Cinta Anak Majikan Dan Pembantu

Cinta Anak Majikan Dan Pembantu
episode 46 ( kencan romantis )


__ADS_3

adrian menyelimuti tubuh polos istrinya yang sedang tidur karena kelelahan akibat ulah suaminya 😂😂 maklum beberapa hari ini ia berpuasa.


setelah itu adrian membersihkan dirinya dan mengganti pakaian nya, sebelum ia keluar dari ruangan istirahatnya adrian menghampiri niki yang masih tidur dan mencium keningnya. " aku mencintaimu" ucap adrian . sedangkan niki tidak merasa terusik sedikitpun.


lalu adrian melanjutkan pekerjaan nya. si sela sela pekerjaan nya juna masuk tanpa mengetuk pintu.


"kebiasaan kau.." protes adrian pada juna, tanpa membalas perkataan bosnya juna langsung duduk di sofa dan meletakkan paper bag berisi pakian untuk niki. adrian pun mengambil paper bag tersebut dan pergi menuju ruang istirahat.


 


di lihatnya niki masih saja belum terbangun dari tidurnya adrian pu melengkungkan bibirnya membentuk senyuman dan meletakkan paper bag itu di atas kasur.


adrian kembali menutup pintu dan duduk di kursi kebesaran nya,


 


" oh ya bos, besok anda ada pertemuan dengan client dari luar kota, " ucap juna.


" kau suruh saja aldy untuk menghandle semuanya.." ujar adrian yang masih berkutat dengan laptopnya.


" emang bos mau kemana..?" tanya juna heran.


" di rumah" jawab adrian singkat.


" rumah..???" tanya lagi juna dengan tatapan menyelidik, kali ini ia benar benar di buat penasaran oleh bos nya itu.


" kenapa kau menatapku begitu,, emang aku ini tersangka pembunuhan apa.." protes adrian karena ia kesal melihat juna menatapnya seperti sedang mengintimidasi. konsentrasi juna pun buyar karena protesnya adrian.


" ah,, tidak,, lagian bos client ini sangat penting , tidak bisa diwakilkan"


" ya sudah,, tapi jangan lama lama ya,,"


terserah apa katamu lah, dasar bos bucin.


" ingat ya juna aku tahu apa yang ada dalam pikiranmu"


juna pun terkejut ia berpikir kok adrian bisa tahu apa yang sedang ia pikirkan, dari pada urusan makin panjang akhirnya juna menyerah dan pamit keluar dari ruangan bos nya itu.


 


tak lama niki keluar dari ruangan dengan tubuh yang fresh dan ia sangat anggun dengan dress yang ia kenakan. niki pun menghampiri suaminya " kau sudah bangun" ucap adrian yang menarik niki hingga duduk di pangkuan nya.


 


" aku lapar.." ucap niki.


" kita makan di luar yuk, habis itu kita kencan "


" kencan??"


" iya, seperti nonton di bioskop misalnya"


 


niki mengangguk, ia sangat bersemangat untuk pergi lalu adrian membereskan meja nya dan pergi menggandeng tangan niki.

__ADS_1


di loby utama banyak pasang mata yang memperhatikan pasangan adrian dan niki, terutama mereka sangat menyukai niki yang ramah dan selalu menebar senyuman pada setiap orang yang ia temui.


 


di ruangan aldy


" kenapa wajahmu seperti di tekuk gitu jun..?" ucap aldy sambil memainkan hpnya.


"aku kira pak adrian bakal pecat aku.."


" emang kenapa..?"


" tadi aku mergokin dia sedang bermesraan dengan istrinya." ujar juna.


" hahhahahah,,,, lagian kau jun, kalau apa apa tuh ketuk pintu dulu"


" biasanya juga nyelonong masuk.."


" ya tapi kan ini situasinya berbeda, hahahah" ucap aldy sambil tertawa terbahak bahak.


" jadi gimana ini.."


" apanya?"


" pak adrian menyerahkan pertemuan dengan client penting padamu"


" santuy lah jun, biasanya kakak kan begitu, aku yakin pasti dia akan datang.."


 


juna pun mengangkat kedua bahunya.


***********


" iya,, emang kenapa apa ada yang salah ?"


" masa, kencan di tempat yang rame sih..?"


" hhehe, udah lah sayang anggap aja mereka tidak ada".


 


tak lama kemudian pesanan mereka pun datang, dan merka makan saling menyuapi satu sama lain, awalnya niki sangat canggung dan malu ketika adrian menyendokan makanan dan menyuapi niki, tapi mau tak mau niki harus mau karena di paksa. meskipun banyak orang yang melihat bahkan tak sedikit orang yang baper dengan keromantisan mereka tetapi adrian tak peduli.


" lho kok gak mau sih sayang, kan kencan kita belum selesai" ucap adrian, karena niki merengek minta pulang.


" kita nontonnya di kamar aja sayang " ucap niki sambil membuka pintu mobil dan masuk. adrian masih berdiri di luar. seketika bibir nya mengembang membentuk sebuah senyuman sepertinya ia mempunyai ide yang cemerlang, lalu ia masuk ke dalam mobil.


" kenapa lama sekali." rengek niki


" iya maaf maaf,, " ucap adrian sambil menutup pintu mobil.


lalu adrian memasangkan sabuk pengaman untuk niki.


" terima kasih,, kau baik sekali." ucap niki sambil tersenyum dan adrian membalas kembali dengan senyuman sambil menatap istrinya.

__ADS_1


" o ya sayang, bagaimana kalau filmnya aku yang tentuin"


" mmm,,, boleh tapi asal jangan yang aneh aneh ya, kalau bisa ya film kesukaanku" ujar niki


" maksudnya film yang lari lari di taman bunga terus guling guling gitu..?" tanya adrian sambil menyerengit.


" hmm,," niki mengangguk.


" film itu nanti saja, sekarang aku yang tentuin dulu "


" baiklah tuan kali ini aku ikut saja" ucap niki.


" naah begitu kan enak"


***************


berkali kali niki menjerit sambil menutup wajahnya dengan bantal melihat film yang ia tonton bersama suaminya di kamar.


" sayang udah dong aku takut..." ucap niki dengan wajahnya yang di tutup bantal, ternyata yang mereka tonton film malam satu suro susana.


" sudah ku katakan kalau kamu takut kamu tinggal peluk aku"


" itu sih kamu menang banyak" cerocos niki sambil membuka bantal yang menutup wajahnya.


" coba saj kalau gak percaya" ucap adrian sambil menarik bantal dari tangan niki dan melemparnya ke sembarang arah.


lalu niki menyandarkan kepalanya di dada adrian sambil memeluk adrian perlahan. ia mencoba ide yang adrian katakan barusan adrian pun tersenyum dan mencium pucuk kepala niki.


" masih takut gak hm..?"


"belum, kan kuntilanaknya belum keluar" ucap niki yang nyaman berada di pelukan suaminya.


mereka pun kembali fokus menonton, dan disaat adegan tokoh antagonis mencabut paku dari kepala pemeran utama disaat itulah berubah menjadi hantu menyeramkan niki pun berteriak sambil menenggelamkan wajahnya di dada adrian, adrian pun mencium tangan niki lembut.


" sudah lah,,aku tidak mau nonton"


" sedikit lagi sayang tanggung.."


"tapi aku takuut"


adrian pun mengambil remot di atas nakas lalu mematikan tv nya.


" sudah ku matikan tv nya" ucap adrian. lalu niki membuka matanya dan berpindah posisi.


" kalau begitu ayo kita tidur.." ajak niki.


" enak aja, kan waktu kencan belum selesai"


" terus apalagi.?" tanya niki yang polos.


adrian menyeringai lalu menarik niki kedalam pelukannya. dan kini posisi niki berada di atas adrian.


" ayo lakukan sekali lagi.." ajak adrian


" maksudnya..?"

__ADS_1


" bikin dedek bayi lagi" bisik adrian ke telinga niki. niki pun membelalakan matanya, karena ia tidak bisa keluar dari cengkraman suaminya akhirnya ia hanya bisa pasrah saja.


 


__ADS_2