Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 53 the end


__ADS_3

aldy masih penasaran dengan laki laki yang di ceritakan indah, ia merasa cemburu mendengar indah sudah mempunyai pacar, tetapi di sisi lain ia merasa hatinya berkata lain.


malam itu aldy pergi menemui indah, karena indah ikut liburan bersama niki dan adrian, ia sangat merindukan elrumi. saat aldy sampai ditempat ia melihat indah sedang bermain dengan El di halaman depan, sementara adrian sedang membantu niki menyiapkan makan malam.


" hai jagoan om.." sapa aldy yang menghampiri.


" om aldy....." teriak elrumi sambil menghampiri aldy.


" hey jagoan neon jangan lari lari nanti jatuh.. " ujar aldy sambil mengacak rambut el.


" el sudah besar tahu ,,,"


" ayah dan bunda mana..?"


" sedang memasak, om, el mandi dulu ya..."


" sana mandi pantas saja badan mu bau asem hehhehe.."


el berlari masuk ke dalam rumah, setelah el tidak kelihatan aldy menghampiri indah yang sedang menyiram tanaman.


" hai ndah...." sapa aldy, sedangkan yang di sapa diam saja tidak merespon.


" ndah,, kamu dengar aku tidak.." ucap aldy yang mulai sedikit kesal.


" eh al,, maaf aku tidak kedengaran.."


" apa kamu mau ku antar ke THt...?"


" untuk apa..?" tanya indah lalu menghentikan aktivitasnya.


" kan kamu tidak mendengarku,berarti kupingmu bermasalah.." ujar aldy sambil tersenyum.


" apa kau sedang mengejekku..??" ucap indah sambil menaruh kedua tangan nya di pinggangnya dengan tatapan tajam.


sedangkan aldy tersenyum melihat indah yang menurutnya sangat imut ketika ia marah seperti itu.


" oh ya ndah, boleh aku bertanya.."


" bertanya saja, emang kamu mau tanya apa..?"


" tentang.........


tiba tiba niki datang menghampiri aldy dan indah " eh al kapan kamu kemari.." ucap niki


" sejak tadi kak, "


" indah, apa kamu sibuk.? aku minta tolong temani el di kamarnya "


" emang kamu mau kemana ki ?" tanya indah.


" aku belum selesai memasak, sedari tadi el merengek minta di temani " ujar niki.


" ya sudah aku temani el dulu.."


indah dan niki meninggalkan aldy sendirian, baru saja aldy ingin mengatakan sesuatu tetapi ada saja gangguan nya.


***************


adrian baru saja keluar dari kamar anaknya,seperti biasa el tidak bisa tidur sebelum ayahnya membacakan sebuah cerita atau hanya sekedar mengelus ngelus kepalanya.


ia menghampiri niki yang sedang memainkan ponselnya,


" tumben kamu tidak membaca buku..." ucap adrian sambil duduk di samping istrinya dan memeluknya.


" aku lupa tidak membawanya, el sudah tidur..?"


" hmm,, dia itu manja sepertiku.." ujar adrian.


" ya , bahkan wajahnya pun persis kamu, el memang adrian junior.." ucap niki.


" kalau begitu, bagaimana kalau kita bikin niki junior, kan pas gitu dimana ada adrian junior di situ juga......."


" cukup ya mas, apa kamu tidak lihat perjuanganku melahirkan elrumi seperti apa,"


" ya itu kan dulu, ayolah sayang lagian semenjak el hadir kamu tidak pernah memperhatikan ku.." bisik adrian ke telinga niki membuat wajah niki merah merona.


lain halnya lagi dengan indah, ia sedang menikmati udara malam sendirian di taman, kala itu aldy yang melihat indah dari balkon kamarnya segera turun menemani indah.


" kenapa kamu disini, udara malam gak bagus lho.." ujar aldy yang kemudian duduk di samping indah.


" aku sudah biasa, setiap malam sebelum tidur, aku selalu seperti ini, eh kenapa kau belum tidur..?"


" ndah, besok aku mau bertolak ke korea dan mungkin aku akan menetap disana.."


iya aku tahu pasti kamu akan menikah dengan nya kan al dalam hati indah berbicara.


" apa kamu tidak akan memberiku sesuatu yang bisa membuat aku selalu ingat kamu gitu.."


" kamu itu al, apa yang harus aku berikan sedangkan kamu punya segalanya " ujar indah.


" tidak, tapi aku tidak punya cinta darimu.. " ujar aldy.

__ADS_1


mendengar kata kata barusan yang aldy ucapkan membuat indah kaget dan seketika melirik ke arah indah.


" cinta..? maksudmu ?"


" indah, sekarang aku mau jujur padamu tentang perasaanku, selama ini aku tidak menjalin hubungan dengan gadis manapun, aku hanya ingin membuatmu cemburu, selama aku di korea yang aku rindukan hanya kamu ndah.."


semua kata kata yang aldy ucapkan barusan membuat indah diam tak bisa berbuat apa apa, ia tidak menyangka kalau aldy pun mempunyai perasaan yang sama seperti dirinya.


" se,, sebenarnya aku............. "


" aku apa?"


" aku juga, aku juga sama sepertimu, hanya"


" ??? "


" hanya, aku takut jika kamu..." ucap indah yang ragu. tanpa canggung aldy memegang kedua tangan indah dan kini posisi mereka saling berhadapan.


" orang orang bilang aku playboy, tapi percayalah jika aku sudah menjalin satu hubungan aku tidak pernah main main. dan sekarang aku sudah lelah, aku ingin menjalani hubungan yang serius menjadi sebuah ikatan, aku ingin menikah ndah. menikah denganmu.." ungkap aldy.


semua ungkapan aldy membuat hati indah berbunga, meski berkali kali aldy mengejar indah tetapi indah sangat cuek, dan di saat aldy pergi ia merasa kehilangan seseorang yang selalu mengganggunya.


dan kini seseorang itu ada di hadapan nya dan menyatakan perasaan nya pada nya. indah dan aldy saling melempar pandangan dan tersenyum satu sama lain.


" jadi, jam berapa kamu berangkat ke korea..?"


" jam 11, kau tunggu aku ya, " ucap aldy sambil memegang kedua tangan indah.


" aku pasti menunggumu, jaga dirimu baik baik ya.."


" i love you gadisku.." ucap aldy dengan mesra yang membuat indah senyum senyum gak karuan ada perasaan senang bercampur sedih dalam hatinya, tapi ia yakin kalau jodoh, tuhan pasti akan mempertemukan mereka kembali.


**************


pagi pun tiba matahari bersinar menyapa kamar sepasang suami istri yang masih terlelap dengan posisi saling berpelukan.


el diam diam masuk ke kamar orangtuanya dan menjatuhkan diri diantara kedua orang tuanya membuat niki dan adrian seketika bangun.


" aduh nak, kenapa kamu menindih bunda, sakit tau.." protes niki sambil duduk mengusap usap kepalanya.


" habis kenapa bunda dan ayah jam segini masih tidur sih..?"


" semalam bunda gak bisa tidur gara gara ayahmu.."


sedangkan adrian tersenyum mendengar protes istrinya. ya karena semalam adrian membuat niki tidak bisa beristirahat sampai pagi.


" ayah, ayok kita joging lagi.." ajak el


setelah itu adrian, el dan juga aldy berolah raga sementara niki dan indah menyiapkan sarapan untuk mereka, 30 menit kemudian ketiga laki laki itu kembali lalu menyantap sarapan mereka.


setelah sarapan niki,adrian , el dan juga indah berangkat ke bandara untuk mengantar aldy ke korea mereka menunggu cukup lama di ruang tunggu. kini saat nya aldy pergi aldy sedari tadi memperhatikan indah yang hanya diam dan tak banyak bicara.


" berapa lama kamu disana,,?" tanya adrian


" aku tidak tahu kak, mungkin sampai urusanku selesai.." ujar aldy.


" cepatlah selesaikan urusanmu, jangan membuat anak orang menunggu"


" baik kak.."


" hati hati ya al,, " ucap niki


" iya kakak ipar "


" om al cepet pulang lagi ya , el gak ada teman main game " ucap el, lalu aldy berjongkok mensejajari tingginya dengan el. " om janji sayang, om akan cepat pulang.."


" el, ayok ikut bunda kesana sebentar.." ajak niki pada el, adrian pun ikut serta bersama niki meninggalkan aldy dan juga indah berdua.


aldy menghampiri indah yang sedang berdiri tak jauh dari hadapan nya, lalu ia menggenggam tangan indah dengan erat


" aku pergi, jaga dirimu baik baik dan jangan pernah merubah hatimu "


" aku akan menunggumu sampai kau kembali.." ujar niki yang tak kuasa melihat wajah aldy sedangkan aldy tak lepas memandang kekasihnya itu.


" boleh aku memelukmu..?" indah mengangguk, mereka berpelukan untuk yang terakhir kalinya, dan aldy pun mencium kening indah. setelah itu aldy pergi menuju pesawat.


indah hanya biasa melihatnya dari dalam , sampai pesawat lepas landas indah masih setia berdiri di sana. lalu niki menghampiri sahabatnya itu.


" sudahlah, doakan saja aldy, lagian dia kan hanya ke korea bukan ke antartika.." ucap niki menghibur indah, tiba tiba indah menyenggol niki " kau ini ya teman sedang sedih juga masih bisa becanda.." ujar indah


" itulah guna nya teman,"


" kau emang yang terbaik " ujar indah. mereka berdua tertawa bersama lalu pulang ke rumah.


*************


satu tahun kemudian di sebuah gedung tampak lalu lalang orang datang ke dalam gedung tersebut dengan menggunakan pakaian yang resmi, ya hari itu pernikahan aldy dan indah sedang berlangsung.


semua orang datang memberi ucapan dan doa kepada kedua mempelai yang sedang berbahagia.


aldy yang sama sekali tidak melepaskan tangan indah membuat indah protes karena tidak bisa bersalaman.

__ADS_1


" bisa lepasin gak sebentar aja.." pinta indah pada aldy yang kini sudah sah menjadi suaminya.


" tidak mau, aku tidak mau kamu bersentuhan tangan dengan oranglain, lihat,, apalagi tamu nya kebanyakan para cowok" ujar aldy.


" iya itu kan teman teman kamu..."


" pkoknya tidak mau ya tidak mau titik. "


" serah apa katamu lah.."


" hehe istri yang baik." puji aldy tetapi indah malah membuang muka sambil mendelik sebal


niki dan adrian datang menghampiri sepasang pengantin baru dan memberi ucapan selamat atas pernikahan mereka.


" selamat ya ndah, al semoga kalian langgeng " ucap niki


" makasih ki, eh elrumi mana,,?" tanya indah.


" el tadi sama mama sama papa."


" selamat ya al indah, kado nya nyusul ya.." ucap adrian


" kado nya apa kak..?" tanya aldy yang antusias


" emang kamu mau apa kado dari ku.."


" aku ingin bulan madu ke paris.."


" pergilah, nanti kakak akan sediakan tiket nya."


" benarkah,??"


" hmm "


" makasih ya kak, kau emang kakak ku yang paling tampan."


dan percakapan diantara mereka berakhir dengan sesi foto bersama. kala itu semua keluarga berkumpul dan berbahagia.


epilog


" begitulah ceritanya nak, dan akhirnya putri dan pangeran hidup bahagia bersama pangeran kecil yang tampan.." ujar niki yang sedang berada di kamar elrumi. ia menceritakan kisah hidupnya dalam sebuah dongeng pengantar tidur pada anaknya.


" bunda, apa cerita itu ada di dunia nyata..?"


" ada dong sayang.."


" bagaimana kalau sekarang bunda cerita el bayi.."


" mmm,, bagaimana kalau besok saja, sekarang el bobo dulu ya.." ucap niki sambil mengelus rambut anak laki lakinya itu.


dan benar saja el tidur.


rasa kantuk pun datang, akhirnya niki tidur dengan posisi bersandar ke kepala ranjang. 15 menit kemudian adrian membuka pintu pelan pelan.


ia tersenyum melihat anak istrinya yang sedang terlelap tidur ia pun mencium anak dan istrinya.


niki merasa ada sesuatu yang menggenggam tangan nya dan ia pun terbangun, dilihatnya kini adrian ada di depan matanya.


" mas, kamu sudah pulang..?" tanya niki dengan suara serak khas bangun tidur.


" sudah, kamu pasti lelah ya,,"


tiba tiba el terbangun dan memanggil ayahnya, seperti biasa el tidak akan bisa tidur sebelum adrian yang membacakan dongeng dan berdoa untuknya. el pun bangun dan duduk di antara mereka.


" ini sudah malam nak, ayo tidur kembali.." perintah niki pada anaknya.


" ayah, bunda ceritain el bayi dong.."


lalu niki dan adrian menceritakan el waktu bayi sampai el tidur pulas.


" dia benar benar tidur jika kamu yang temani mas." ucap niki.


" iya, kata mama dia sepertiku, dan sekarang anakku pun sepertiku.." ujar adrian.


" ya karena dia anakmu.."


"terima kasih ya sayang, atas hadirnya kamu dalam hidupku hingga mengubah hatiku, aku tidak tahu, akankah sama jadinya jika bukan kamu yang jadi istriku.."


" aku ini se......... ucapan niki tergantung karena adrian meletakan jari telunjuknya di bibir niki.


" stop,,,, jangan membahas masalalu, karena dari dulu sampai sekarang kau adalah ratuku bukan pembantuku.." ujar adrian.


" makasih ya mas atas semuanya.."


" aku mencintaimu niki kania putri.." ungkap adrian.


" aku juga mencintaimu adrian mahendra.."


" **niki say "


" *aku yakin, tuhan sudah menciptakan bahagia kepada semua hambanya, tergantung kita cara menerima ciptaan tuhan itu seperti apa dan menjalaninya, aku niki kania putri tidak hentinya mengucapkan syukur kepada sang pencipta atas nikmat yang telah di berikakan. "

__ADS_1


the end***.


__ADS_2