidak mampu mengeluarkan sepatah kata pun karena ia takut dengan suaminya sesekali ia menggigit bibir nya.


 


" aishhh ,, diam nya dia ini membuat aku takut".


akhirnya adrian membuka percakapan.


" kenapa kau lakukan semua itu, biar kamu kelihatan pemberani heh" kesal adrian pada niki. niki hanya tertunduk rasanya lidahnya kelu untuk mengucapkan sesuatu ingin menjelaskan pun rasanya tidak mungkin.


" ayo katakan.!"


" maafkan aku sayang, aku terpaksa melakukan itu" ucap niki yang tidak mau memandang wajah sang suami.


" seharusnya kamu mengabariku kalau akan terlambat "


" maafkan aku.."


lalu adrian menghembuskan nafas nya dan menarik tangan niki kedalam pelukan nya. " lain kali jangan di ulangi ya, kamu tahu aku sangat takut kehilangan mu" ucap adrian sambil mencium kepala istrinya dan mengusap rambutnya.


" iya maafkan aku, aku janji tidak akan mengulanginya lagi"


ia pun melepaskan pelukannya perlahan. " apa semua badanmu sakit..?" tanya adrian.


niki mengangguk tanda mengiyakan.


" dan, jika kamu mengulanginya lagi aku tidak akan segan untuk mengurungmu di kamar selama satu bulan"


" haaa,,, baiklah,, baiklah aku tidak akan mengulanginya lagi."


***********


dua minggu kemudian setelah kejadian itu adrian sangat overprotektif pada istrinya, terkadang jika ia merasa bosan adrian memilih bekerja di rumah menemani niki


ia tak mau kejadian macam itu terulang kembali.


 


kini niki sedang cemberut di kamarnya sudah berapa puluh kali bolak balik karena merasa bosan berada di kamar.


 


hand phone nya pun adrian sita, " aihh bisa bisa aku gila kalau berada di kamar terus".


tak lama seseorang membuka pintu kamarnya, ia yang tak lain adalah suaminya " assalamualaikum" ... sapa adrian.


" waalaikum salam" . jawab niki sambil menghampiri adrian dan memeluknya, adrian pun tersenyum ia faham bahwa istrinya sedang di landa kebosanan.

__ADS_1


ia pun bertubi tubi mencium niki tetapi niki tidak bergeming sedikitpun. " apa kau marah padaku ..?" tanya adrian .


" tidakkk.."


adrian melengkungkan bibirnya membentuk sebuah senyuman tatkala mendengar jawaban ketus istrinya. akhirnya ia membawa niki keluar rumah dan mengajaknya untuk makan malam di sebuah restoran. setelah itu adrian juga mengajak niki ke pekan raya .


niki sangat bahagia setelah sekian lamanya adrian memberi hukuman akhirnya lulus juga, itu karena niki tipe istri yang penurut.


" apa kau senang sayangku..?"


" hmm.. makasih ya akhirnya aku bisa menghiirup udara segar hehhe".


adrian mengacak poni niki karena gemas. tetapi kali ini niki hanya diam.


" kenapa diam..?" tanya adrian . lalu ia menepikan mobilnya.


" katakan,, apa kamu masih merasa bosan hmm.."


" apa kesalahanku fatal di matamu?" tanya niki balik. lalu adrian diam sejenak dan melajukan kembali mobilnya. merasa tidak ada jawaban niki bicara kembali.


" jika waktu itu aku tidak membela diri mungkin aku sudah dibunuh mereka atau........


" jangan katakan apapun sayang, aku minta maaf aku sudah membuatmu sangat kesal "


***************


pagi itu adrian sudah berangkat ke kantor, lalu niki menghubungi indah via telpon, ia berencana untuk pergi lagi. emang gak ada kapoknya tuh dia . niki secepat kilat mengambil tas selempangnya dan turun ke bawah menapaki anak tangga.


 


 


niki pun menoleh ke arah suara tersebut " eh mama...." ia pun menghampiri mama mertuanya.


" mau kemana kamu sudah cantik begini..?"


" hee, mah niki mau beli sesuatu.." alasan nya


" mama anter ya,, sekalian mau membeli sesuatu"


" tapi ma,, niki perginya sebentar kok hee ya sebentar saja " ucap niki yang beralasan tak mau bareng sama mertuanya, tetapi mama tania tetap memaksa dan akhirnga mereka pun pergi ber dua.


menyebalkan,,, kenapa mama ikut, padahal kan aku ada janji sama indah huffffttt....


terpaksa niki pergi bersama mama mertuanya.


 


ternyata mama tania mengajak niki pergi ke mall, ia menyuruh niki untuk memilih baju yang di sukainya, tetapi niki menggeleng karena yang ia inginkan pergi bersama sahabatnya .


karena niki selalu menolak akhirnya mama tania memilihkan sendiri pakaian untuk niki, ia membeli beberapa dress dan sepatu . setelah selesai mama tania mengajak niki untuk pulang.

__ADS_1


 


" banyak sekali mama belanja.." ucap niki sambil melirik barang bawaan yang begitu banyak. mama tania menjawabnya dengan senyuman kecil.


******************


 


kali ini adrian datang lebih awal, rencananya ia ingin mengajak niki nonton di bioskop, dengan semangat ia melangkah menaiki anak tangga dan membuka pintu kamarnya tetapi niki tidak ada. ia pun panik dan mencari istrinya ke setiap ruangan.


adrian pun turun ke lantai bawah untuk mencari istrinya lagi ketika di ruang keluarga ia berpapasan dengan bi ida.


 


bi ida mengatakan kalau niki pergi bersama mama nya.


adrian bernafas lega, ia mengira niki pergi lagi ke sembarang tempat seperti kejadian yang waktu itu. lalu ia pun pergi ke kamarnya.


di tempat lain niki dan mama tania terjebak macet yang sangat panjang, karena takut malam semakin larut mang ujang mengambil jalan yang lain mungkin akan memakan waktu yang agak lama tapi akan lebih baik dari pada menunggu.



jarak menuju rumah tinggal 2 km akan tetapi di perjalanan mobil yang di tumpangi niki dan mama mertuanya tiba tiba berhenti karena ada beberapa tumpukan bambu di sana.


mang ujang sangat heran setiap hari ia melintas ke arah ini tetapi tidak ada perbaikan jalan, justru jalan di daerah tersebut sangatlah bagus.


selang beberapa menit dua orang laki laki bertubuh kekar menghampiri mobil dan mengetuk kaca mobil dengan sangat kasar seperti mau merampok, mama tania dan niki menjerit histeris karena ketakutan.


antara bingung bercampur takut akhirnya mang ujang keluar dengan tubuh gemetaran, salah satu penjahat itu menarik kerah baju mang ujang dan meminta uang beserta kunci mobil. tetapi mang ujang mempertahankan nya .


akhirnya penjahat itu melayangkan pukulan nya ke arah pipi dan perut mang ujang dan melemparkan mang ujang ke sembarang arah. mama tania makin menjerit histeris ketika penjahat itu masuk ke dalam mobil.


posisi niki saat ini sangat bingung ia sudah berjanji pada adrian untuk tidak berkelahi, tetapi saat ini situasinya berbeda maafkan aku suamiku gumam nya dalam hati.


" hey pak keluar kalau berani ..!" perintah niki pada orang jahat itu. merasa di tantang orang jahat itu keluar. niki pun mengikutinya " mama diam di sini ya, kunci pintu mobilnya, niki keluar dulu"


" sayang kamu mau kemana,, jangan tinggalin mama sendiri" teriak mama ketakutan. niki tidak menghiraukan ucapan mertuanya ia langsung keluar dan menutup pintu.


tak lupa ia mengikat rambutnya yang terurai dan kedua penjahat itu menyerang niki lebih dahulu, rupanya niki sangat lincah dan bisa menangkis kedua laki laki tersebut.


di saat niki bisa melumpuhkan salah satu penjahat , dari arah belakang penjahat yang lain menyerangnya, dengan cepat niki menoleh ke belakang dan ia menemukan potongan kayu di sana, ia pun dengan cekatan mengeluarkan jurus yang telah ia pelajari sewaktu sekolah,


mama tania yang melihat kejadian itu melongo tidak percaya , niki yang selama ini ia kenal tampak lugu, polos dan lemah lembut tak di sangka ternyata ia mempunyai keahlian bela diri. ia mengira waktu kejadian itu hanya bohong belaka. tetapi kali ini ia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri ternyata benar menantu nya itu adalah perempuan yang jago.


brukkkkkk... kedua penjahat itu berhasil di lumpuhkan oleh niki yang bertubuh mungil. mereka lari kocar kacir dengan wajah babak belur. niki mengibas ngibaskan baju yang ia kenakan lalu menolong mang ujang yang masih berbaring.


niki kembali masuk ke dalam mobil lalu duduk di samping mertuanya " mama tidak apa apa kan..?"


" ti,, tidak sayang mama tidak apa apa "


mobil pun melaju meninggalkan tempat kejadian, dalam hati mama tania bergumam sendiri tentang niki . sesampainya di rumah adrian menyambut kedatangan istri dan mama nya. " kalian pergi kemana, kenapa lama sekali..?"

__ADS_1


adrian menghujani beberapa pertanyaan pada istrinya, sedangkan mama tania pergi ke kamarnya melewati mereka berdua tanpa sepatah katapun. niki dan adrian saling melempar pandangan. " mungkin mama lelah sayang" ucap niki.


jangan lupa like komen dan vote nya ya ....


__ADS_2