
"julya..kamu kenapa?"tanya Dea.
julya hanya menggeleng mengusap air matanya.
satria menghela nafasnya dan berjalan ke meja julya.
"aku minta maaf..aku salah!"ucap satria.
"kau apakan satria?"tanya Dea.
"kau dengar aku?aku minta maaf!"ucap satria dengan tulus nya.
"hmm baiklah!"ucap julya
satria tersenyum dan kembali ke kemejanya.
Satria tdk tau jika ayahnya dan ayah julya ada persaingan bisnis,hanya saja satria mengannggap mahasiswa baru ialah orang yg bakal membuatnya kesal seperti halnya Amel yg gila cinta dengan satria.
"ada saja...dasar cengeng!"gumam satria.
sang dosen datang dengan sebuah kotak
"sekarang kita bakal mencari ketua PMI untuk kampus!"
(btw author gk tau ada PMI gk di kampus? jadi author buat aja ya)
"saya pilih julya!"ucap Dea.
julya yg lagi melamun jadi terkejut
"heh kenapa aku?"tanyanya.
"kamu kan udah pernah jadi sekarang kamu jadi ketuanya!"ucap Dea.
semua seisi kelas menyetujuinya lain dengan satria dia diam saja karna dia sudah Presma (presiden mahasiswa),dia sih setuju aja kalau yg lain setuju.
"satria kau setuju?"tanya dosen
__ADS_1
"jika yg lain setuju kenapa tdk!"ucap satria.
"julya kamu mau?"tanya dosen
"i--iya saya akan menerimanya!"ucap julya.
"baiklah.. 1 bulan nanti kita sekelas akan camping dihutan!"ucap dosen.
"baik pak"serentak semua mahasiswa.
sampai julya pulang sifat manjanya keluar saat turun dari mobil.
"Bunda......!"julya berlari dan memeluk bundanya yg berdiri menunggu dipintu.
"bagaimana harimu?"tanya bunda dalam pelukan.
"hmm senang banyak teman..dan ada kabar gembira!"ucap julya.
"apa?ayo masuk dulu baru cerita!"ucap bunda .
julya duduk disofa dan mengoceh di hadapan bunda.
"jadi ketua?wahhhh kamu baru hari pertama sudah jadi ketua?bunda bangga sama kamu!"ucap bunda menata rambut panjang julya.
"kamu mau makan?bunda sudah masak!"ucap bunda.
"iya...aku sudah lapar..!"rengek julya.
bunda pun mengambilkan makan siang di meja dan membawa ke sofa.
"ayo makan!besok besok makan di meja makan..!"ucap bunda.
"hmm males ahh!"ucap julya menyantap makan siangnya.
Dirumah satria.
"satria.. jangan melamun makannya!ayah pulang karnamu!"ucap ayah.
__ADS_1
"aku tdk semanja itu makan harus didampingi!"ucap satria,memainkan makanannya.
"kamu kenapa?"tanya mama.
"tdk..aku hanya males makan!"ucap satria.
"ayah kembalilah kekantor selesai makan!"ucap satria kembali kekamarnya.
"deret....dret.....dret..."
"halo..!"jawab satria.
"apa?kau tdk ada kerjaan selain ngoceh?"tanya satria.
"ayolah...kau ke tongkrongan!"ucap Arya.
''aku males aku juga banyak urusan!!"ucap satria mematikan telpon.
satria berada didepan komputer melaksanakan tugasnya sebagai Presma.
"loh flash disk ku mana?"ucap satria menggeledah bukunya.
satria mengambil telpon dan menelepon Dea
"Dea..kau mengambil flash disk ku?"tanya satria.
"hmmm biar ku ingat!hmmmm iya..aku lupa!"jawab Dea
"sekarang dimana?"tanya satria.
"eeee.... gimana..ya..!"
"ayo jawab.. dimana kau bawa?"grutu satria.
"jatuh di tas julya saat dia nangis tadi...!"ucapnya dengan sendu.
"aishh kau ini...beri aku no telponnya aku akan menelpon!"ucap satria.
__ADS_1
"iya iya..aku kirim..maaf ya!"ucap Dea.
"yadah ..cepet!"ucap satria memutus telpon.