CINTA DALAM PERMUSUHAN

CINTA DALAM PERMUSUHAN
ketika camping


__ADS_3

3 Minggu kemudian


"bunda...nanti sore aku akan camping..apa ada aku lupakan?"tanya julya.


"hmm kamu berapa hari disana?"tanya bunda.


"2 hari kayaknya!"ucap julya.


julya berlari ke kamar dan menelpon satria.


"satria..!"


"apa?"satria menjawab sambil menyiapkan barangnya.


"heh nanti kau jangan aku kamu oke..!"ucap julya.


"kenapa?"tanya satria.


"kamu bilang aku kamu hanya padaku... aku risih..!"ucap julya.


satria tersenyum "iya..iya..kau nanti jangan nempel..!"ucap satria.


"sama siapa?"tanya julya.


"sama siapa hayo?"ucap satria.


"heh..siapa yg nempel sama kamu!"ucap julya kelewat salah tingkah.


"siapa yg nempel sama aku?"ledek satria.


"tau ahh !"ucap julya,malu karna salah ngomong.


"yaudah aku mau beres beres aku tutup telpon!"ucap satria.


"hmm!"ucap julya tdk bisa menghentikan rasa malunya.


julya pun turun menemui ayahnya yg baru datang dari kantor siang hari.

__ADS_1


"ayah...!"julya berlari dan memeluk ayahnya.


"aishhh sudah besar masih aja peluk peluk!"ucap Siregar.


julya hanya tersenyum,julya melihat paper bag warna coklat ditangan ayahnya.


"apa itu ayah?"julya langsung merebut.


"ehhh ehh jangan main main!"ayah berusaha menghentikan.


"julya..jangan main main itu pisau!"peringat Siregar.


saat julya mendengar kata pisau dia hanya membuka hanya melihat.


"buat apa?"tanya julya, mengembalikan paperbag.


"buat bunda!"ucap bohong Siregar.


"oohh ya..apa aku sudah bilang pada ayah aku jadi ketua PMI dikampus?"tanya julya.


"bunda sudah bilang pada ayah..kamu pintar jadi..orang memilih mu..hari ini kau melakukan dengan baik,nanti dihutan hati hati ya!"ucap ayah Siregar.


SORENYA


Julya dan teman sekelasnya sudah ada dihutan jati, terlihat eksotis jika malam,tdk seram juga karna sorenya kunang kunang mulai berterbangan.


pukul sudah menunjukkan pukul 18.00


"anak anak kita sudah buat tenda,karna jumlah kita banyak kita jaga diri sendiri ya..bapak tdk bisa mengawasi semua lagi pula kalian sudah dewasa!"ucap sang dosen.


SEBELUM SAMPAI DIHUTAN


julya diberi perintah oleh ayah


"julya..nanti apa kau bisa mencari bunga kecombrang!"ucap ayah.


"hmm..ya..nanti aku usahakan aku akan cari dengan satria!"ucap julya.

__ADS_1


Siregar tersenyum puas karna rencana bakal dijalankan.


Sekarang julya melihat kunang kunang yg berterbangan disekitarnya.


"heh apa kau liat?"tanya Arya.


"hmm tdk..aku hanya melihat Kunang kunang!"ucap julya.


"hmmm kunang kunang kau liat..kunang kunang aja gk minta diliatin"ucap Arya langsung menyusul yg lain siap siap api unggun.


"heh turunkan itu p3k mu..kenapa kau bawa terus!"ucap satria datang dari belakang.


"suka aku lah!"ucap julya.


"aku disuruh cari bunga kecombrang sama ayahku...apa kau mau bantu aku?"tanya julya.


"anak Sultan disuruh nyari bunga kecombrang!"ledek satria.


"mau bantu kagak?"kesel julya.


"hmm ayo!"ucap satria mencari lentera.


mereka pergi kehutan beriringan menikmati malam di hutan jati.


"untuk apa cari bunga itu?"tanya satria.


"entah..aku juga tdk tau!"ucap julya memeluk tangan satria karna takut.


Satria hanya tersenyum saat tangannya dipeluk.


"bagaimana cari malam malam cobak?"decak julya.


satria diam meneliti kebawah,tiba tiba dia berhenti.


"apa ada yg mengikutiku?"batinnya.


"satria..kenapa?"tanya julya.

__ADS_1


"hmmm tdk.."ucap satria melanjutkan jalannya.


__ADS_2