Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 30 ( akhir nya menikah juga )


__ADS_3

hari yang di nantikan akhirnya datang juga, di dalam kamar yang berbeda, adrian dan niki tampak sangat gugup tapi mereka benar benar sangat bahagia, pasalnya setelah sekian lama menjalin hubungan, akhirnya mereka akan hidup bersama sampai mati .



adrian melihat pantulan nya di cermin, ia terlihat sangat tampan dengan mengenakan jas yang berwarna putih.


aldy pun tanpa permisi masuk kedalam ruangan kakaknya itu. " waah,, kakak ku sangat tampan sekali " ucap aldy yang benar adanya.


" kau ini,, mau di apakan juga aku tetap tampan "


" sombong sekali kau ini. baiklah kakaku yang tampan, ini sudah jam 09:00 sudah waktunya berangkat "


" baiklah,,"


******************


adrian duduk di kursi yang sudah di siapkan, ia terlihat gugup sudah sangat sering ia menghadiri acara penting di kantor nya dan menjadi juru bicara bahkan bertemu perdana mentri sekalipun ia tidak pernah gugup, tapi berbeda dengan yang satu ini.


berkali kali ia mengusap keringat padahal ac di rumah niki nyala di tambah kipas angin pula, mahendra yang melihat semua itu langsung menghampiri adrian dan berbisik pada anaknya supaya tenang dan adrian pun meng iyakan nya.



acara ijab qabul pun di mulai, susana hening tatkala lantunan ayat suci al quran di lantunkan oleh seseorang,


ada yang sampai mneteskan air mata saking syakralnya.


dan dengan satu tarikan nafas adrian mengucapkan janji suci di hadapan penghulu, orang tua dan tuhan dengan lancar dan tanpa pengulangan, meskipun ia sempat gugup


tetapi akhirnya ia bisa melewatinya.


" bagaimana para saksi, sah ??" " sahhh" ucap para saksi yang hadir di sana. dan mereka pun berdoa .


kini tiba waktunya niki keluar dari kamar nya dan turun menemui suami nya, dengan langkah yang sangat anggun, niki di dampingi ibu nya dan indah. semua orang yang hadir di acara tersebut sangat takjub melihat pengantin perempuan yang sangat dengan balutan kebaya modern berwarna putih, tak terkecuali adrian yang sedari tadi tidak berkedip melihat gadis yang baru beberapa menit menjadi istri sah nya itu.


acara berlangsung dengan lancar tanpa halangan satu apapun, mereka sangat bahagia tak terkecuali aldy yang tidak malu menghampiri indah yang sedang mencicipi makanan, " wah,, tampaknya kita jodoh ya,," rayu aldy pada indah yang sedang menguyah makanan.


" maksudmu apa..?"


" iya buktinya baju kita samaan "


indah melirik pakaian yang di kenakan aldy lalu bergantian melirik kebaya berwarna peach yang ia kenakan.

__ADS_1


" apa kamu buta warna ya tuan, kemejamu berwarna putih, dan kebayaku berwarna peach, samaan dari mananya,,?" ketus indah.


" orang bilang kalau warna peach dan warna putih itu sangat serasi,,"..


"huh,, itu sih katamu bukan kata orang dasar gembel"... cebik indah


" hahhahahhaha gombal maksudmu"


" au ah....." ketus indah sambil pergi meninggalkan aldy,


aldy pun tertawa kecil melihat tingkah indah " menggemaskan sekali dia "


**************


readers pasti tahu apa yang pasangan pengantin lakukan jika malam pertama, yups pasti kebanyakan orang pasti sedang menikmati malam pertamanya, tapi ini berbeda,


pasangan suami istri yang baru saja sah itu sedang menonton drama di tv, ( eh kenapa gak anu ya hehe)


itu karena niki baru saja kedatangan tamu bulanan, ia sangat senang, pasal adrian tidak akan berani macam macam padanya, di satu sisi niki mendapat kabar dari mama tania kalau adrian sangat takut sekali dengan jarum suntik dan juga darah.


adrian dan niki kini sedang duduk di atas kasur bersandar di kepala ranjang dengan posisi adrian memeluk niki,


" sayang..."


" apa menstruasi itu sakit..?"


" hah,, jadi dia tidak tahu ..." batin niki.


" katakan,, apa perlu kita ke dokter.."


" iya, terkadang di hari pertama aku merasa pusing, sakit perut dan malas untuk melakukan apapun" ucap niki


" benarkah,,, terus kenapa waktu kamu bekerja di rumah mamah waktu itu nampak biasa saja..?"


" kata siapa, justru aku sering bolak balik ke kamar mandi "


" terus kenapa kamu tidak istirahat saja,?"


" mana bisa tuan muda, aku harus tetap kerja meskipun dalam keadaan sakit"


lalu adrian memeluk erat tubuh niki, " mulai sekarang, jika kamu sakit, jangan sekalipun melakukan apapun, cukup diam saja istirahat di kamar ya.." ucap adrian yang masih memeluk niki sambil berkali kali megecup keningnya.

__ADS_1


" iya,, iya sudahlah aku tidak bisa bernafas ini,,"


" tidak apa apa,, jika kamu tidak bisa bernafas, nanti aku kasih nafas buatan"


" apaaaa... lepaskan,, lepaskan ,, " pinta niki yang berusaha melepaskan pelukan adrian, tapi usahanya sia sia.


" sudah diamlah,, bukan kah kita sah menjadi suami istri, jadi apapun yang kita lakukan boleh boleh saja kan.."


" hah,,, i,,, iya tapi aku......"


" iya aku tahu,, makannya diamlah biar aku memelukmu"


akhirnya niki menyerah dan diam, asal adrian tidak melewati batas.


" dan , stop memanggilku tuan muda,"


" terus aku harus memanggil apa...?"


" apa kamu tidak sadar kita ini suami istri," ketus adrian.


" iya aku tahu, terus aku harus memanggil apa,, eh ibu memanggil bapak dengan sebutan formal, apa aku juga memanggilmu ayah saja ya, atau bapak, atau papa gitu"


" huhh,,,, emangnya kita sudah punya anak apa.."


" terus apa...?"


" bagaimana kalau sayang, atau suamiku misalnya"


" hmmm... baiklah,, tapi jika kita sedang marah kamu mau memannggilku apa?"


" apa,,,,,, jika sedang marahan bisa saling menyapa,,?" tanya adrian yang tak habis pikir dengan kelakuan istrinya itu


" ada lah..."


" baiklah, jika aku marah padamu aku akan memanggilmu nyonya adrian, bagaimana?"


" hahhahha,, emang ada seperti itu?"


" iya ada,, aku ingin meskipun kita marahan tapi tetap romantis, hm"


mendengar apa yang baru saja suaminya katakan, pipi niki berubah menjadi merah merona, karena malu ia menyembunyikan wajahnya di dada adrian.

__ADS_1


adrian tersenyum melihat niki dan berkata " kau ini sangat menggemaskan istriku"....


__ADS_2