CINTA DAN DENDAM TUAN ARSEN

CINTA DAN DENDAM TUAN ARSEN
Masak Untuk Suami


__ADS_3

Nilam mengambil alih tugas para chef memasak makan malam untuk arsen, ia menggulung rambut panjangnya ke atas memperlihatkan leher jenjang nan putih mulus nya, mengambil apron baru berwarna putih yang tersusun rapi di almari kecil atas sebelah kiri dan memakainya. ia memperhatikan lagi, bahan bahan makanan yang sebelumnya telah disiapkan para chef untuk makan malam nanti, ia mengambil sebagian dan mengganti sebagian lagi dengan bahan dan bumbu bumbu yang lain. ia juga mengganti beberapa daging dengan olahan seafood jadi seperti ebirol cikua bakso ikan dan juga udang. ia begitu cekatan dengan peralatan masak yang di pegangnya,tampak senyum melengkung di bibir mungil nya jika biasanya ia memasak untuk keluarganya kini ia akan memasak makanan pertama kalinya untuk sang suami walau ia tidak mencintai suaminya terlebih perlakuan kasar suaminya di siang tadi ia akan tetap melayani suaminya dengan baik, ia akan menjadi istri yang berbakti kepada suaminya itu yang selalu di ajarkan sang mama. beberapa makanan pun sudah selesai ia masak hanya tinggal membuat makanan penutup dan kini ia menyajikan makanan nya di meja makan.


"huuuftt akhirnya selesai juga"ucap Nilam menatap makanan yang ia buat telah tersaji di atas meja


pak Darto yang melihat makanan telah tersaji di meja makan pun segera menghampiri Nilam karena ini memang sudah waktunya jam makan malam


"permisi nona apa sudah selesai"tanya pak melihat beberapa menu makanan yang tersaji di meja makan


"ah iya aku sudah selesai pak dar, aku membuat tumis kangkung, tom yum, kuah kaldu, beef teriyaki,cap Jay, ayam kecap dan juga pudding mangga sebagai penutup"ucap Nilam mengatakan satu persatu makanan yang dia buat dengan begitu antusias padahal jelas jelas pak Darto sudah tau apa makanan itu karena ia adalah seorang kepala pelayan.


setelah memastikan bahwa makan malam sudah siap dan tersaji dengan baik pak darto mengambil sendok untuk mencicipi makanan itu sebelum di makan oleh tuannya.setiap makanan yang akan di makan oleh arsen tak luput dari pengawasan pak Darto selaku kepala pelayan. ia harus memastikan bahwa tidak ada sesuatu di dalam makanan itu


"eh bapak mau apa"tanya Nilam menghadang kan tangannya saat pak Darto akan mencicipi makanan tersebut


"saya hanya akan mencicipi makanan yang nyonya buat tidak ada sesuatu di dalamnya"jawab pak Darto


Nilam mengerutkan keningnya tampak berpikir sejenak mengenai jawaban kepala pelayan di mansion yang saat ini ia tempati


"hey tunggu,maksud pak Darto apa?bapak berpikir bahwa saya akan meracuni suami saya begitu?"tanya Nilam memicingkan matanya menatap pak Darto yang menjawabnya dengan tundukan kepala


"maaf nona kita bagaimana sifat seseorang, saya hanya menjalankan perintah bahwa setiap makanan yang akan di makan oleh tuan muda harus melewati pengawasan saya"jawab pak Darto, Nilam yang mendapat jawaban dari pak Darto seketika matanya membulat sempurna


"jadi menurut mu aku akan meracuni suamiku begitu?dan jika suamiku mati aku senang begitu?kau pikir aku senang menjadi janda muda begitu?"tanya Nilam beruntun, ia tampak tidak suka mendengar jawaban dari pak Darto yang seolah olah menuduhnya

__ADS_1


"maaf nona tapi"ucap pak Darto yang langsung di potong cepat oleh Nilam


"aku ingin masakan pertamaku di makan oleh suamiku terlebih dulu, jika pak Darto mau aku akan membaginya nanti setelah suamiku memakannya. sebaiknya sekarang bapak panggil suami saya untuk segera makan malam" ucap Nilam, sebenarnya ia ingin menghampiri suaminya secara langsung untuk mengajaknya makan malam namun karena ia tidak tau dimana arsen sekarang dan mansion ini yang begitu luas jadi ia tak mau tersesat dan lebih menyuruh pak Darto untuk memanggil arsen


"baik nona saya akan mengatakan pada tuan muda bahwa makan malam sudah tersaji"jawab pak Darto undur diri dan tidak ingin berdebat dengan jawaban Nilam tadi


Nilam yang masih memakai apron, dilepasnya apron itu dan menaruhnya pada tempat yang telah di sediakan, ia berjalan kembali ke meja makan berdiri menunggu suaminya datang untuk makan malam.


"menjauh lah dariku"ucap arsen yang melihat Nilam hendak berjalan menghampiri nya. setelah arsen duduk Nilam hendak mendekat kembali kepada arsen namun langsung mendapat tatapan tajam dari arsen ia seketika menghentikan langkahnya.


"a aku hanya ingin melayani mu untuk mengambilkan mu makan"ucap Nilam terbata saat mendapat tatapan tajam dari arsen


"aku tidak butuh, dan sudah ku katakan menjauhkan dariku"ucap arsen penuh penekanan masih dengan tatapannya


arsen menatap semua makanan yang tersaji secara rapi di meja makan, tatapan berhenti pada tumis kangkung ia mengerutkan keningnya"tumis kangkung? sepertinya enak, tumben sekali para chef memasak menu masakan Nusantara. ah sudah lama sekali aku tidak makan masakan ini dulu mommy yang slalu memasak nya untuk ku"gumam arsen sedikit melengkungkan sudut bibirnya mengingat masakan mommy


arsen mengambil nasi dan beberapa lauk pauk, ia mengambil beef teriyaki, tumis kangkung,dan juga bakwan jagung.


"Hem ini enak sekali"gumam arsen saat suapan pertama masuk ke dalam mulutnya ia kembali memasukkan suapan ke dua namun ia sedikit memelankan kunyahan nya. namun ia kembali melanjutkan makanannya sampai makanan yang dipiringnya habis tak tersisa, di suapan terakhir ia merasakan kepalanya terasa begitu pusing ia langsung mengambil air minum dalam gelas dan meminumnya hingga tandas


"pak Darto"panggil arsen berdiri memegangi kepalanya yang semakin menjadi jadi


"iya tuan"jawab pak Darto yang memperhatikan tingkah tuan mudanya yang terlihat seperti menahan sakit

__ADS_1


"Anda baik baik saja tuan"tanya pak Darto mendekat ke arah arsen


brugh


belum sempat pak Darto mendekat tubuh arsen sudah terjatuh di lantai. mata Nilam membulat sempurna menatap tubuh arsen yang terjatuh di lantai saat hendak mendekat tangannya langsung di cekal oleh dua pengawal dengan sigap


"bawa dia kamarnya jaga dengan ketat jangan sampai dia kabur"perintah pak Darto dengan berteriak pada pengawal yang mencekal tangan Nilam


"suruh dokter sam segera kesini dan hubungi asisten Dafa cepat!"lanjutnya berteriak memberi perintah dan membawa tubuh arsen ke dalam kamar di bantu oleh beberapa pengawal


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


kalau suka Monggo di like, di vote kalo gak suka ya sudah gak usah, aku gak mau maksa, aku nulis cuma buat penghilang stres aja wkwkwkwkwkwk kalo suka dan bisa di terima dengan baik ya Alhamdulillah hehehe hidup kan harus bersyukur. ganti kata insecure dengan bersyukur


__ADS_2