Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
eoisode 40 ( penyesalan adrian )


__ADS_3

ya, laki laki itu bernama ibrahim. ibrahim membawa adrian kerumah nya dan mengobati luka lebam akibat perkelahian tadi. adrian mendesis ketika baim mengomoreskan luka di samping bibirnya.


" kenapa kau menolongku, bukankah kau selingkuhan istriku..?" tanya adrian dengan nada angkuh.


" isrtimu??? pantaskah kau di sebut suami?"


adrian menyeritkan dahinya maksudnya apa yang dikatakan ibrahim itu.


" pertanyaan konyol apa itu, ya jelas aku suami karena aku sudah menikah dengan nya. tapi malah selingkuh dengan mu" cerocos adrian.


" mari ikut saya..." aja ibrahim sambil beranjak dari duduk nya dan pergi menuju ke sebuah ruangan. terpaksa adrian pun mengikutinya.


di dalam sebuah ruangan adrian melihat foto foto dua orang gadis. dalam foto itu ada seorang gadis berponi yang sedang tersenyum ceria. adrian mengambil foto itu.


dan ibrahim pun menceritakan nya. " ya, itu niki sewaktu ia sekolah menengah atas, ia gadis yang sangat ceria, baik hati, dan lembut pada semua orang, ia tidak pernah mengeluh meski ia sedang kesusahan. bahkan, ia rela mengorbankan kebahagian nya demi kebahagiaan orang lain. ia rela mengorbankan perasaan nya demi perasaan orang lain,kalau perlu ia berpura pura bahagia supaya terlihat baik baik saja. dulu istrimu dan indah sering kemari setelah pulang sekolah untuk belajar bela diri.."


" benarkah..??!" ucap adrian yang ingin mendengar kelanjutan cerita nya.


" kamu tahu alasannya kenapa..?" tanya ibrahim


adrian menggeleng. dan ibrahim pun melanjutkan ceritanya sambil mengambil foto laki laki paruh baya .


" ayahku seorang atlet bela diri, ia mengajar di sekolah tempat niki belajar. waktu itu ada acara kompetisi bela diri dengan jumlah hadiah yang sangat fantastis. dan waktu itu juga ayah terkena serangan jantung, karena pihak sekolah tidak ingin kehilangan guru bela diri yang terbaik, akhirnya salah seorang siswi yang sama sekali tidak menyukai bela diri maju kedepan untuk mengkuti kompetisi, setiap hari dia berlatih dengan sangat gigih, dan pada akhirnya waktu kompetisi di mulai. dalam arena seorang niki bertarung melawan lawan nya yang terbaik, hingga satu waktu kaki nya di patahkan oleh lawan nya sampai tidak bisa berdiri.


ia menangis sejadi jadinya menahan rasa sakit, menit terakhir ia di diskualivikasi tetapi keajaiban tuhan ia mampu berdiri sampai berhasil melumpuhkan lawannya."


" setelah itu apa yang terjadi..?" tanya adrian lagi.


" setelah kemenangan niki,ayahku drop . ia harus segera di operasi tetapi waktu itu kita tidak mempunyai uang sepeserpun.kita sudah putus asa menangis di dalam ruangan rumah sakit, tetapi seorang gadis datang dengan senyum yang ceria dan langkah kaki yang terpincang pincang, ia memberikan semua hadiah nya untuk mebiyayai pengobatan ayah. padahal dia sangat membutuhkan uang itu" tutur ibrahim yang tanpa terasa air matanya jatuh membasahi pipinya, begitupun dengan adrian.


setelah mendengar cerita ibrahim berjuta penyesalan muncul dalam dirinya, ia mengutuki dirinya sendiri atas kebodohan nya.



\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


dalam perjalanan pulang adrian mengingat kembali saat ia mengabaikan istrinya, terutama saat hujan waktu itu.


ia menangis dan menyesali perbuatan nya.


" sayang, maafkan aku, aku sangat menyesal seharusnya aku mendengarkan penjelasanmu. aku sangat bodoh" itulah yang adrian ucapkan sepanjang perjalanan.


sesampainya di rumah ia membuka pintu dan berjalan tergesa gesa menuju kamarnya, tetapi di tahan oleh papa hendra yang sudah berdiri tegap di sana.

__ADS_1


" pa ,, apa papa melihat niki..?"


plakkkkk.. papa hendra menampar pipi adrian dengan sangat keras hingga meninggalkan jejak jari di sana. adrian terkejut kenapa papa nya menamparnya..


" beraninya kamu melakukan hal bodoh pada istrimu..!!! "


ucap papa yang tersulut emosi.


adrian terdiam, ia mengakui kebodohan nya. kesalahan nya.


" apa papa dan mama mengajarkamu seperti itu adrainnn.."


teriak papa


adrian menatap mama tetapi mama memalingkan wajahnya, ia tahu mama tania sama sedang kecewa atas sikap anak sulungnya.


" maafkan adrian pah,, adrian salah, adrian bodoh.." sesal adrian yang berdiri terpaku.


" dan kenapa kamu lakukan itu ,!!!!!!, kamu tahu adrian perempuan itu tak pantas untuk disakiti, perempuan di lahirkan untuk di sayangi. kau tahu ituuuu.."


" pah,,, adrian menyesal...."


" pergilah,,,, dan bawa menantuku sekaranggg...,,,!!!!"


adrian berlari keluar dan melajukan mobilnya , sepanjang jalan ia menyusuri tempat dimana istrinya, bahkan ia ke rumah mertuanya dan menanyakan keberadaan istrinya, tetapi orang tua niki pun tidak tahu.


setiap pagi ia berangkat untuk mencari keberadaan istrinya , mama dan papa mahendra pun yang melihat kegigihan adrian hanya bisa tersenyum.


" pa,, apa kita keterlaluan..??" ucap mama yang khawatir melihat perubahan badan adrian yang semakin kurus tak terurus.


" biarkan saja mah,, itu pelajaran untuknya supaya tidak menyakiti istrinya lagi.."


tania tidak bisa membantah kata kata suaminya karena semua itu ada benarnya juga.


***************


waktu berjalan begitu cepat sudah satu bulan niki berada di villa di temani indah, rupanya ia sudah melupakan kejadian itu, indah merasa heran dengan perubahan tubuh niki yang terlihat berisi dan pipinya sangan chubby..


" ki ,, kamu tuh makan mulu , lihat badan mu sekarang melar dua kali lipat payudaramu pun ikut membesar haha " ledek indah.


" biarin,,, lol.."


indah tekekeh dengan tingkah niki, " ki,, apa kamu tidak merindukan istrimu..?"

__ADS_1


niki menghentikan aktivitas makan nya " sebenarnya aku sangat merindukannya, tapi aku tidak tahu apa dia merindukanku atau tidak" ...


" aku yakin tuan adrian sedang mencarimu"


"aku tidak tahu ndah"


di sela sela percakapan mereka, tiba tiba mama tania dan papa hendra datang,


" hai sayang..." sapa mama..


niki yang mendengar suara mertuanya bangun dari duduknya dan memeluk mertuanya.


" mama,, niki rindu sekali sama mama.." ucap niki sambil memeluk erat tania, lalu ia pun bergantian memeluk papa hendra, papa hendra mengecup pucuk kepala niki " anakku,, apa kabarmu??"


" baik pah.." lalu niki melepaskan pelukan nya.


" oh ya mah,, pah,, gimana kabar mas adrian...?"


mama dan papa saling menatap satu sama lain, sedangkan niki menatap mereka bingung.


" sayang,,, apa kamu sudah memaafkan suamimu..?" tanya mama.


" mama,,, kejadian ini sudah lama, niki sudah memaafkan mas adrian kok" jawab niki ramah.


lalu mama tania menggenggam tangan niki dan berkata


" maafkan mama dan papa yang memisahkan kalian ya sayang" sesal mama.


" mama,, mama dan papa tidak salah kok, mungkin ini jalan terbaik buat kita"


" kamu baik sekali nak" puji papa.


niki tersenyum malu. mama tania pun mengatakan bahwa adrian sekarang sedang di rawat di rumah sakit, ia kelelahan karena mengabaikan kesehatannya demi mencari niki, niki pun merasa bersalah dan meminta untuk pulang menemui suaminya.


***************


niki menatap suaminya yang tertidur dengan selang infus di tangan nya, kata dokter ia mengalami tifus dan tak jarang ia muntah muntah seperti orang ngidam, sampai sampai dia tak masuk makanan sama sekali.


adrian tampak sangat kurus, niki duduk di kursi samping adrian berbaring, ia mengusap rambut suaminya.


mama, papa beserta indah meninggalkan niki sendirian menemani suaminya yang terbaring lemas .


selang berapa menit adrian membuka matanya, samar samar ia melihat wajah istrinya. lalu ia mengucek ngucek matanya dengan kedua tangan nya,,

__ADS_1


ternyata benar yang ia lihat niki yang sedang duduk di sampingnya, tanpa ragu adrian memeluk niki sambil menangis..


"maafkan aku,,, maafkan aku".....


__ADS_2