
"ayah mengenalmu lebih baik,tatap mata ayah dan katakan yg sebenarnya!"galih mengangkat dagu satria,mata satria menatap mata ayahnya.
"kenapa ke kota itu?"tanya galih.
"aku...aku ada urusan!"ucapnya bola mata yg tdk fokus.
"kau berbohong!"ucap ayah,masih sabar.
satria tdk menjawab perkataan ayahnya,membuat galih duduk menarik tangan satria dan membawanya kekamar galih.
"kau bisa katakan atau ayah cari tau sendiri..?"tanya galih.
"aku diculik dan disekap!"ucap satria,yg mau jujur juga.
Galih seketika marah
"siapa yg menculikmu?"bentak ayah.
mampu membuat satria kaget dengan bentakkan itu.
"Siregar tuan Siregar perusahan Graha Tama!"ucap satria
"ayah akan urus ke kantor polisi!"pergi ke pintu.
satria menahan tangan ayahnya
"jangan ...aku akan memanfaatkan seseorang!"ucap satria.
"apa yg kau maksud?"tanya galih,yg sangat marah.
"aku akan mengangkat sekretaris!"ucap satria.
"jangan bicara apa apa ayah akan melapor ke kantor polisi selesai dari kantor!"ucap galih pergi.
"yahh ayah...ayah..!"panggil satria,mengejar.
"dengarkan aku ayah!"ucap satria.
"yah...ayah.. ayah..yah..!"berusaha mengejar ayahnya,namun sampai dilorong rumah satria berhenti dan memegangi kepalanya.
FLASHBACK ON
Saat kecil satria pernah merasakan hal yg sama seperti sekarang,saat orang tuanya bakal pergi keluar negeri untuk bekerja dan meninggalkan satria dengan neneknya.
"ayah. satria ikut ayah...ayah..!!"rengek satria memegang tangan ayahnya.
"ayah...ayah..ayah jangan tinggalkan satria yah...ayah..hiks. ..hiks..!"nenek mencegah satria dengan memeluknya.
Ayah dan mamanya pun pergi meninggalkan satria disana.
"mama....mama...mama..jangan pergi juga...!!!!"triak satria.
FLASHBACK OFF
Satria tersungkur kelantai mencengkram kepalanya,itu lebih menyakitkan daripada terpisah dengan pasangan.
galih yg tdk mendengar panggilan satria pun menoleh kebelakang dan berlari kearah satria saat melihat satria tersungkur bersandar didinding.
"satria...satria..kamu kenapa?"tanya galih panik.
"kapan ayah dan mama meninggalkan ku?"tanya satria,yg masih mencengkram kepala nya.
Galih tersentak atas perkataan satria
"kau... mengingat sesuatu?"tanya ayah.
"hmm!!"
Galih seketika memeluk satria dan mengelus kepalanya.
"jangan kau paksakan lama kelamaan akan muncul sendiri!"ucap galih.
"ayo ayo kita berdiri!"ucap galih menuntun satria kekamarnya.
setelah satria duduk,galih datang membawa obatnya dan memberi satria minum obat itu.
"uhuk...uhuk..uhuk..!"
galih memberinya minum dan memeluknya lagi.
"sa..kit..!"pekik satria merasakan kepala nya sakit.
galih memeluknya sambil duduk"tenangkan pikiranmu..!"ucap galih dengan lembut.
satria memeluk ayahnya seperti anak kecil
"eunghh!"
"kenapa badanmu panas?"tanya galih.
"kamu demam!"
dalam beberapa menit satria ketiduran didalam pelukan ayahnya.
"kau ini seperti anak kecil saja!"gumam galih saat tau satria tertidur dipelukannya.
Galih membaringkan satria dan menyelimutinya.
__ADS_1
"dasar anak kecil!"gumam ayah.
galih bergegas turun menemui istrinya
"satria lagi demam tolong kamu jaga dia!"ucap galih menyantap sarapannya.
"demam?"
"iya dia demam,dia kecapean !"ucap galih.
mama segera naik membawa kompres.
mama membuka pintu dan melihat satria sedang bersandar di bantal.
"satria..kamu kebangun?"
"ayah mana?"tanya satria.
"ayahmu sedang sarapan ada apa?"tanya mama.
mama menghampiri satria dan mengompres dahinya.
Begitu sayang kedua orag tuanya terhadap dirinya,satria seperti anak itik yg selalu minta perlindungan bahkan bersikap seperti anak kecil.
PAGINYA
satria sudah mendingan,dia bergegas mandi dan memakai jasnya.
"satria ayah ada tugas besar untukmu!"ucap galih.
"apa akan aku trima!"ucap satria memakai dasinya.
"kamu bekerja di cabang diluar negeri!"ucap galih.
"kenapa begitu?"satria kaget mendengar hal itu.
"ya..kamu tinggal disana juga!"ucap galih.
"karna disana kita memerlukan mu "ucap galih.
"masak iya aku harus tinggal dengan julya?"batin satria.
"apa ayah harus mencari orang untuk membantumu?akan ayah Carikan sekarang!"ucap ayah, bergegas pergi.
"ehh ehh ayah aku udah ada orangnya!"ucap satria.
"benarkah?bagus!kamu berangkat kapan?"tanya galih.
"Nanti aku pikirkan,aku harus minta persetujuan dari orang itu dulu!"ucap satria.
"hmm baiklah ayah berangkat dulu!"ucap galih menghilang dari kamar satria.
"aku terlalu pintar mencuri nomer telponnya!"ucap sinis satria.
Satria menelpon julya dibalkon
"halo ini siapa?"jawab julya
"apa kau tdk ingat namaku?kau amnesia?"
"heh jawab ini siapa!!!!"bentak julya.
"satria Sanjaya!!!"bentaknya juga.
"darimana kamu dapat nomerku?"ucap marah julya.
"mana mungkin aku biarkan kamu lepas begitu saja kamu bereskan pakaian mu bawa ke halte bus!"
"heh buat apa?apa alasannya aku membawa pakaian keluar?"tanya julya.
"keluar negeri!!cepat!!"bentak julya.
satria langsung menutup telpon
Julya nurut saja dia merapikan pakaian dan membawa koper turun.
"julya kamu mau kemana?"tanya Siregar.
"kenapa bawa koper sayang?"tanya bunda.
"a..a..aku akan keluar negeri lagi..jadi aku akan berangkat sekarang!"ucap julya.
"apa yg kau cari keluar negeri?"ucap Siregar karna kesal.
"aku hanya ingin berlibur!aku berangkat!'ucap jukya buru buru keluar rumah.
Satria sudah berangkat dan menaruh koper dibagasi mobil.
"Satria kamu jaga diri kamu ya sayang!"ucap mama.
satria hanya tersenyum "aku hanya keluar kota..mama jangan nangis nanti aku akan balik lagi"ucap satria.
"satria kamu hati hati!"ucap Siregar.
"iya..aku akan hati hati!"
"heh jangan ngebut nyetir mobil awas kamu ngebut!"ancam ayah.
__ADS_1
satria pun naik kemobil dan mencengkram setir mobil sambil tersenyum.
"sudah sekian lama aku memakai mobil sendiri!"batin satria.
Sampai dihalte
satria membuka jendela mobil
"hey masukkan koper mu dibagasi!"ucap satria.
julya menurutinya dan memasukkan koper nya.
"kita akan kemana?"tanya julya dari jendela.
"masuk aja dulu!"ucap satria.
julya pun duduk dikursi penumpang disebelah satria.
satria langsung menancab gas dan melajukan mobilnya.
"heh kau bisa hati hati tdk?"takut julya.takut.
Raksa mengurus perusahaan Siregar tampak biasa saja namun dibalik wajahnya yg polos dia melakukan penggelapan dana yg cukup besar,setiap perusahaan mendapatkan keuntungan.
Taktiknya dengan wajah polos berhasil membius semua orang seisi kantor.
"permisi pak,tuan Siregar menunggu anda datang keruangannya!"ucap seorang karyawan.
"hmmm baiklah!"
Raksa bergegas ke ruangan Siregar
"ada apa paman?"tanya raksa.
"kenapa keuntungan bulan lalu sedikit sekali?"langsung to the point.
".........."terdiam sejenak
"aku tdk tau..aku mendapat data dari Rendra!"ucap Raksa membuat alibi sendiri.
Karna rasa percaya siregar dengan Raksa membuatnya begitu tdk curiga terhadapnya.
"Kita liat perkembangan nya!"
Dikantor Satria Datama
"aku sudah mengirim satria keluar kota,aku takut dia akan di kena jebakan dari Siregar lagi,apa keputusanku benar?"tanya Siregar terhadap saudaranya,Arga dia sangat berjasa dalam perusahaan galih.
"aku tdk yakin,siapa yg menemani putramu disana?"tanya Arga.
"temannya aku juga tdk tau teman siapa yg dimksd,dia yg milih sekretaris untuk dirinya sendiri"ucap galih.
Satria dan julya sudah sampai ke apartemen
"heh kita ngapain ke apartemen sebesar ini?"tanya julya.
"kau akan tinggal bersama ku!"ucap sinis satria.
"apa mksdmu?"
"kau akan tinggal bersamaku karna aku ada tugas dikota ini..!"jelas satria.
"sampai kapan?"tanya julya.
"jangan banyak ngomong bisa?"bentak satria.
satria dan julya sampai diapartemennya pemilik apartemen datang.
"tuan ini kuncinya sebagai betah disini!"ucap pemilik
"maaf tapi apa status kalian disini?"
"kami hanya.."pemotongan dari satria.
"kami suami istri yakan sayang?"ucap satria merangkul pundak julya.
"heheh..iya iya!"jawab julya.
"kamu baru menikah kemarin jadi kami buru buru pindah!"ucap satria dengan senyum terpaksa.
"pengantin baru..semoga cepet dapet momongan ya,saya pamit pulang!"ucap pemilik apartemen.
"apa katanya? momongan?"batin satria.
julya menusuk dengan jari jidat satria
"kamu bisa biarkan aku ngomong tdk!kan dia jadi salah paham!"ucap julya kelewat marah.
"biarkan saja..aku akan membuat apa yg dia katakan!"ucap satria,sambil merapikan pakaian.
"apa?"khawatir
satria mendekat ketelinga Julya
"Momongan!"bisiknya
Satria tersenyum jahat jika dia berkata hal begitu.
__ADS_1
"Dasar otak mesum!"teriak julya.