CINTA DAN DENDAM TUAN ARSEN

CINTA DAN DENDAM TUAN ARSEN
1 ranjang ber 2???oh Gosh


__ADS_3

pagi hari setelah melakukan aktivitas yang melelahkan dengan arsen Nilam terbangun lebih dulu. Nilam tidur di dalam pelukan arsen yang memeluk nya erat, Nilam menatap wajahnya lekat lekat, hidung arsen yang mancung, alis mata nya yang tebal, rahang nya yang kokoh dan ketampanan wajah arsen,sejenak ia tertegun.


"kenapa ia memperlakukan ku begitu lembut semalam?bahkan aku juga menikmatinya. sebenarnya seperti apa sifat dan karakter nya yang sesungguhnya?terkadang ia begitu dingin, dan kasar. kadang pula ia begitu lembut dan penuh perhatian, 'yah walaupun perhatian nya lewat pelayan Lisa tapi aku tau bahwa itu dia. kadang ia tiba tiba marah tanpa alasan kepadaku sampai melukai ku, tapi setelah nya ia begitu mengharapkan kesembuhan ku. jika memang dia ingin menyakiti ku kenapa ia juga menyembuhkan ku ketika aku terluka?dia mencoba melindungi ku saat orang lain mencoba menyakitiku tapi setelahnya dia marah padaku dan dia menyakiti ku" gumam Nilam


nilam kemudian menyingkirkan tangan arsen yang memeluk tubuhnya dengan erat, memungut pakaian nya yang berserekan di lantai dan memakainya kemudian keluar menuju kamarnya untuk mandi menghilangkan keringat yang terasa begitu lengket di tubuhnya.


selesai mandi dan memoles sedikit wajahnya Nilam keluar untuk melihat keadaan pelayan Lisa


"selamat pagi nona"sapa pelayan yang kebetulan sedang membersihkan lorong luar kamar nya


"pagi, apa kalian melihat pelayan Lisa"sapa balik Nilam


"maaf nona kami tidak melihat pelayan Lisa sedari tadi, mungkin pelayan lisa masih berada di kamarnya"jawab pelayan itu sopan


"kalau begitu di mana kamar pelayan Lisa?aku ingin melihat bagaimana keadaan nya"


"kamar para pelayan ada di paviliun belakang nona, mari saya antar"ucap pelayan itu menawarkan bantuan


"oh terimakasih, itu tidak perlu' aku akan mencari sendiri kau bisa lanjutkan pekerjaan mu"


"baik nona"jawab pelayan sedikit menunduk


"eeemmm boleh aku meminta tolong?"ucap Nilam kembali membalikkan badannya


"tentu nona"jawab pelayan itu mengangguk


"bisakah nanti kau bawakan sarapan ku ke kamar pelayan Lisa dan tolong bawakan sedikit lebih banyak yah, karena aku akan memakannya dengan pelayan Lisa"


"baik nona, apakah nona ingin dibuatkan makanan khusus nona?"tanya pelayan itu Karena Nilam tidak mengatakan ingin menu sarapan apa


"itu tidak perlu, aku akan memakan apapun yang di masak oleh chef disini"jawab Nilam tersenyum


"baik nona"


"Dan emm terimakasih"ucap Nilam yang kembali berterimakasih

__ADS_1


"Anda tidak perlu berterimakasih nona, ini memang tugas saya"ucap pelayan itu menunduk yang hanya di jawab senyuman oleh nilam sebelum pergi


" nona nilam sangat baik, cantik, murah hati sangat berbeda sekali dengan tuan muda. tuan muda begitu angkuh dan kasar, kadang aku bingung kenapa nona muda mau menikah dengan tuan muda 'yah walaupun tuan muda itu tampan tapi hatinya sangat buruk rupa" gumam pelayan menggelengkan kepalanya


tok tok tok


" ya masuk saja tidak di kunci"teriak pelayan Lisa dari dalam


"Lisa, bagaimana ke adaan mu"tanya Nilam saat sudah masuk ke kamar pelayan Lisa


"nona"ucap pelayan Lisa terkejut dengan kedatangan Nilam ke kamarnya


"sa saya keadaan saya sudah membaik nona"jawab pelayan Lisa


"berbaringlah tidak usah duduk jika memang masih sakit" ucap Nilam saat Lisa akan merubah posisi miringnya menjadi duduk


"aku benar benar minta maaf, karena aku' kamu jadi seperti ini"ucap nilam dengan tatapan sendu


"nona, nona tidak perlu meminta maaf kepada saya karena ini memang kesalahan saya"


"sudahlah, aku janji padamu aku tak akan lagi membuat mu sampai seperti ini. aku tidak akan melakukan kesalahan yang mana akan membuat mu menanggung kesalahan ku"


"masuklah, letak kan disini"perintah Nilam pada pelayan yang membawakan beberapa menu untuk sarapannya dan juga pelayan Lisa


"kalian boleh keluar, terimakasih"lanjut Nilam saat para pelayan sudah meletakkan makanan pada meja


" Sam sama sama nona"jawab pelayan itu terkejut dengan ucapan terimakasih Nilam


"Lisa ayo kita sarapan bersama, apa kau bisa duduk?biar ku bantu"ajak Nilam pada pelayan lisa yang hanya diam menatapnya


"nona ini?"tanya pelayan Lisa memperhatikan semua makanan yang tersaji memenuhi meja kamarnya


"Iyah ini sarapan untuk kita berdua, ayo aku sudah lapar"jawab Nilam yang mengerti arti tatapan pelayan lisa


"benarkah?"tanya pelayan Lisa, yang mendapat jawaban anggukan kepala dari Nilam

__ADS_1


pelayan lisa langsung mengambil nasi beserta beberapa lauk pauk yang tampak menggugah selera nya, walaupun makanan yang di sediakan untuk para pelayan juga lezat tapi yang pasti masakan yang di sediakan oleh para koki untuk Nilam jelas berbeda, dan ini adalah kali pertamanya Lisa bisa memakan makanan yang sama yang di makan oleh tuan dan nona mudanya. karena biasanya makanan yang di sediakan untuk arsen dan Nilam jika tidak habis atau tidak tersentuh akan langsung di buang.(weeiiuttsss horang kayah mah bebas wkwkwk)


"pelan pelan aku tak akan merebut makanan mu"ucap Nilam saat melihat cara makan pelayan Lisa yang begitu lahap


"maaf nona ini enak sekali"


selesai sarapan dan melihat kondisi pelayan Lisa yang sudah lumayan membaik Nilam kembali ke kamarnya namun ia terkejut saat melihat barang barangnya yang sudah tidak ada di kamarnya


"dimana semua bajuku?kenapa tidak ada di Almari?apa ada yang memindahkannya?tapi kenapa tidak ijin terlebih dulu kepadaku?" gumam nilam. karena bingung dengan semua bajunya yang menghilang dari tempatnya Nilam memencet tombol yang ada di samping ranjangnya yang langsung terhubung ke bagian exstensi dimana para pelayan berada


tok tok tok


"masuk"teriak Nilam dari dalam


"ada yang bisa saya bantu nona"ucap 3 pelayan berbarengan


"heemm tidak aku hanya ingin bertanya kepada kalian tahu siapa yang memindahkan semua baju ku?dan dimana dipindahkan?kenapa tanpa seijin dariku terlebih dulu?"tanya Nilam pada pelayan yang berdiri sedikit membungkuk di hadapannya


"maaf kan kami nona muda karena kami telah memindahkan barang barang nona muda tanpa ijin nona muda terlebih dahulu, kami yang telah memindahkan semua baju nona ke kamar tuan muda atas perintah tuan muda nona" jelas salah satu pelayan itu menjawab pertanyaan Nilam


"tuan muda?"tanya Nilam dengan keningnya yang mengkerut


"betul nona"jawab pelayan menunduk


"baik lah kalian boleh pergi"


" untuk apa dia memindahkan barang barang ku ke kamarnya apa dia menginginkan aku untuk tidur satu kamar berdua layaknya suami istri pada umumnya?tapi kenapa?"gumam Nilam bertanya tanya


*


*


*


*

__ADS_1


*


nah aku up, cerita ini memang slow karena aku mulai ceritanya dari awal banget jadi rasa nya membosankan wkwkwk bantu vote dong, like juga biar nambah semangat aku up nya gak cuma 1 episode doang wkwkwkwk yang ikhlas tapi, kalo gak ikhlas ya gak usah deng hahahaah


__ADS_2