CINTA DALAM PERMUSUHAN

CINTA DALAM PERMUSUHAN
keluar hutan ehh malah rumah sakit


__ADS_3

"tidurlah..besok pagi obati aku!"ucap satria.


memberi lengannya sebagai bantal.


julya menggeleng


"aku mau tidur...kamu ti..durlah..!"Rintih satria.


"a..ku..mohon...tidur.. berhenti me..nangis..!"ucap satria.


julya pun tidur disamping satria membelakangi nya.


dengan nafas yg masih tersisa satria berusaha bertahan walau ini sangat sakit,"tidur ..lah..!"bisik satria, tepat ditelinga julya.


PAGINYA


makin lemas dia bersandar di dinding gubuk dan memejamkan matanya.


tanyanya bergetar mengambil air dan meminumnya.


"tuhannn..beri hamba nafas...untuk bertahan..hamba tdk mungkin meninggalkan julya..sendiri jika hamba mati disini...!"batin satria memegang perutnya yg kembali mengeluarkan darah.


satria memejamkan matanya


julya terbangun dan kaget karna satria pindah tempat.


"satria..satria..!"panik julya saat tau hari sudah pagi.


"akh. ..ekhmm!"


"Trimakasih...hiks..hiiii.udah bertahan untukku... Trimakasih...hiks..hiiii!"tangis julya


julya memeluk satria dengan erat dia mengira satria bakal meninggalkan nya.


"Jul..ya.."lirih satria.


"kenapa?"tanya julya.


"maaf..aku tdk kuat..lagi..!"ucap satria.


"jangan...jangan..aku mohon...jangan...!"ucap julya seketika memaksa satria bangun dan memapahnya keluar dan berjalan.


"Jul...ya ...aku mohon..aku ..haks.."satria tdk kuat lagi.


"tinggalkan aku .. pulang lah..!"ucap satria.


"tdk...kita pulang bersama jangan berkata begitu...!!!"ucap julya yg dari kemarintdk henti menangis.

__ADS_1


"aku..ingin...tidur...!"lirih satria.


"aku tdk ijinkan!!"tangis julya,yg mengatur nafasnya karna capek.


"kita bakal memanggil ambulance jika kita temukan sinyal...!"ucap julya.


"ahhh..!"satria terjatuh


"satria ..!!!"panik julya.


"jika kau mati..aku ikut mati!!!"ancam julya,seketika membuat satria menanggung beban lagi.


"kau...gila.."lirih satria.


"ya ..aku gila ..aku mau mati dengan mu..ya..!"ucap julya menangis didepan satria.


"ayo...bangun...demi diriku..kita bakal pulang ...!"ucap julya.


air mata satria jatuh karna tdk mampu menahan sakit.


satria melanjutkan jalannya julya berhenti menangis karna satria mau menuruti keinginannya.


walau nafas satria terengah engah.


1 jam setengah mereka sampai dijalan samping hutan,


"BRUGHHHH"


"satria...satria ...!!!!"triak julya.


julya langsung merogoh handphone dan menelpon ambulance untuk datang ke lokasi.


selama menunggu julya terus memeriksa nafas satria.


"satria... bangunlah...jangan tinggalkan aku...aku mohon...!!"ucap julya menangis.


saat ambulance datang dengan segera menuju rumah sakit terdekat.


1 Minggu kemudian


handphone julya sudah berbunyi ratusan kali namun tdk ada jawaban, julya tdk peduli handphonenya dia hanya menatap kosong orang yg baru beberapa hari selesai operasi.


RUMAH JULYA


"ayah...kenapa julya...belum pulang..juga...tangis bunda.


"polisi masih mencari baru berangkat mereka...jadi sabarlah...ayah juga khawatir!"ucap Siregar.

__ADS_1


"apa satria masih bersama julya?"batin Siregar.


Di rumah satria.


mamanya tdk begitu khawatir karna mama dan ayah mendapat pesan jika satria bakal sibuk dan tdk bisa pulang,satria mengirim pesan saat tengah malam seusai dia ditikam.


DIRUMAH SAKIT


Julya bengong di samping bankar satria.


"siapa yg menusuknya?apa aku benar melihat ayah?"batin julya.


karna ini hari hampir malam jadi julya tertidur memegangi tangan satria.


Cinta dalam diam,ya mereka punya rasa namun takut untuk diungkapkan,hati memang tdk bisa menolak cinta,tapi jika dipendam itu akan sakit juga.


Satria tersadar dan melihat sekitar dia masih Ling lung,


"apa aku mimpi?"batinnya


"eunghhhhhh!"lirihnya saat sadar tangannya tertusuk infus.


satria melihat julya yg tertidur disampingnya,


Satria menarik tangannya pelan pelan dan menekan tombol merah samping ranjang sendiri untuk memanggil dokter,


satria memejamkan mata saat merasa perih dibagian perutnya.


"eunghhhhhh!"memegang perutnya.


julya terbangun karna merasa tdk nyaman


"satria ...kamu sadar..hiks..hiiii..!"tangis julya pecah saat tau satria sudah membuka matanya.


satria hanya tersenyum meraba pipi julya


"kamu tdk pulang?pulang lah..!"ucap satria.


"aku tunggu kau sembuh..!"ucap julya.


"sudah berapa hari?"tanya satria.


"satu Minggu...kenapa kamu lama membuka mata..!"ucap senang julya saat tau jika satria masih bisa bertahan.


dokter datang dan memeriksa keadaan satria.


"istirahat lah..anda masih lemah jangan banyak memaksa bergerak!"ucap dokter.

__ADS_1


pergi setelah mengetahui keadaannya.


"pulanglah..aku akan menjaga diriku..orang tuamu bakal khawatir..


__ADS_2