CINTA DAN DENDAM TUAN ARSEN

CINTA DAN DENDAM TUAN ARSEN
Part one of spanyol


__ADS_3

bukankah langit begitu cerah di siang hari ini?bukankah matahari juga bersinar terik di hari ini?di tempat yang jarang mendapat sinar matahari, yang lebih sering dominan dengan cuaca yang begitu dingin karena turunnya salju di kota ini. ya di benua ini Eropa, spanyol Madrid lebih tepatnya kota yang telah ku pijak bertahun tahun lamanya yang begitu jauh dari tanah kelahiran ku, tanah kelahiran yang mencabut segala kebahagiaan masa kecilku,tanah kelahiran dimana begitu banyak orang yang telah mencaci, menghina dan menghancurkan kebahagiaan keluargaku. tunggulah kedatangan ku dan akan ku hancurkan kebahagiaan kalian yang selama ini kalian rasakan di atas ke hancuran keluarga ku, akan aku hancurkan mereka bahkan lebih hancur dari apa yang telah aku rasakan dulu


"tuan muda, tuan muda" suara itu seketika membuyarkan lamunanku


"bisakah kau ketuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk ruangan ku!"ucapku dengan sedikit meninggi kan suaraku namun tak mengubah posisiku sama sekali. yah disini sekarang aku berada, di dalam gedung yang menjulang tinggi yang mampu menampilkan luasnya kota ini dari dalam ruangan ku, berdiri dengan tegap dan juga tangan yang di masukkan ke dalam saku celana didepan jendela kaca yang menghadap luasnya kota ini.


"maafkan saya tuan muda, tapi saya tadi sudah berkali kali tuan muda,sekali lagi tolong maafkan saya tuan muda"ucapnya dengan sedikit membungkuk menunduk kan kepala


"kalau boleh tau ada apa anda memanggil saya tuan?"lanjutnya


"asisten dafa , aku ingin melebarkan Bisnisku di tanah Asia di Indonesia lebih tepatnya, jadi aku mau kau mengurusnya dengan segera!"ucapku berbalik berhadapan dengan Dafa, ya Dafa adalah asisten pribadi ku yang telah lama bekerja dengan ku,asisten dan juga sekaligus pengawal.


"baik tuan muda, tapi maaf jika boleh tau kenapa anda memilih Indonesia?bukankah masih ada negara lain yang lebih maju?"tanya asisten dafa, karena menurutnya bukankah di benua Asia banyak negara lebih maju di bandingkan dengan di Indonesia dan lebih memudahkan dalam sarana prasarana


"apa aku mengijinkan mu untuk bertanya?dan apa aku perlu meminta izin mu untuk memperluas Bisnisku"jawabnya sarkas sembari menatap tajam ke arah asisten dafa


"tidak tuan muda, maafkan saya karena telah lancang tuan muda. kalau begitu saya permisi tuan muda" ucap asisten dafa menunduk kan kepalanya dan hendak melangkah pergi


"Tunggu!"


"ya tuan muda?"ucap asisten dafa menghentikan langkahnya dan berbalik menatap ke arah tuannya


"cari tau tentang Ws company dan segera berikan datanya padaku cepatnya"


"baik tuan muda"ucap asisten dafa dan berlalu meninggal kan ruangan bossnya itu untuk segera menyelesaikan tugas yang baru saja di berikan padanya.


di sisi lain di sebuah rumah besar nan mewah terlihat sebuah mobil Mercedes yang hendak memasuki halaman rumah tersebut, dua orang penjaga pintu gerbang rumah mewah itupun langsung bergegas untuk membuka pintu gerbang saat mengetahui bahwa mobil sang majikan hendak masuk. derum suara mobil itu terdengar hingga kedalam rumah membuat wanita paruh baya itu segera membuka pintu rumah saat mengetahui bahwa mobil yang di kendarai sang suami sudah berada di halaman rumah mereka.


"assalamualaikum"ucap lelaki suami dari wanita paruh baya itu yang di ketahui bernama tuan Renaldy wicaksana suami dari intan wicaksana ketika sudah berhadapan dengan istrinya sembari mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan istrinya dan mencium kening istrinya sekilas


"waalaykumussalam, papah udah pulang?"tanya nya setelah mencium punggung tangan sang suami dan mengambil tas kerja serta jas yang yang tersampir di tangan sang suami

__ADS_1


"Iyah udah mah"jawabnya datar tanpa ekspresi


"mamah udah masak makan malam loh pa, udah makan?mau mandi dulu atau mau langsung makan?"tanya nyonya intan kepada suaminya beruntun sembari menatap suami nya yang terlihat sangat lelah sepulang dari kantornya.


menggelengkan pelan kepalanya menatap ke arah manik istrinya itu dengan lembut"belum mah, papa mau mandi dulu aja mama tunggu papa di meja makan nanti papah nyusul"jawabnya sembari menyunggingkan senyum manisnya ketika mendapat pertanyaan beruntun dari sang istri


"ya udah kalau gitu mama sama Nilam tunggu di ruang makan yah pa"ucap nyonya intan sembari tersenyum membalas senyuman sang suami huuuh seperti nya hari ini kerjaan papa di kantor banyak sekali sampai sampai papah terlihat lelah sekali dan tidak seperti biasanya, atau mungkin papah lagi ada masalah ya di kantor?ya semoga saja jika memang ada lekas membaik gumam nyonya intan menatap punggung suaminya yang berjalan menjauh


**kalo udah ada Renaldy wicaksana, intan wicaksana sama Nilam Kanaya Wicaksana berarti wes jelas to kalau itu bapak sama ibuk e mbak nilam wkwkwk jadi jangan tanya siapa hohoho***kamu siapa? kamu siapa?aku siapa? aku siapa?ah elah


suasana di meja makan pun tampak hening hanya dentingan sendok dan garpu yang terdengar, tidak ada yang memulai untuk membuka percakapan terlebih dahulu Nilam yang merasa suasana sedikit berbeda dari biasanya yang selalu terlontar canda tawa namun saat ini hanya keheningan yang tercipta pun mulai membuka topik pembicaraan.


"pah kok nasinya cuma di tontonin aja?gak lari enggak pah nasinya hahahaha"ucap Nilam mulai membuka pembicaraan dengan candaannya


"ah heh apah?eeh kata siapa nasinya gak lari?orang nasinya lari di perut kamu"seketika tersentak dari lamunannya dan menjawab candaan putrinya itu dengan candaan pula


"hehehehe ya abis papah ngelamun Mulu, nasinya cuma di tonton sama di aduk aduk udah kayak kuli bangunan lah masih mending kuli bangunan aduk aduk jadi rumah lah ini papah nasi yang di aduk jadi apa bimsalabim jadi apa prok prok prok hahahaha"canda Nilam pada papanya yang di tanggapi oleh tawa ketiganya


"yeee papah bukan pak parno pah tapi pak Tarno ih gimana sih papa ganti ganti nama orang nanti yang punya nama marah loh wleek" ejek Nilam pada papahnya dengan menjulur kan lidahnya


"sudah sudah tuh di habiskan makanannya jangan becanda terus nanti kesedak, Nilam itu udah habis makannya mau nambah lagi?"ucap nyonya intan mengehentikan canda tawa anak dan suaminya


"hehehe, enggak mah nilam udah kenyang kalo gitu Nilam ke kamar dulu ya mah bye mama cantik bye papa jelek wleeee"ucap Nilam beranjak meninggalkan ruang makan itu dan kembali ke kamarnya yang hanya dibalas gelengan kepala dan senyuman kedua orang tuanya


seusai makan malam,di dalam kamar di rumah keluarga Wicaksana sepasang suami istri itu kini tengah berbaring di atas ranjang


"pah, papah kenapa?apa ada masalah di kantor?"tanya nyonya intan kepada suaminya, bukan kah seorang istri selalu mengetahui setiap perubahan pada suaminya sekecil apapun itu?yah itulah yang sedari tadi di rasakan nyonya intan wicaksana kepada suaminya itu sedari tadi ia memperhatikan suaminya lebih banyak melamun tidak seperti biasanya


"GK apa apa kok mah papah gak kenapa kenapa papah cuma kecapean aja"ucapnya berkilah walau sebenarnya memang sedang ada masalah yang ia hadapi saat ini tapi ia tak ingin istrinya itu khawatir


"papah beneran cuma kecapean aja?mau mama pijetin?"tawarnya pada sang suami

__ADS_1


"gak usah mah makasih, nanti juga kalau udah tidur capek nya bilang.yaudah mah papah capek mau tidur dulu ya"ucapnya berbalik membelakangi tubuh istrinya itu, berusaha untuk menyembunyikan masalahnya pada sang istri


"papah kenapa yah, ada masalah apa di kantor sampai papa sedari tadi banyak melamun apa masalahnya begitu serius?kenapa papah seolah menghindar ke kita aku bertanya ada apa, dan tumben sekali baru jam segini papah udah tidur.ah mungkin papa memang beneran capek"gumam nyonya intan pada dirinya sendiri


okeh balik lagi ke laptop si botak, eh balik lagi ke Spanyol Madrid Eropa maksudnya hehe


disebuah gedung tinggi nan menjulang itu masih terdapat pemuda yang kini tengah duduk di meja kerjanya dengan beberapa tumpukan file beserta laptop bermerek apleee di depannya


***eits dan jangan lupakan waktu Indonesia dengan spanyol selisih 5 jam oke, Indonesia lebih dulu 5 jam daripada Spanyol...fix okeh lanjut gengs***


tok tok tok


"permisi tuan muda saya membawakan beberapa file tentang Ws company yang anda minta"ucapnya setelah sedikit membungkuk menundukkan kepalanya tanda hormat


"katakan"ucapnya yang kini mengalihkan perhatian nya kepada sekertaris Dafa di hadapannya


"Ws company adalah perusahaan yang bergerak di bidang property perusahaan ini mengalami kemajuan pesat dimulai dari 15 tahun yang lalu sehingga menjadi perusahaan yang cukup besar dan juga memiliki puluhan ribu karyawan, Ws company di pimpin oleh Renaldy wicaksana selaku presiden direktur akan tetapi untuk belakangan ini Ws company mengalami penurunan saham yang cukup signifikan yang mana akan saya perkirakan dalam waktu dekat ini akan mengalami kebangkrutan tuan"ucapnya asisten dafa panjang lebar yang didengar kan dengan baik oleh atasannya tersebut


"bagaimana dengan Renaldy wicaksana?"tanya nya


"Tuan Renaldy wicaksana mempunyai seorang istri bernama intan wicaksana dan juga dua orang putri bernama Nilam Kanaya Wicaksana dan nindy kalaya Wicaksana tuan"jelasnya lebih detail


ada apa sebenarnya dengan tuan muda Arsenal kenapa dia begitu tertarik dengan tuan Wicaksana dan ws company tumben sekali dan juga kenapa harus Ws company bukankah Ada perusahaan lain yang jauh lebih besar dari ws company yang lebih maju dan lebih pantas untuk di ajak kerjasama daripada we company yang sebentar lagi gulung tikar' gumam asisten dafa bertanya pada dirinya sendiri


oh jadi ws company sebentar lagi akan gulung tikar itu artinya dia akan segera menjual saham dan juga asetnya atau mungkin dia sekarang sedang mencari perusahaan lain untuk berinvestasi,dan dia juga mempunyai 2 orang putri?ini sangat bagus sekali tidak Kusangka akan semudah ini,alam memang berpihak padaku saat ini alam begitu mendukung ku untuk membalas kehancuran yang dulu pernah aku rasa"gumam arsen pada dirinya dan menyunggingkan sebelah sudut bibirnya tersenyum penuh arti membuat asisten Dafa yang melihat nya mengerutkan kening dan bergidik ngeri pasalnya setiap melihat senyum itu pasti akan ada terdengar kehancuran perusahaan lain


"heh senyuman itu lagi, sebenarnya apa yang sedang tuan muda arsen rencakan"gumam asisten Dafa lagi lagi yang tak mampu ia ungkapkan untuk bertanya pada atasannya itu


*** *Cuma novel yang di tulis oleh manusia halu, untuk mengisi waktu luang dan untuk menghibur diri **


oh iya pernah dengar kata"ketika tangan tak mampu berjabat dan kaki tak mampu melangkah" kini terjadi juga di tahun ini cuma mau bilang minal aidzin wal Faizin mohon maaf lahir dan batin_Key R**

__ADS_1


__ADS_2