CINTA DALAM PERMUSUHAN

CINTA DALAM PERMUSUHAN
Rencana siregar


__ADS_3

satria tdk menjawab omongan julya dan malah menatap dengan amarah.


"julya..julya..sudah jangan ribut dia saudaraku..satria.."ucap Dea menepuk pundak julya.


"kandung?"tanya julya lagi.


"ahh tdk..dia sepupuan dengan ku!'ucap Dea.


"ayo kita pergi dari sini!"ucap julya menarik tangan Dea menjauh dari sepupunya itu.


Malah ada yg memeluk satria dari belakang,seketika satria menangkis dan membentak.


"HENTIKAN!!!"bentak satria.


"kenapa?"ucap Amel ,dia mantan pacar satria tapi mereka udah putus walaupun putus sepihak.


Satria fakboy?


tdk dia tdk sepenuhnya begitu,dia hanya bilang suka tapi tdk ada keseriusan, seperti dia bilang cinta namun tdk dia jalani,ehh tau tau bilang putus.


dia bisa dibilang laki laki yg tdk bertanggung jawab atas kata katanya.


"berhenti mengikuti seperti ekor!"ucap satria.


"Lisa!!!!suruh teman Lo ini waraskan otaknya dikit!"ucap satria,pergi.


Lisa yg tdk tau apa apa hanya bisa menggaruk kepalanya yg tdk gatal.


satria duduk dikantin sendiri,karna dia sedang bolos kelas.


"satria..kau bolos?"tanya Dea yg tdk sengaja lewat.


"hmm!"jawab singkat satria,masih memejamkan mata.


"kenapa?"tanya Dea lagi mendekati satria.

__ADS_1


"pusing!"jawab singkat satria.


"astaga..kalau pusing ke UKS bukan kantin,mana ada orang pusing ke UKS,sana masuk!"suruh Dea.


satria tdk menggubris perkataan Dea,dia tdk peduli sama sekali.


Dea turun tangan dan menarik paksa satria biar masuk ke kelasnya tanpa peduli ucapan satria yg mengatakan dirinya lagi pusing.


"ayo sana belajar!"ucap Dea


satria masuk ke kelasnya dan mengikuti pelajaran dengan kepala pusing.


pastinya itu tdk nyaman,pastinya mengganggu sekali.


satria mengikuti kelas dengan usahanya sesuai apa yg dia liat dipapan walaupun dia harus menyipiti matanya supaya tau apa yg dituliskan.


"satria!"bisik Dea.


"ckk!"decaknya


"apalagi..?"kesalnya,dari tadi dipanggil Mulu.


satria tdk menjawab nya


"punya sepupu gk pekaan banget!"batin satria.


Julya menikmati pelajaran pertamanya dengan senang.


"Baik ini sudah waktunya kalian istirahat jadi kita akhiri sampai disini!"ucap sang dosen.


JAM ISTIRAHAT


''lagi sakit woy?"tanya Aryo


satria hanya menadah kepalanya dimeja tanpa menjawab.

__ADS_1


"punya temen kok gini amat sih?jawab kagak mau diem bae!"decak Aryo.


"Lo bikin kesel gw tau gak!"ucap satria mulai muak ocehan temannya.


"Sana pergi!"perintah satria.


"Idihhhh lu ngusir gw lagi!"ucap Aldo pergi.


kini hanya satria sendiri dikelas,dia tertidur saat julya datang,julya mengendap ngendap masuk dan mendekatinya.


"hey ini sudah jam masuk bangun lah nanti dosen marah!"ucap julya.


satria pun membuka matanya dan mengkerutkan alis melihat julya didepannya.


"ngapain kau kesini?sana pergi!"ucap satria sedikit judes.


julya yg ada disana hatinya teriris,dia sudah bersikap baik namun tidak dihargai.


Dirumah satria


ayah galih Sanjaya di dampingi oleh ajudan tangguhnya untuk berangkat ke kantor.


sampai dikantor dia bertemu dengan saudaranya yaitu Arga dia ayah dari Dea.


"galih..apa yg kita rencanakan?apa kita akan menyerang fisik?atau prestasi?"tanya Arga sambil berjalan beriringan dengan galih.


"kita akan melakukan penyerangan jika mereka melakukan penyerangan pada kita!"ucap galih


dilain perusahaan Siregar melicikkan rencana penghancuran penerus,


"aku akan menyerang penerusnya,setelah penerusnya tewas,baru sang ayah! perusahaan akan hancur jika tanpa ketua!"ucap Siregar dengan licik kepada ajudannya.


"baik akan kami lakukan!"ucap ajudan 1


"tdk...aku yg akan lakukan kalian perlu mengajak penerusnya kegedung kosong!"ucap Siregar.

__ADS_1


Dikampus


julya yg notabene tdk pernah dibentak malah menangis.


__ADS_2