
"Kita akan unggul dari perusahaan Satria Datama apa pun harus kita lakukan!!!"bentak seorang CEO besar dari perusahaan Graha Tama,yaitu tuan Siregar.
Dia CEO besar dia punya seorang putri tunggal yaitu Julya,dia masih polos dan tdk mengerti tentang perusahaan ayahnya.
"Ayah apa yg ayah bicarakan ditelpon?"tanya julya,datang ke kamar ayahnya.
"Ehhh tdk..tdk ada hanya bisnis..ini sudah malam..tidurlah ..kamu pasti capek pindah kesini yakan?"tanya ayah
"hmm iya ...tapi aku tunggu bunda selesai makan..!"ucap Julya.
"Tidur duluan..besok hari pertama kamu jadi mahasiswi baru...iyakan?"ucap ayah menghentikan telponnya.
"hmmm iya..apa aku akan punya teman?"
"tentunya...masak anak ayah yg baik ini tdk ada teman?"ledek ayah sembari merangkul pundak Julya.
"Julya...kamu dimana sayang???"panggil bunda dari ruang tamu.
"Iya ...bunda...ada apa??"jawab Julya berlari ke ruang tamu.
Julya anak yg manja jika bersama bundanya,manjanya bak seorang bayi yg meminta gendong.
"bunda..."rengeknya
"apa?kenapa ?"ucap bunda mencubit pipinya.
"apa bunda mau mengelus rambutku saat tidur?"tanya julya,sambil mempout bibirnya.
"bunda malah memukul sayang pipi julya.
"ayo..ini sudah malam kamu besok kekampus!"ucap bunda menuntun julya kekamarnya.
dilain tempat seorang pemuda yg bebas dunia,dia sedang bengong diteras rumahnya,
sambil menikmati minuman bersoda.
"satria..!"panggil mama.
__ADS_1
"ya..apa?"jawab satria tanpa menoleh kesumber suara.
"istirahat lah..ini sudah malam!"ucap mama.
"ya..nanti..aku belum mengantuk!"ucap satria.
ayah satria datang sepulang dari kantor dengan nama dijas tuan galih Sanjaya.
"satria..tidurlah!"ucap datar ayah.
satria pun bangun dan pergi dengan malas.
kekamar.
"halo?"jawabnya ketika handphonenya berdering.
"sayang..."rengek seorang wanita dari telpon.
satria menutup telinga dan membiarkan dia mengoceh tanpa henti.
dia tidur namun handphonenya ngoceh di balkon.
padahal satria malah tidur pulas di ranjangnya, membiarkan wanita itu ngoceh.
Paginya.
Dikampus
satria duduk bak seorang preman di depan kelas,
"satria ...katanya ada mahasiswa baru!"ucap Deva datang membawa rokok.
satria yg notabene tdk merokok mengambil rokok itu dan menginjaknya.
"jangan kebiasaan!"ucap satria,kembali duduk di tempatnya.
"Napa Lo?"tanya Deva.
__ADS_1
"mahasiswa baru itu musuh gw!"gumamnya berbisik.
"apa Lo bilang?"tanya Deva karna tdk dengar jelas apa yg dikatakan satria.
"kagak..kagak ada apa apa!"ucap satria.
"jangan banyaj ngomong sana pergi!"ucap satria mengusir dengan tangan.
Siangnya
"hey...kamu baru..jadi..ayo kita berteman!"ucap Dea yg suka bergaul.
"hmm baiklah aku setuju apa aku boleh tau namamu?"tanya julya.
Dea memperlihatkan nama tag bajunya.
"ohhh Dea..kenalin aku julya Gautama! panggil aja julya!"ucapnya
"salam kenal..apa kau anak perusahaan?"tanya Dea.
"aishh dari mana kau tau?"
"tadi aku tdk sengaja melihat biodatamu!"kagum.
satria datang dan menarik tangan Dea
"ehhh apa ini?"
julya yg melihatnya hanya menutup mulut Karna tdk menyangka laki laki menyakiti anak perempuan.
"kemana???"ekor Dea mengikuti satria.
"kenapa kamu dekat dengannya?"ucap satria marah.
"kenapa?dia baru. jadi aku akan berteman dengannya juga..!"ucap satria.
satria mencengkram lengan Dea namu. julya menangkis dan membuat tangan putih satria memerah.
__ADS_1
"apa kau tdk punya sopan santu?!"bentak julya.
komen dulu dan like baru up lagi