Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 48 ( tiba tiba aldy...... )


__ADS_3

di kantor


Aldy masuk ke ruangan adrian sambil membawa beberapa tumpukan berkas yang harus di tanda tangani, ia menyimpan nya di meja kerja adrian sedangkan adrian tidak menghiraukan kedatangan adiknya, ia hanya fokus dengan pekerjaan nya.


" kak, aku sangat lelah dengan pekerjaan ini, kapan kamu mau memberiku cuti liburan." keluh aldy sambil menjatuhkan dirinya di sofa. lalu adrian memeriksa berkas berkas yang di bawa aldy.


" emang kau mau pergi kemana,,?" ucap sang kakak sambil menandatangani berkas itu.


" ke pantai kek atau kemana gitu.." ujar aldy.


tiba tiba ponsel adrian berdering, lalu ia memeriksa ponselnya siapa yang menghubunginya ia pun tersenyum tatkala melihat nama yang memanggilnya.


" hallo assalamualaikum sayang.."


" waalaikum salam, sayang bolehkah aku ke kantormu" ucap yang di sebrang sana.


" boleh banget lah, sekarang kamu di mana"


" di jalan.."


" dengan siapa,,?"


" indah, udah dulu ya aku lagi di jalan sebentar lagi sampe sampai ketemu di kantor daah " ucap niki yang mengakhiri panggilan.


" dah sayang...".


lalu adrian menutup panggilannya dan memberitahu aldy kalau niki dan indah akan ke kantor sontak aldy sangat senang dan tanpa berkata apapun aldy bergegas keluar dari ruangan kakak nya. adrian hanya diam menatap kepergian adiknya yang tiba tiba bersemangat .


 


niki dan indah sudah sampai di halaman kantor sebelumnya indah terlebih dahulu memarkirkan motornya


 


" huuhhhh,, panas sekali cuaca hari ini " ucap niki sambil membuka helm nya.


" iya, sampai sampai kulitku gosong ini.." keluh indah.


" ayok masuk ah, aku udah gak kuat di luar,"


" cieeee,, gak kuat kegerahan atau gak kuat pengen ketemu suami" goda indah pada sahabatnya yang seketika wajah niki berubah menjadi merah merona.


" dua dua nya lah puas kauuu.." ketus niki.


mereka berjalan memasuki loby kantor sambil becanda, dari kejauhan aldy berlari kecil menyambut kedatangan niki dan indah.


" hai kak, hai ndah, kalian kenapa tidak memberitahuku kalau mau kemari..?" ucap aldy.


" emang nya kenapa harus memberitahumu, pentingkah??" ucap indah yang tak ramah. niki menyenggol indah dengan sikutnya ia merasa indah keterlaluan pada aldy, sedangkan aldy sudah biasa dengan juteknya indah padanya.


" mari keatas, kakak sudah menunggu.." ajak aldy pada kedua gadis cantik itu. mereka pun mengikuti aldy sampai lantai atas. aldy membukakan pintu untuk niki, ketika indah akan mengikuti niki masuk tiba tiba aldy menarik tangan nya indah pun mendelik sebal pada aldy karena ia ingin masuk.


" kau itu belum punya pasangan, jadi tidak pantas untuk masuk ke dalam.." ujar aldy.


" maksudnya...???"

__ADS_1


" ee,, kau mau bawa aku kemana..?" ucap indah tatkala aldy menarik paksa tangan indah untuk masuk ke ruangan nya. para karyawan yang ada di sana berkerumun melihat aldy membawa seorang perempuan ke dalam ruangan nya.


sampai nya di ruangan aldy indah takjub dengan desain interior ruangan aldy yang begitu simple tapi elegan.


"kenapa berdiri di situ, ayo duduklah.." ucap aldy. indah pun duduk di sofa dengan mata yang masih melihat di sekeliling ruangan.


" kau mau minum apa..?"


" ah tidak usah repot repot"


" tidak apa apa, aku pesankan kopi ya.."


" terserah kau saja "


aldy menghubungi office boy lewat telpon kantor dan memerintahkannya untuk membuat kopi setelah itu ia menhampiri indah dan duduk di samping indah, indah yang merasa risi pun berpindah tempat menjadi di sofa kecil.


" oh ya, kenapa tadi tuan menarik saya kemari..?" tanya indah yang masih penasaran.


" kakak ku sangat mencintai kakak ipar jadi jika kau masuk ke sana nanti yang ada akan merusak mata sucimu itu, mengerti tidak.." ujar aldy


" aku tidak mengerti maksudmu.."


" kau mau mengerti ya.." ucap aldy sambil tersenyum.


" jelaskan saja maksudnya apa, mungkin aku akan mengerti.."


mendengar kata kata indah aldy spontan tertawa terbahak bahak sedangkan indah merasa heran dengan tingkah aldy.


" ih kenapa malah ketawa sih..?"


" habisan kamu lucu sih.."


" ah sudah lupakan saja.." ucap aldy yang masih tertawa geli. tiba tiba kopi yang di pesan aldy pun datang. setelah kepergian office boy aldy memberikan secangkir kopi untuk indah mereka pun minum bersama.


" indah, apa kamu tidak ingin menikah seperti kakak ipar apa..?"


" hah, aku... " ucap indah yang terpotong karena ia berpikir.


" kenapa....?"


" aku sudah berjanji pada niki untuk menjaga paman dan bibi.."


" maafkan aku sebelumnya jika aku lancang, tapi kenapa harus kamu yang jagain paman dan bibi, kenapa tidak niki saja..?"


" ituu,,,,, karena dulu niki pun sama. ia menjaga orangtuaku, niki anak yang sangat baik, bahkan ia rela mengorbankan semuanya demi orang di sekelikingnya bahagia. termasuk ia telah membantu membiyayai pengobatan orang tuaku.." ucap indah yang tiba tiba menunduk.


" maaf, apa yang kakak ipar lakukan..?" tanya aldy lagi.


" cita cita terbesarnya adalah ia ingin kuliah, sampai ia menabung, tetapi harapan nya pupus karena uang yang ia tabung ia berikan untuk pengobatan orang tuaku, ya meskipun niki tahu penyakit yang orangtua ku derita sangatlah ganas, tapi niki mencoba untuk optimis dan pada akhirnya nyawa orang tuaku tidak bisa di selamatkan, makanya aku janji padanya untuk menjaga paman dan bibi.."


ucap indah yang tiba tiba segukan karena menceritakan masalalunya .


 


aldy merasa tidak tega, ia refleks memeluk indah dan mengusap punggungnya. " kamu yang yang sabar ya.."

__ADS_1


 


indah pun mengangguk dan melepaskan pelukan aldy.


" aku juga akan sangat menyayangi kakak ipar juga paman dan bibi." ucap aldy.


" niki sangat pantas untuk di sayangi.." ucap indah.


**************


" sayang, apa kamu sudah makan..?" tanya niki pada suaminya yang kini mereka sedang duduk manis berdua di sofa.


" setelah kedatanganmu aku jadi tidak lapar."


" hah, kenapa bisa..?"


" ya, karena cukup dengan menatapmu saja aku sudah kenyang.." goda adrian pada istrinya sambil menciumi area wajah istrinya.


" aihh, sudah jangan cium cium terus, nanti di lihat orang.."


" biarkan saja, suruh sapa dia lihat kita.." ucap adrian yang tidak peduli dan melanjutkan menciumi istrinya.


" sayang bagaimana kalau kita ajak indah dan juga aldy makan malam di luar,,,?"


" mmm, ide bagus, baiklah ..."


" ya sudah, bereskan dulu pekerjaanmu.."


" iya. tapi kau jangan kemana mana ya.."


"iya iya aku disini menunggumu."


karena niki ada di kantor adrian jadi malas untuk melanjutkan pekerjaan nya, tetapi ia juga harus profesional dalam pekerjaan nya, setelah mendapat perintah dari istrinya mau tak mau ia membereskan semuanya pekerjaan begitu juga dengan aldy. tetapi aldy hanya berpura pura duduk di depan laptop padahal yang ia kerjakan hanya memandang foto indah yang diam diam ia curi waktu pernikahan kakaknya.


sementara niki dan indah sama sama menunggu sambil melihat lihat majalah yang ada di bawah meja.


waktu pun sudah menunjukkan pukul 6 sore, akhirnya mereka bergegas untuk pulang.


niki mengajak aldy dan indah untuk makan malam bersama, dan mereka pun menyetujuinya. kini mereka sedang menikmati makan malam bersama dalam satu meja, melihat kemesraan adrian yang menyuapi istrinya aldy mendelik sebal " jadi kita di undang makan malam hanya untuk melihat kemesraan kalian ya, " protes aldy.


" kenapa, kalau kau mau suapi saja indah, iya kan sayang.." ucap adrian tanpa dosa, sedangkan aldy , niki dan indah saling melempar pandangan karena ulah adrian yang asal bicara.


" kau mengotori kesucian jomblo kami kak.." ujar aldy lagi


adrian niki dan indah menertawakan aldy pasal aldy adalah seorang playboy kelas kakap jadi mana ada seorang aldy jomblo yang suci begitulah pikir ketiga orang itu.


setelah makan malam selesai aldy, adrian, niki dan indah pulang dengan menggunakan mobil masing masing, dan sebelum mereka memasuki mobil aldy menarik tangan indah dan menghampiri niki.


" kakak ipar,,,," panggil aldy, niki pun membalikan badan nya dan menoleh ke asal suara tersebut.


" aldy...." ucap niki. entah mengapa aldy tiba tiba memeluk erat kakak iparnya , sedangkan adrian yang melihat semua itu segera menarik tangan niki tetapi pelukan aldy sangat erat di tubuh niki.


" lepaskan aldy, apa yang kau lakukan pada kakak iparmu.." ucap adrian sangat kesal.


" diamlah,, aku hanya ingin memeluk kakak ipar sebentar saja.."

__ADS_1


" al,, ini ada apa, apa kamu sakit?" tanya niki lembut.


aldy tidak menjawab pertanyaan niki, ia memejamkan matanya dan ia meneteskan air mata, sedangkan adrian sangat kesal bercampur heran.


__ADS_2