CINTA DALAM PERMUSUHAN

CINTA DALAM PERMUSUHAN
Aku melindungmu


__ADS_3

"aku akan keluar sebentar kamu tunggu disini!"ucap satria.


"Oklah cepat pulang!"ucap Julya,memeluk satria.


"Baiklah aku akan cepat pulang,kamu tunggu disini!"ucap satria mencuil hidung julya.


Deva hanya menatap kosong Kedinding putih abu-abu.


"Ayo Deva kita berangkat!"ucap satria.


"Baik tuan!"ucap Deva.


Sampai diparkiran


"Kau mau kemana?"tanya satria.


"mengantar tuan muda!"ucap Deva.


"jaga julya aku bisa jaga diri!"ucap satria masuk ke mobil pengemudi.


"Hati hati tuan!"ucap Deva, membungkuk.


Deva pun kembali ke kantor setelah satria berlalu pergi.


Siregar datang ke kantor satria dan menerobos masuk.


"Tuan!! mohon tuan keluar dari kantor ini!!"tegas Deva.


Julya hanya melongo melihat ayahnya datang tiba tiba.


"Ayah!"


"Ayo ikut ayah pulang!"tegas Siregar.


"Hah..dia ayahnya?"batin Deva,kaget


"Tdk aku tdk akan pulang,ayahku seorang pecurang dalam pembisnis!!"ucap julya.


Terjadi pertengkaran antara mereka berdua dikantor.


Siregar yg membawa cutter langsung menarik Deva dan mengarahkan pisau itu ke leher Deva.


"Ke..Kenapa... saya..!"ucap Deva yg gugup.


"Yah jangan macam macam dengan pisau itu!"ucap julya.


"Iya..aku akan pulang dengan ayah..maka lepaskanlah dia!"ucap julya.


"pulang dan menikah dengan Arya atau dia mati!"ucap Siregar


"Ya...aku pulang!!"


Ajudan Siregar sudah memegang tangan julya dan mengantar ke mobil.


"Katakan pada tuan mudamu jangan dekati putriku lagi!"ucap Siregar melepas Deva.


Siregar pun pergi meninggalkan kota itu.


"yak..apa yg kalian tonton!!"bentak Deva,melihat karyawannya semua menatap Deva yg terlihat panik.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Siregar menarik tangan julya untuk masuk ke rumahnya.


"Kamu berbohong?"ucap bunda yg sudah menunggu di sofa.


"Hiks..hiks..hiiii aku MEMBENCI ayah!!"ucap julya.


"Tuan Siregar!"ucap Arya yg tiba tiba muncul.


"Aku akan melangsungkan pertunangan malam ini!"ucap Arya.


"Cantik,calon istriku cantik!"ucap Arya menyentuh dagu julya.


Julya menamparnya"Apa maksudmu begitu!! aku tdk akan menikah dengan mu!"bentak julya.


"Dasar perempuan kurang ajar,tapi tdk papa,aku akan menghukummu nanti jika kita sudah menikah!"ucap Arya.


"Ayah..apa maksud ayah?apa ayah menjodohkan ku pada laki laki ini?"bentak julya.


"Ya!aku menjodohkan kanmu supaya kau menjauh dari satria!"ucap Siregar.


"Tdk aku tdk akan menikahimu!"ucap julya dengan ekspresi marah.


"Hooo kau tdk mau?maka akan dibayar dengan nyawa satria!"ancam Arya.


"Jangan..jangan berani kau menyentuhnya,aku akan membunuhmu jika kau berani menyentuhnya!"bentak julya.


Arya mengambil walkie talkie"Dimana dia sekarang?"


"Satria sedang meeting saya sedang mengawasi nya!"


"Jika aku bilang bunuh kau langsung lenyapkan dia!"ucap Arya.


"Ayah..bunda...apa apaan ini,kalian mau membunuh ku dengan menikahi ku pada laki laki kurang ajar ini?"bentak julya.


Bunda hanya bisa menangis melihat putrinya.


"Jawab!!!"bentak julya


Arya hanya memberi paperbag besar


"Sayang...malam ini pertunangan kita berdandanlah yg cantik untuk calon suamimu ini!"Ucap Arya menggoda.


Arya bergegas pergi dari rumah itu.


Julya menangis kenceng"Ayah,kau bukan ayah yg aku kenal!"ucap julya.


Siregar tdk kecewa atau penyesal atas keputusannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sorenya pukul 14.34


Satria kembali kekantor,Satria heran kenapa suasana kantor berubah drastis.


"Deva!"panggil satria.


"Maaf!"ucap Deva,menunduk.


"Ada apa ini?dimana julya?"tanya satria,menatap sinis.


"Nona dijemput ayahnya tadi pagi,dan..!"ucap Deva.


"Dan apa..?"bentak satria.


"Kata ayahnya akan dinikahkan!"ucap Deva.


Satria menjatuhkan tasnya dan mencengkram kerah leher Deva.


"Aku menyuruh menjaga nya,!!!!"Bentak satria.


"Maaf..itu ayahnya saya tdk bisa ikut campur!"Ucap Deva melihat amarah satria.


"Siapkan helikopter cepat!!"bentak satria.


"Aku harus bertanya ayah dimana alamatnya!"batin satria.


Selama dihelipkopter satria gelisah wajah terlihat khawatir.


"Maaf karna saya lalai dalam bertugas!"ucap Deva.


"Kau akan mendapatkan hukuman nanti!"ucap satria.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sampai dirumah galih satria langsung masuk

__ADS_1


"mama..ma..!"panggil satria.


"satria..ada apa kau tiba tiba datang?"tanya galih.


"beritahu aku alamat rumah Siregar!"ucap satria.


"ada apa satria?kenapa tiba tiba datang?"tanya mama.


"Beritahu aku dimana alamat Siregar!!"Bentak satria.


"Satria!!!"bentak ayah,karna satria berani menaikkan nada bicaranya.


"Aku mohon beritahu aku..!!"lirih satria.


"Apa kau ingin cari mati?"bentak ayah.


"Jalan xx no 2"ucap mama.


"maaahhh!"bentak galih.


"Mama dengar julya akan dijodohkan hari ini,maka kejar dia jika kau mau!"ucap mama.


Satria seketika berlalu keluar dari rumah dan langsung masuk ke pengemudi.


"Jangan biarkan dia terluka,ini demi kita semua jangan sampai dia terluka!"ucap Siregar,pada Deva.


Deva segera masuk ke mobil dan sebagai penumpang.


Satria benar benar menyetir seperti pebalap,Deva hanya triak ketakutan.


"arghhhh aku mohon jangan ajk aku mati!!"triak Deva.


...****************...


Julya sudah memakai pakaian putih dan masih dimake up.


"nona jangan menangis nanti make up-nya jadi hancur!"ucap penata rias.


"Ohh maaf,maafkan aku!"ucap julya mengusap air matanya.


"Satria..maafkan aku..aku minta maaf..aku akan ingkar janji untuk selalu bersamamu!"batin julya.


"Sudah cukup jangan dimake up dia sudah cantik dengan wajah naturalnya"ucap Arya.


"Ayo cantik acaranya akan dimulai!"ucap Arya, menggenggam tangan julya dengan kencang.


Bunda menghampiri dan melepas genggaman Arya"biar saya yg menuntunnya!"


"Baik calon mertua!"ucap Arya,bergegas pergi.


"Bunda..!"lirih julya


"Maafkan bunda sayang..maafkan bunda..!"ucap bunda memeluk putrinya.


"Bunda..aku tdk menyukai nya..aku mencintai satria..bukan laki laki itu..hiks..hiii!"ucap julya dalam pelukan bundanya.


"Cinta dalam permusuhan itu susah sayang..!"ucap bunda.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Satria sampai dirumah Siregar Deva sudah dihadang oleh ajudan.


"Anda ada perlu apa datang kemari?"tanyanya.


"ohh saya tamu undangan dari acara pertunangan nona julya!"ucap Deva.


"Maaf tapi acara pertunangan nya digedung gold Graham"ucapnya.


"Ahh saya salah alamat berarti"ucap Deva masuk lagi ke mobil.


"Gold Graham!"ucap Deva.


Satria langsung tancap gas ke gedung itu


"Tuan mohon hati hati!"tegur Deva.


......................


Tdk banyak yg diundang dalam acara pertunangan itu.


Arya sudah menunggu dipanggung membawa cincin berlian ditangannya.


"Silahkan nona julya untuk naik ke atas panggung pertunangan"


Julya berjalan dengan gaunnya dengan wajah kecewa.


Arya yg muak karna jalan nya lambat akhirnya menuntun julya untuk naik dengan cepat.


"Satria..!"batin julya.


Saat Arya akan memasangkan cincin


BRUGHHHH"Suara pintu dibuka.


Memperlihatkan satria datang hanya dengan kemeja putih naik ke atas panggung dan langsung menc*um bibir julya.


"Cup"💋😲


"SATRIA!!!!!!"Triak Arya yg marah.


Bunda maupun ayah serta undangan kaget karna beraninya satria mencium bibir seorang wanita yg akan menjadi status istri orang lain.


Julya seketika memeluk satria dengan erat.


Arya menggerakkan jari tengah nya,Raksa datang dari belakang satria.


SREKKK


"akhhhhh!"lirih satria,matanya melotot saat merasakan jika punggungnya ditebas pisau.


Tangan julya merasa ada tetesan darah dan melihat kearah satria.


"Satria...kamu kenapa?"khawatir julya melihat ekspresi satria.


"Satria...!!"panggil julya.


Brughhh"Satria tergeletak dengan bersimbah darah dipunggung nya.


Julya langsung merebut pistol dari penjaga disampingnya.


"Jangan mendekat..!!!"peringatan julya mengarahkam pistol ke semua orang.


"Jangan menyentuh kami hiks..hiihii jika kalian berani maju selangkah kemari..aku jamin kalian akan melihat jasadku disini!!"triak julya.


"Mundur kalian semua...!!!"perintah julya.


Satria sudah hilang kesadaran


Doorr"tembakan pertama keatas sebagai peringatan dari julya.


"sayang..jangan begitu..!"histeris bunda.


"Julya hentikan kebodoh*nmu!!"ucap Siregar.


Arya melawan dan mendekat ke arah satria.


"heyy menjauh atau..!"


dorr"


"arghhhh!!"triak Arya karna julya menembak kakinya.


"Wanita s*Alan!!"triak Arya.


Deva merangkul datang langsung merangkul kepala tuan mudanya.


"Tuan..tuan..!"panggil Deva.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dimobil


"Satria.. sadarlahhh!!"lirih julya merangkul kepala satria.


"Halo dokter datang ke kediaman keluarga galih Datama!"ucap Deva.


"kenapa kau tdk membawa saja ke rumah sakit!!"triak julya.


"Ada alasan jadi diamlah!!!"bentak Deva.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Satria diobati dikamarnya ada 2 dokter dan semua alat medisnya, sedangkan satria tengkurap dengan telanjang dada.


Wajahnya pucat pasi,berbarengi oleh air mata dari ekor matanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Julya terduduk dilantai menangis dalam diam,gaun putih yg dia gunakan berubah warna merah Karna darah satria.


Galih hanya menatap dari jauh menunggu dari luar kamar satria.


"Sebesar itukah cintanya?antara disuruh memilih mereka akan memilih dirinya terluka daripada orang yg dicintainya!"batin galih.


"Apa aku salah menilai julya selama ini?apa aku salah karna melarang hubungan mereka?"


Galih mendekat dan jongkok dihadapan julya.


julya menatap galih"maafkan saya..ini karna satria menyelamatkan saya!"


"Saya yg minta maaf, yakinlah satria akan baik baik saja!"ucap galih,mengusap air mata julya.


...****************...


Satria sudah tertidur dengan tubuh yg diperban.Bibir seksinya menjadi pucat dan pecah pecah,tetes demi tetes infus jatuh, mata yg tertutup rapat,dengan selimut yg hampir menutupi seluruh tubuhnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"jangan sampai berita ini tersebar!"ucap Siregar.


"Bagaimana jika Siregar bakal mengatakannya!"ucap Arga.


"Saya yakin dia tdk bakal dipercaya, sedangkan perusahaan nya sedang kekurangan dana sekarang!'ucap Deva.


Dea yg tinggal adem ayem di luar negeri harus pulang karna masalah ini.


"Tante,apa julya tdk makan?"tanya Dea


"Apa kamu bisa membujuknya?bujuklah dia untuk makan!"ucap mama


Dea menyetujui dan masuk kekamar tamu yg dimana julya menangis dibalkon.


"Julya..kamu belum makan dari kemarin,aku membawa makanan makan ya!"ucap Dea.


"Aku pulang untuk menemani mu,makan ya..!"


Julya hanya menggeleng


"Satria akan sedih jika kamu menyiksa dirimu sendiri karna dia terluka!"ucap Dea.


Julya pun melihat Dea


Dea tersenyum"akkk aku suapi!"


Bujukan Dea berhasil membuat julya makan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Deva mengelap tubuh satria,mata satria terbuka perlahan dan melihat Deva.


"tuan..tuan.. muda apa ingat saya?"tanya Deva


Satria mengangguk pelan


"huuuhhh syukurlah!"


"Tdk ada yg boleh masuk kekamar tuan selain dokter dan saya!"ucap Deva.


Deva pun bangun dari tidurnya


"tuan jangan bangun, tuan masih lemah!"ucap tuan.


"Aku ingin memanggil seseorang!"ucap Deva.


...****************...


...****************...


...****************...


Julya berjalan ke kamar satria dan membuka pintu,tampak kosong tdk ada satria.


"apa kebahagiaan ku akan diambil sekarang!"tangis julya.


Tiba tiba ada yg memegang tangan julya dan memeluknya.


"Tdk ada yg berani mengambil nya sebelum mendapatkan ijinku!"ucap berat satria.


tangis julya pecah saat mendengar suara satria.


"kenapa kau tidur terlalu lama..!!"tangis julya.


"kenapa?apa kekasihku ini rindu dengan ku?"ucap satria menopang dagu di bahu julya.


"Tdk!aku tdk rindu!"ucap julya.


"Benarkah?kalau kamu tdk rindu aku akan tidur lagi !"ucap berat satria.


"jangan..ya..aku rindu..aku sangat rindu..!!"tangis julya.


Satria membalik badan julya untuk menghadap kepadanya.


"Berapa lama kekasih ku ini menangis?"tanya manja satria.


"sampai bengkak begini..jadi kurang cantik!"ucap satria


"Biarkan aku jelek,apa kau tdk suka?"tegas julya,masih tetap menangis.


"Aishh hanya kurang cantik.. bukan jelek..tapi jika tdk menangis maka akan sangat cantik!"ucap satria,senyum satria yg merekah.


Julya memeluk satria dengan erat


"arghh!"lirih satria.


"kenapa?"tanya julya.


"hati hati masih perih..!"ucap satria,cemberut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Siregar makin hancur sedikit demi sedikit mulai dari cabang satu ke cabang lain.


Saat tengah malam Siregar masuk kekamar Raksa,saat Raksa harus lembur.


Mengobrak-abrik lacinya.


Struk belanja, transfer rekening,dan juga ada dokumen keluaran perusahaan.


"Dasar keponakan tdk tau diri!!"tegas Siregar.

__ADS_1


__ADS_2