
Selipan surat terakhir Dendra
Aku ingin membekukan waktu
berlabuh di anatar bintang yang berkelip paling terang
Pada mu sang pemilik hatiku
Mengering raga tidak cukup terganti di ujung hari perpisahan panjang
Semoga jantung ku tetap utuh berdetak kembali walau suatu hari raga ini tak lagi lag utuh
__ADS_1
Kepada Lembayung senja
Aku masih tetap mengingat wajah mu di saat hembusan terakhir ku. Jika engkau sudah membaca surat ku ini maka tidak akan lagi ada gangguan surat misterius, coklat-coklat di dalam laci dan candaan hanya untuk membuat mu tersenyum. Ketahuilah satu hal, tidak ada yang bisa menggangtikaan posisi ratu yang bertahta seutuhnya cinta ku untuk mu.
......................
Dia telah lama memendam rasa, setelah kepergiannya. Semua hal terungkap setelah kepergiaannya. Kebaikan, budi yang tertanam tidak bisa terbalas oleh apapun di dunia ini. Dendra pergi hanya meninggalkan nama yang di kenang sepanjang hidup orang-orang di mengenalnya.
Siapa yang menyangka selama ini Dendra mengutus Tomi sebagai mata-mata agar menjaga Lembayung. Semuanya telah terlambat bahkan untuk membalas kata sayang padanya. Di dalam diri Kinan, tepat di jantungnya pemiliknya adalah Dendra yang sangat mencintai wanita itu sedangkan diri Kinan tidak menyangkal bahwa dia mencintai Lembayung melebihi dirinya sendiri.
Di depan makan Dendra, keduanya menabur bunga dan meminta restu agar Kinan menjadi kekasih Lembayung. Motto mereka adalah tiga sekawan yang tidak terpisahkan, tapi kali ini terpisah hingga nama Dendra hanya menjadi sebuah ingatan yang tidak terlupakan.
__ADS_1
“Kali ini ijinkan aku menjadi kekasih mu, aku telah melewati kesakitan hidup yang hampir merenggut nyawa ku. Lembayung, aku akan menjaga mu seutuhnya. Mau kah engkau menjadi kekasih ku?” tanya Kinan berlutut di hadapannya.
Langkah Zen di tahan Tomi dan Bombom, kali ini mereka saling menggengam tangan setelah Lembayung mengangguk setuju. Sebuah jantuh si pemilik cinta sejati, rela mengorbankan diri demi orang yang teramat dia cinta. Kinan menolak dengan keras melanjutkan sekolah di luar negeri.
Tom tetap memegang janji pada Dendra menjaga Lembayung dari kejauhan bahkan setelah tiada. Janji seorang pria yang menjalin persahabatan baik. Kinan sama sekali tidak marah melihat Lembayung menyiapkan sebuah kotak khusus sebagai surat-surat pemberian misterius selama dua semester yang ternyata dari Dendra. Di masa depan nanti setelah dia berhasil menggapai cita-cita. Dia akan menceritakan pada anaknya bagaimana sebuah hati yang tulus tanpa pamrih tertuang dalam tulisan sederhana yang dia terima setiap hari.
Perihal Rosa dan para sekutunya masih mencari cara menyakiti Lembayung di sela rasa iri dengki mereka. Pada liburan kelulusan, kak Husni mengajak mereka berjalan-jalan di daerah pohon maple. Kinan dan Lembayung berusaha mengambil daun maple yang berguguran.
Sepasang kekasih itu berhasil mengambil sehelai daun lalu saling bertukar dalam harapan selalu bersama dalam suka dan duka. Meskipun masa depan meraka masih panjang, Kinan tetap berharap Lembayung tidak pernah bosan dengan dirinya. Setelah kelulusan nanti mereka berencana melanjutkan sekolah perguruan tinggi di tempat yang sama. Kinan mengambil jurusan pertanian sedangkan Lembayung mengambil jurusan ekonomi. Pada kelulusan tahun ini, mereka tetap menyempatkan diri berziarah ke makam Dendra. Bunga-bunga segar masi h tampak memenuhi sekitar tempat peristirahatan terakhirnya.
“Lembayung, selamanya cinta ini utuh untuk mu” Kinan.
__ADS_1