CINTA DALAM PERMUSUHAN

CINTA DALAM PERMUSUHAN
Aku akan selalu bersamamu


__ADS_3

"Aku akan mencari julya nanti dan membawa nya pulang!"ucap Siregar,marah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Satria sudah ditunggu Deva didepan gedung dan juga deretan pegawai nya yg sudah menunduk untuk memberi hormat.


Mata Deva tertuju pada leher satria yg terdapat bekas merah.


"Apa yg kamu lihat?"tanya satria.


"aaa tdk ada apa apa tuan!"ucap gugup Deva.


Saat didalam ruangan satria,satria tdk sengaja lewat kaca dan melihat lehernya ada bekas merah.


Mata satria kaget dan melihat ke julya.


"Dasar.. *****!"gumam satria.


Satria melanjutkan pekerjaannya dia tdk bisa marah pada julya entah kenapa begitu.


Apa dia sudah menjadi bucin?😂


"Satria apa aku boleh keluar?aku lapar!"tanya satria.


"ayo..!"ajk satria menarik tangan julya.


"kenapa kau ikut?"tanya julya


"aku juga lapar ya aku harus makan dong!"ucap satria


Saat keluar,untuk sekian kalinya Deva melihat keuwuan satria dan julya.


DiRestaurant


"heyy apa kau tdk makan seminggu, pelan pelan makannya?"Ucap satria.


Julya yg makan cepat namun satria yg tersedak.


"uhuk..uhuk..!"


Julya memberi air minum


"kau yg harus hati hati!"ucap julya.


"apa kau sudah datang bulan?"tanya satria mulai serius.


Julya tersenyum puas


"hey aku tdk suka kau tersenyum seperti itu aku serius!"ucap satria.


Julya melanjutkan makannya tanpa menghiraukan satria.


"hey aku ini serius aku harap kau tdk hamil!"ucap satria.


"Apa kau merasa menyentuhku malam itu?"tanya julya.


"tdk..!"ucap satria.


"jadi tdk terjadi apa apa!"ucap julya sembari ketawa.


"Apa apaan kau ini kau tdk merasa tapi ingin bertanggung jawab gitu?"tanya julya.


"ya tentu!"ucap satria.


"walau itu bukan karna mu?"tanya julya sambil tertawa.


"iya..!!"ucap satria.


"Gilak kau gila!"ucap julya.


"percaya malam itu tdk terjadi apa apa!"ucap julya.


"kau menipu?"tanya satria.

__ADS_1


"iya,aku menipu mu!"ucap julya tertawa puas.


Satria hanya tersenyum melihat julya tertawa puas hanya karna julya berhasil menipunya.


"Aku mencintaimu lagi!"batin satria.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hidup Raksa masih tenang saja karna penggelapan dana perusahaan yg dia lakukan masih berjalan lancar.


Dia menghambur uangnya untuk bermain dengan wanita.


"sayang..!"ucap wanita yg ada disamping tempat tidur Raksa.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Jangan menangkap tuan Siregar terlebih dahulu,biarkan dia mengakui satu persatu nanti!"ucap satria.


"Tdk bisa kami harus menangkap dia!"ucap polisi.


"saya tidak melarang anda namun saya yg ingin dia mendapatkan hukuman yg setimpal!"ucap satria.


Polisi menyerah debat dengan satria yg notabene tdk akan mengalah.


...****************...


Malamnya


Satria lagi dan lagi masih dikantor padahal jam sudah menunjukkan pukul 22.00.


Satria melihat julya yg tertidur disofa,satria yg ingin pulang tdk tega untuk membangun kannya.


Satria menggendong julya seperti seorang bayi.


Dan anehnya julya tdk terusik sama sekali


"Deva siapkan mobilku!"ucap satria.


Deva lagi dan lagi dan terus lagi jiwanya meronta-ronta melihat kemesraan tuan mudanya.


Tak butuh waktu lama satria sampai diparkiran apartemen nya.


Julya tidur seperti orang pingsan dia tdk terusik sama sekali dari tadi.


Ting


Satria bergegas masuk saat pin pintunya terbuka dan membaringkan julya dikamar julya.


Satria tiba tiba tersenyum saat julya sadar saat dia menyelimutinya.


Satria duduk disamping ranjang masih dengan senyum terbaiknya.


"Tidurlah!"ucap satria.


Julya memejamkan matanya perlahan.


"aku mencintaimu lagi!"gumam satria


mampu membuat julya membuka matanya lagi dan menatap satria.


"apa aku tadi salah dengar?"batin julya


"aku mencintai mu!"ucap satria


Julya hanya menduga tetap mimpi


Satria pun mendekat dan menc*um


💋 secara sekilas.


Saat satria ingin bangun,julya spontan menahan kerah baju satria.


Satria menatapnya,julya menc*um membalas ciuman satria.

__ADS_1


"kau sudah mengambil ciuman pertama ku jadi aku harus membalasnya!"Ucap julya.


Satria hanya tersenyum puas"ini sudah malam tidurlah!"


"Aku juga punya perasaan yg sama!"ucap julya.


Satria terhenti lagi saat ingin bangun,namun kali ini terhenti saat mendengar ucapan julya.


"Kau serius mengatakan itu?"tanya satria.


Julya memeluk satria dengan erat,satria tersenyum bahagia membalas pelukannya.


"aku sangat merindukanmu yg dulu..hiks..!"tangis julya yg merasa laki laki yg dulu dia cintai telah kembali.


"Heyy kenapa kau menangis..!"ucap satria mengusap air matanya.


"Aku takut..hiks..hiks..!"ucap julya.


Satria membaringkan dan mencium keningnya.


"Tdk akan terjadi apa apa..!"ucap satria.


"Tidurlah..aku akan tidur jika kau sudah tidur!"ucap satria.


Author be like:Dasar bucin..😒


"aku tau apa yg kamu khawatir kan,aku akan melakukan yg terbaik nanti!"batin satria.


"Ayo tidur kemarin malam aku belum tidur dan sekarang apa kamu tega membuatku tdk tidur lagi?"tanya satria.


Julya pun memejamkan matanya dan terlelap tidur.


Satria pun mandi dan bergegas tidur dikamarnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Aku akan membantu perusahaan mu tapi ada satu syarat!"ucap Arya.


Arya ialah seorang anak konglomerat terkenal di kota itu.


"Apa syaratmu akan aku penuhi!"ucap Siregar.


"Putrimu untukku!"ucap Arya.


"Nikahi aku dengan putrimu julya maka perusahaan mu dengan perusahaanku akan menjadi yg terhebat mengalahkan Satria Datama.


"Aku akan mempercayai mu untuk putriku aku akan membawa pulang putriku dari satria!"ucap Siregar.


"2 Hari lagi pertunangan ku,aku akan memesan tempat!"ucap Arya.


Besok paginya


Saat satria membuka mata tampak julya berpakaian rapi sudah ada disampingnya mendekap dagu dengan tangannya.


Satria langsung mencium keningnya


"apa kau akan selalu ada bersama ku?"tanya satria.


"Tentu,tapi kau harus melakukan yg sama!"ucap julya.


satria tersenyum dan bergegas bangun dan bersiap siap kekantor.


"Aku ada meeting nanti kau tunggulah dikantor "ucap satria,memakai dasi.


"Ok baiklah!"ucap julya yg duduk diranjang mengayunkan kakinya.


"Ayo kita berangkat!"ucap satria.


Julya menghampiri satria dan mencium sekilas bibirnya dan beranjak keluar.


satria hanya tersenyum puas.


Sampainya DIKANTOR

__ADS_1


Satria mengambil semua kertas dokumen dan petisi.


__ADS_2