Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 35 ( khawatir )


__ADS_3

 


hari demi hari niki dan adrian menjalani kehidupan nya sebagai pasangan suami istri yang bahagia, rupanya adrian sangat tergila gila pada istrinya buktinya kemanapun mereka pergi adrian enggan melepaskan tangan nya.


 


terkadang jika mereka sedang berjalan berdua dan tiba tiba ada laki laki yang melirik istrinya ia langsung memeluk dan mencium niki, ya meskipun niki sangat risi dengan perlakuan suaminya yang menurutnya berlebihan, tetapi itu lah adrian dia punya cara tersendiri menununjukkan rasa sayang nya pada istri cantik nya itu.


 


malam ini niki dan adrian sedang duduk di atas kasur dengan posisi niki menyandarkan kepalanya di bahu adrian sedangkan adrian menggenggam tangan istrinya.


 


" sayang.."


"hmm"


" besok aku pergi ya kerumah ibu dan bapak, aku sangat merindukan merka"


" iya gak papa ,, pergilah jika menyangkut ibu dan bapak aku tidak akan melarangmu.."


" makasih ya " ucap niki yang memasang senyum manisnya.


" kau sedang menggodaku ya"


" menggoda apa..?" tanya niki


" lihatlah,, senyummu itu membuatku ingin mencium mu"


" ish,, kau ini ya selalu saja" rutuk niki


adrian terkekeh dengan ekspresi niki yang mengerucutkan bibirnya.


" sudahlah ayo kita tidur, "


"hmm"


dan malam itu mereka tidur memeluk satu sama lain.


**************


pagi pun tiba , sebelum berangkat ke kantor adrian terlebih dulu mengantar niki ke rumah orang tuanya, sesampainya di halaman rumah mertuanya niki berpamitan dan tak lupa mencium tangan suaminya, " hati hati di jalan ya sayang "


" iya, kamu juga ingat kamu harus tahu waktu ya,, "


" siap bos"


" dan..."


" apalagi.." ucap niki yang baru saja membuka pintu mobil tapi di urungkan karena perkataan adrian yang mengambang.


" dan, dimanapun kamu berada jagalah hatimu hanya untukku"


raut wajah niki bersemu merah ketika mendengar apa yang dikatakan suaminya barusan ia tersenyum dan tanpa berpikir panjang ia mencium pipi suaminya lalu keluar dan menutup pintu mobil.

__ADS_1


adrian sangat kaget tiba tiba niki menciumnya ia pun membuka kaca mobil dan berkata " aku mencintaimu" lalu ia pergi melajukan mobilnya.


niki masih berdiri mematung di tempatnya, mengingat kejadian barusan ia menepuk nepuk pipinya saking bahagia nya. dan rupanya tingkahnya itu dilihat oleh indah sahabatnya.


" hey,, cieee yang lagi bahagia..." ejek indah pada niki


" hmm iya dong,, makanya nikah sana " ketus niki yang tak mau kalah.


" iya,, iya,, nanti aku nunggu song jong ki datang kemari melamarku"


" ishh ,, paling juga si asep tukang bubur ayam itu kan"


" ih sembarangan kalau ngomong "


mereka tertawa renyah berdua, indah pun membawa niki masuk ke dalam.


" ibu dan bapak dimana ndah..?"


" mereka berdua lagi berkunjung ke kampung untuk melihat sawah yang baru saja di beli kemarin.."


" hah,, sejak kapan ibu dan bapak membeli sawah, lalu dari mana uangnya, secara kan selama ini aku hanya memberikan uang untuk kebutuhan sehari hari"


" masa kamu tidak tahu sih ki, tuan adrian kan yang membelikan semua itu, katanya sebagai hadiah karena mereka sudah membesarkanmu sehingga jadi anak yang baik dan berbakti.."


" oohh,,,"


" aku tidak menyangka ternyata adrian sangat peduli dengan keluargaku sampai seperti ini.. terima kasih tuhan engkau telah mengirimkan dia untukku"


" ayolah ki kita berangkat sekarang.."


" ah ok ok"


" selamat siang pak" sapa indah. kala itu pak usman sedang duduk di kursi di temani ibrahim anak laki laki nya.


" nak indah, nak niki.." pak usman sangat bahagia dengan kedatangan dua murid cantiknya yang sudah ia anggap seperti anak sendiri. niki dan indah menghampiri pak usman dan mencium tangan nya.


" bapak kira kalian sudah lupa " ucap pak usman.


" bapak,, mana mungkin kita lupa sama orang tua sendiri " ucap niki , indah pun mengangguk tanda setuju.


lalu mereka ber empat mengobrol melepas rindu yang sudah lama tidak bertemu, niki juga menceritakan bahwa ia sudah menikah dengan anak seorang pengusaha, pak usman pun sangat bahagia mendengarnya.


niki sangat pantas mendapatkan suami yang baik dan penyayang seperti adrian begitulah penuturan pak usman.


tak terasa hari sudah menjelang sore, mereka masih asyik saja mengobrol sedangkan adrian sedari tadi menghubungi niki lewat telpon tetapi tidak di angkat karena niki mengubah nada dering nya menjadi silent.


adrian memutuskan untuk pergi ke rumah mertuanya, dan benar saja niki dan indah tidak ada di sana, mereka pergi sedari tadi dan belum pulang kata asissten yang bekerja di rumah orang tua niki.


lalu adrian pergi melajukan mobilnya, mungkin saja niki sudah ada di rumah . jam menunjukkan pukul 20:00 adrian memarkirkan mobilnya di garasi dan cepat cepat pergi ke rumah.


" kamu cari siapa nak..?" tanya mama.


" mah,, apa niki sudah pulang??" tanya adrian khawatir.


" belum, mungkin dia sedang dalam perjalanan menuju pulang"

__ADS_1


" tapi kenapa handphone nya tidak aktif ya.."


" kehabisan batre kali . sudah ayok kita makan dulu sebentar lagi dia dateng kok"


" adrian tidak bisa makan mah kalau niki belum pulang."


"mama yakin niki sekarang dalam perjalanan pulang,yuk makan dulu"


dengan langkah lemas adrian menuruti keinginan mama nya untuk makan malam bersama. di lain tempat niki dan indah baru saja keluar dari rumah pak usman.


niki kaget ketika melihat jam di tangan nya yang menunjukkan pukul 8 lebih. lalu ia dan indah bergegas menancapkan gas nya menuju pulang.


dalam perjalanan ia dan indah tidak berhenti berdoa pasalnya jalanan tampak sepi tak seperti biasanya, indah menambah kecepatan nya saat berkendara. dan sesuatu yang tak di inginkan terjadi sekelompok anak muda menghadang jalan kedua gadis itu.


sontak saja niki dan indah kaget mau tak mau mereka harus berhenti dan memberanikan diri mengadapi sekelompok pemuda yang berjumlah 4 orang itu.


para pemuda tersebut rupanya mau macam macam, sambil tertawa percaya diri salah satu pemuda menyuruh ketiga teman nya untuk menyeret paksa niki dan indah.


siap tidak siap dalam kondisi genting indah dan niki terpaksa memasang kuda kuda dan melawan pemuda tersebut dan akhirnya bisa di kalahkan, tetapi di saat niki lengah justru salah satu pemuda mengambil tongkat kayu dan di pukulkan ke punggung niki.


niki pun terjatuh dan mengaduh kesakitan, lalu sekelompok pemuda itu pergi berlarian sedangkan indah sangat terkejut dan menolong niki.


adrian yang sedang menyantap makan malam ia tidak sengaja menyenggol gelas di sampingnya hingga terjatuh, tiba tiba ia teringat istrinya yang sampai saat ini belum pulang.


" ada apa nak..?" tanya mama


"perasaanku tidak enak mah.."


" coba kamu telpon istri kamu "


lalu adrian mengambil ponselnya dan menghubungi niki, sampai berkali kali tetapi nihil, malah sepertinya handphone niki tidak aktif.


di tempat lain indah sekuat tenaga membopong tubuh niki . ia cepat cepat melajukan sepeda motornya menuju rumah adrian.


kini jam sudah menunjukkan pukul 21:45 adrian masih mondar mandir di ruang keluarga menunggu istrinya pulang di temani mama dan aldy. adrian memutuskan untuk mencari niki tetapi ia bingung harus cari niki kemana.


akhirnya indah sampai di depan rumah adrian, ia mematikan kunci kontak sepeda motornya dan membopong niki, niki meringis kesakitan pasalnya salah seorang pemuda jahat tersebut berhasil merobek kulit tangan niki dengan pisau kecil.


dengan langkah yang terseret indah menekan bel rumah,


mendengar suara bel bunyi adrian secepat kilat lari ke luar dan membuka pintu gerbang di ikuti oleh mama tania dan aldy.


betapa kaget nya ia melihat keadaan istrinya, tanpa berpikir panjang ia langsung membopong niki dan membawanya ke dalam.


ia membaringkan niki di kamarnya , dengan telaten adrian mengganti pakaian istrinya, ia terkejut tatkala melihat punggung niki yang memar dan tangan nya bekas sayatan pisau,


lalu adrian mengobati niki tanpa bantuan siapapun. dan membiarkan istrinya istirahat


ada banyak pertanyaan yang ia ingin lontarkan seebnarnya apa yang sudah terjadi.


antara marah bercampur kesal dan sedih yang kini adrian rasakan. siapakah yang berani menyakiti istrinya itu.


lalu ia berbaring di samping niki dan memeluk erat istrinya berharap esok hari ia tersadar .


lalu bagai mana dengan indah????

__ADS_1


to be continue..


jangan lupa like, komen dan vote nya ya


__ADS_2