CINTA DALAM PERMUSUHAN

CINTA DALAM PERMUSUHAN
-


__ADS_3

"Aaaaaaa!!!"triak satria saat melihat julya tidur dipelukannya,bahkan dia bangun dan berdiri.


Julya pun meregangkan tubuh nya dengan santai.


"arhhh berisik kau!"gumam julya menyelimuti dirinya lagi.


"ke-ke-kenapa kau ada di kamarku?"tanya satria.


"Apa yg kau lakukan disini?"


"arhhh kau ingat saja sendiri!"ucap julya.


Dibalik selimut julya merencanakan sesuatu yg akan membuat satria tunduk.


"Apa yg aku ingat?aku tdk ingat apa apa!"ucap satria mulai panik.


Julya pun bangun dan mengancing kemejanya, padahal tadi balik selimut dia sengaja membukanya.


Mata satria makin panik "aku tdk melakukan apa apa kemarin malam yakan?"


"Apa?tdk melakukan apa apa katamu?"


"Aku melakukan apa?"tanya satria.


"Masak iya aku ingatkan?ahhh basi!"julya pun pergi keluar kamar.


Julya pun kembali ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya.


Satria memukul kepalanya sendiri "arghhh kenapa aku melakukannya?"dengan mudahnya satria percaya bahwa dia melakukan sesuatu pada julya tadi malam.


Selesai mandi satria keluar dan melihat julya yg sedang memasak makanan di dapur.


"Satria bodoh!"batinnya.


Satria duduk dimeja makan dia terlalu gugup


"hmmm..apa aku minum tadi malam?"tanya satria.


"Ya kau minum dengan ku!"ucap julya.


Julya menghidangkan makanan bubur didepan satria.


"Makanlah !"ucap julya.


Julya duduk didepan satria menatap nya dengan sinis.


"kenapa kau melihatku seperti itu?"ucap satria.


"Aku punya rahasiamu jadi kau harus turut padaku!"ucap julya


"Kau mengancamku?"tanya satria.


"Tdk aku tdk takut ancamanmu!"Ucap satria dengan bangganya.


Tilulit"suara pin pintu apartemen.


Terlihat Deva yg datang


"kenapa kau tau pin apartemen ku?"tanya satria.


"Saya diberitahu nona julya "ucap Deva.


"hey Deva kemarin malam tuan mu.."


"ya ya..aku akan turut padamu!"ucap satria tiba tiba memotong pembicaraan julya.


Deva hanya nyengir dan tetap berdiri disampingnya satria.


Satria menarik tangannya Deva untuk duduk dikursi.


"Kau sarapanlah disini, kau belum tidur ?tidurlah dikamar ku!"ucap satria,tiba tiba bersikap sangat hangat.


"ahh tdk saya akan pulang nanti!"ucap Deva.


"hmm baiklah jika itu keinginannya!"ucap julya.

__ADS_1


Satria yg jadi was was sekarang setelah mendengar jawaban Deva.


"ayolah diam diri disini..!"ucap satria.


"ahh tdk..nanti saya mengganggu kalian!"ucap Deva.


Drttt...drttt"handphone Deva.


Deva mengangkat nya,hening saat Deva menelpon.


"ahh eomma..ya..aku akan kesana sekarang!"


Julya sedang sibuk dengan makanannya,Satria melihatnya "apa aku benar melakukan nya?tapi kenapa dia tdk merasa malu atau pun takut dia terlihat biasa saja,jika dia benar melakukan nya padaku pastinya dia akan marah ataupun kesal!"batin satria.


"Tuan saya ijin pulang ayah anda hanya bilang jika beliau tdk bisa menemui anda akhir akhir ini!"ucap Deva.


Saat Deva pulang hanya ada keheningan di apartemen itu.


"Apa yg akan aku lakukan jika begini?"pikir satria.


Satria pun keruangan nya untuk mengambil laptopnya.


Dia terus mengamati cctv yg memperlihatkan seorang OB menuangkan sesuatu di minuman.


"Itu office boy yg menatapku dengan intens hari itu!"batin Satria.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Siregar pun menyuruh seseorang untuk mengantarnya untuk menemui Song,mata mata yg mengawasi satria dikantor.


"Temui aku dicafe !"ucap Siregar ditelpon.


"Baiklah!"ucap song.


Satria memakai jubah hitam keluar buru buru


"Satria..kau akan kemana?"tanya julya.


"Aku akan keluar sebentar !"ucap satria bergegas pergi.


"ahhh Deva sedang kerumah orang tuanya!"kesal satria.


Satria pun memakai taksi untuk ke cafe itu dicafe satria menyamar.


Dia ke cafe menyamar memakai jubah hitam yg duduk dibelakang Song.


Tangan satria menjalar ke bawah kursi song menempel perekam suara untuk merekam semua yg mereka katakan nanti.


Supaya tdk ketahuan menguping satria memesan minuman cappucino.


"bagaimana keadaan satria?"tanya Siregar yg baru datang langsung to the point.


"Dia tewas !"ucap song dengan senyum smirknya.


Mata Siregar melotot tdk percaya


"Kau serius?"tanya Siregar memastikan.


"Untuk apa aku berbohong?"ucap song.


"Kau sudah membuang botol bisa ularnya?aku harap kau tdk ceroboh!"ucap Siregar.


"Aku menyimpan nya di bawah lantai dapur!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Satria berhasil menjalankan rencananya dia membawa rekaman cctv dan rekaman suara dari cafe tadi kekantor polisi.


"Saya sudah mendapatkan bukti untuk kasus saya!"ucap satria.


Kepala kepolisian masih tdk menyangka padahal saat laporan masuk satria sudah dikatakan tewas karna racun.


"A..aaa baiklah..saya akan melihat rekamannya!"ucap kepolisian gugup dengan tatapan tajam satria.


...****************...

__ADS_1


Malamnya


satria pulang dan menaruh jubahnya dan melipat lengan kemejanya.


"haahhh"menghela nafas.


"Kau dari mana saja ...kau keluar tdk ada pengawasan..aku yg khawatir disini..Deva tdk mengangkat telpon!"ucap julya yg ngomong tanpa rem.


"aku yg keluar,kenapa kau yg panik!"ucap santai satria duduk dimeja makan.


"hey...duduklah dikursi bukan dimeja!"tegas julya.


Satria pindah kekursi dan menarik tangan julya,julya yg belum siap menerima tarikan terduduk dipangkuan satria.


"Ada apa denganku?aku merasa pernah dekat dengannya!"batin satria saat kedua orang ini sedang bertukar pandang.


"Ada diotak ku..!"triak batin julya.


Julya malah menatap bibir merah tipis milik satria.


"lahap...lahap...lahap.."itu terdengar ditelinga julya.


"Apa aku benar melakukan sesuatu padamu kemarin malam?hah?"tanya satria.


Julya terdiam dan fokus pada bibir seksi satria.


Satria yg tdk mendapatkan jawaban pun tersenyum dan meraba pipi kanan julya dan...


💋cupp..


dan ******* pelan sambil menekan tekuk julya untuk memperdalam.


Keesokan paginya


"hey bangun..!!"triak julya dari samping tempat satria tertidur.


Satria membuka matanya dan melirik tajam ke arah julya.


"Aku..tdk tuli..!jangan membuatku tuli mendadak!"ucap satria dengan suara khas orang yg baru bangun.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Siregar menemui galih untuk sekian kalinya kekantor.


"maaf tuan..anda dilarang untuk menemui tuan galih mulai dari sekarang!"ucap seorang wanita.


"ada kau mencari kakakku?"ucap Arga selaku ayah Dea,dan saudara galih


"aku kesini hanya ingin ucapkan turut berduka cita!"ucap Siregar.


"untuk apa kau berduka?hahahaha!😂"


"aku dengar putra penerus perusahaan satria Datama sudah tewas!"ucap Siregar.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Galih yg membuka berita juga kaget


"tdk...tdk mungkin!"ucap Siregar.


"*SATRIA PUTRA PENERUS SATRIA DATAMA DIKABARKAN TEWAS KARNA KERACUNAN PARA WARTAWAN MENDAPATKAN BERITA SEHARI SETELAH KEMATIAN*"


Itu yg tertulis di beranda berita yg membuat galih hampir frustasi.


Siregar buru buru keluar dan menghampiri Arga.


"Arga..ayo kita ke Seoul cepat.."ucap galih yg terlanjur panik.


Baru sampai di pintu masuk tiba tiba mama selaku istrinya datang dengan keadaan menangis.


"ayah..satria yah..ajak dia pulang..berita itu tdk benar...hiks..hiks..hiihiii!"


Alurnya saya susah mencarinya wajar jika saya sulit update,jadi mohon maaf jika ada yg menunggu saya up.


yg baca tinggalkan jejak kalian dengan like atau vote.

__ADS_1


__ADS_2