CINTA DALAM PERMUSUHAN

CINTA DALAM PERMUSUHAN
julya dimaki


__ADS_3

"tdk..tdk papa!"ucap satria,menahan sakit.


"permisi tuan!"ucap bibi.


"ya ada apa bik?"tanya galih.


"ada tamu dari tuan muda!"ucap bibi.


satria yg merasa tdk mengundang siapa siapa pastinya penasaran siapa tamunya.


"siapa bik?"tanya satria.


"perempuan tuan!"ucap bibi.


"pacarmu satria?"tanya mama.


"tdk...!!"ucap satria.


satria pun menghampiri dan membukakan pintu.


"julya..!"


"hey..!"jawab julya melihat orang yg mebukakan pintu untuknya.


"ahhh masuklah!"


julya pun masuk,kagetnya galih melihat julya datang dan menginjakkan kakinya.


"kau putri Siregar!!keluarlah!!!!!"bentak galih mampu membuat satria maupun julya kaget.


"kenapa kau kesini!!!!?"bentak galih bangun dari duduknya.


galih sudah pernah melihat wajah dari putri saingannya.


"ayah ..apa apaan ini!"ucap satria.


julya seketika berlindung dibalik punggung satria.


"menjauh lah dari putraku..putri penghkianat!"bentak ayah.


satria menghalangi saat ayahnya ingin menyakiti julya.


"tdk!!!tdk bakal aku biarkan ayah menyakitinya!"ucap satria.


mama hanya bisa diam karna tdk berhak dia mencampuri masalah bahkan dia sudah tau.


"ayahmu...sudah berhianat padaku ..aku tak akan biarkan kau berhianat pada putraku!"ucap galih menunjuk ke julya dengan nada tinggi.


"apa maksud ayah?"tanya satria masih setia melindungi julya.


"minggir kau satria!!!!!!"bentak ayah.


"tdk...tdk akan!"bentak satria.


galih pun mendorong satria kesofa,


"akh!!"pekiknya saat perutnya terbentur ke ujung sofa.


"plakkk"galih menampar julya sampai dia tersungkur kelantai.

__ADS_1


satria terduduk dilantai menahan sakit memegangi perutnya.


"jangan dekati putraku!!"bentak galih ke julya.


julya hanya melihat satria yg menahan sakit.


satria bangkit dan menarik ayahnya kesamping dan memulai melawan.


"aku menghormati mu sebagai ayahku,hargai juga temanku!"bentak satria.


"kau berani melawanku?"bentak ayah.


mama satria yg mempunyai rasa belas kasihan membantu julya berdiri.


"kamu tdk papa?"tanya mama.


"hmm tdk.."lirih julya.


"maafkan suami saya..!"ucap mama.


"kamu pulanglah..nanti satria akan menelponmu..!"ucap mama.


"tapi **-tapi..satria..!"ucap julya namun dipotong terus.


"kamu pulang,pulang nanti kau akan kena masalah.. sopirku akan mengantarmu!"ucap mama, mengantar keluar.


satria masih berdebat dengan galih.


"hentikan ucapan mu ayah!!!"ucap satria,masih sabar.


"berhenti menasehati ayah!!!"bentak galih menunjuk ke satria.


"jangan macam-macam dengan ayah satria!!!!!"bentak galih.


"aku mencintainya!"ucap satria


"TUTUP MULUTMU!!!"bentak galih


satria yg kelewat marah hampir saja menghajar ayahnya sendiri,namun ayahnya malah menghajar perutnya sekali.


"bugh"


satria seketika kaget tentu dia kesakitan


"akhhhhhh"pekiknya.


"perbaikilah sikapmu!"bentak galih,pergi menyudahi pertengkaran mereka.


mama hanya melihat acara pertengkaran itu.


satria pun kekamarnya pelan pelan memegangi perutnya.


baru sampai didepan kamarnya dia terhenti karna tangannya terasa basah.


"ssshhhh"lirihnya saat tangannya berisi sedikit darah.


perutnya terluka karna tonjokkan ayahnya dia segera masuk kamar.


satria masih pada fase bodo amat dengan lukanya.

__ADS_1


dia segera tidur untuk memulihkan tenaganya yg terkuras untuk acara kampus.


saat dia sudah tertidur mamanya datang membawa bubur yg diminta satria tadi.


"satria..apa kamu tdk makan?makanlah dulu..!"ucap mama, mengelus rambutnya.


satria membuka matanya dengan sayu tersenyum kemamanya.


"aku masih mengantuk..!"ucap satria.


"ayo makan dulu...kamu belum makan!"ucap mama.


satria pun bersandar di bantal dan diberikan bubur oleh mamanya,bahkan disuapi.


"bagaimana tugas presmamu?"tanya mama.


"hmm baik !"ucap satria yg masih mengunyah makanan.


tdk disangka galih selaku Ayah keluar dari ruang pakaian satria membawa koper.


"ayah apa itu?"tanya mama.


"satria kamu keluar dari rumah!"ucap ayah.


satria kaget mendengarnya


"aku tdk ingin melihat putra yg mencintai putri musuhku!"ucap ayah.


satria yg masih mengantuk pun turun ranjang dan mengambil koper nya.


"ayah apa apa an ini ayah...!"bentak mama.


"sudah kamu diam saja!"bentak ayah.


satria pun mengambil obatnya dilaci sebelah ayahnya berdiri.


"apa itu?"tanya ayah.


"apa pedulimu?"ucap satria.


satria menarik koper dan keluar kamarnya,


satria pun tdk membawa mobil dia berjalan menyusuri jalan kota untuk mencari taksi.


satria melambaikan tangan untuk menghentikan taksi.


satria langsung masuk setelah taksi berhenti


"antar saya ke hotel!"ucap satria.


Sampainya dihotel


satria tdk mengabarkan julya sama sekali,dia tdk ingin julya khawatir terhadap dirinya.


setelah check-in satria langsung ke kamarnya untuk istirahat.


"apa aku salah mencintai seseorang?apa aku salah melawan ayahku?apa aku salah sebagai laki laki yg melindungi seorang wanita?"batin satria.


coment baru aku lanjut!!!!!!!!

__ADS_1


__ADS_2