CINTA DAN DENDAM TUAN ARSEN

CINTA DAN DENDAM TUAN ARSEN
King of business Europe


__ADS_3

"asisten Daf, segera persiapkan keberangkatan ku ke Indonesia secepatnya"perintah nya kepada asisten Dafa, asisten Dafa yang menfapat perintah itu pun langsung mengecek schedule tuannya yang itu


"maaf tuan muda tapi sepertinya kita baru akan bisa ke Indonesia 1 Minggu lagi, karena anda masih ada pertemuan dengan beberapa client dari berbagai negara"ucapnya setelah melihat schedule sang Presdir yang begitu padat


"aku Rasa kau bisa mewakili ku Daf"


"maaf tuan muda tapi saya rasa akan lebih baik jika tuan muda sendiri yang menemui mereka karena dengan begitu mereka akan semakin tunduk terhadap tuan muda dan projects besar yang sedang kita bangun akan segera terealisasi dengan baik tuan muda"jelasnya secara detail karena walau bagaimanapun sebagai asisten tentu ia ingin sang atasannya tetap di segani dan profesional


menghembuskan nafas secara kasar"huh baiklah tapi persiapkan dengan baik keberangkatan ku ke Indonesia akhir pekan nanti, kau tau dengan jelas bahwa tidak pernah memaafkan kesalahan sekecil apapun itu karena aku tak menerima kesalahan"ucapnya tak terbantahkan


"baik tuan muda"ucap asisten Dafa membungkuk dan menundukkan kepalanya


setelah asisten Dafa keluar dari ruangannya arsen pun menatap ke beberapa map yang berisi file file tentang Ws company dan juga keluarga Renaldy wicaksana yang di mana disitu terdapat biografi dan juga foto foto keluarga Renaldy wicaksana. perlahan ia mengambil map berisikan profil perusahaan serta biografi tersebut dan membaca nya secara lebih detail lagi.


"Renaldy wicaksana, waktu kebahagiaan keluarga mu hanya tinggal 1 Minggu lagi. setelahnya bersiaplah untuk menerima pembalasan terhadap kehancuran yang pernah kau lakukan pada keluarga ku...kau yang telah memulai nya lebih dulu maka sekarang aku yang akan mengakhirinya dan karena perlakuan mu di masa lalu maka sekarang seluruh keluarga mu harus ikut merasakan pahitnya kehidupan yang aku ciptakan termasuk putri kesayangan mu...akan ku buat kalian hancur secara perlahan bahkan lebih pedih dari apa yang pernah aku alami di masa lalu"gumam arsen yang jelas tersirat kebencian dari sorot matanya disertai rahang kokohnya yang mengeras kala mengingat kehancuran nya di masa lalu


pagi hari di kediaman keluarga Wicaksana di rumah besar nan mewah itu, terdengar bunyi burung berkicauan dan cahaya matahari yang perlahan lahan mulai menembus melewati celah celah cendela dan mengusik ketengan orang yang sedang berada di alam mimpi untuk segera mengakhiri mimpi mereka dan kembali ke dunia nyata....***oh kalau saya mah dunia halu bukan dunia mimpi wkwkwkwk*****


perlahan lahan karena cahaya matahari yang mulai mengusik itupun membuat wanita paruh baya itu membuka matanya, ia meraba sebelah nya namun tak menemukan tubuh suaminya di sana"kemana suami ku jam segini sudah bangun?tidak biasanya"gumamnya lalu beranjak dari tempat tidur dan bergegas ke kamar mandi untuk membasuh wajah nya kemudian keluar dari kamar nya untuk menuju ke dapur. namun saat akan melangkah ke dapur ia berpapasan dengan putrinya yang sedang menuruni anak tangga


"pagi mah"sapa putrinya di sertai senyum manis dan wajah bantalnya khas bangun tidur


"pagi juga Nilam sayang,,,sudah bangun nak?tumben"tanya sang mama dengan membalas senyum anaknya


"iya mah soalnya Nilam udah ada janji sama temen mau pergi ke Bandung soalnya jadi takutnya telat hehehe"ucapnya sambil nyengir kuda


"oooh anak mama mau jalan jalan, oh iya kamu lihat papa gak?atau papa udah berangkat ke kantor?"tanya nyonya intan wicaksana pada putrinya, pasalnya belakang an ini suaminya selalu berangkat ke kantor pagi pagi sekali dan pulang sampai larut yang mana ia merasa khawatir pada suaminya itu

__ADS_1


"gak tau mah mungkin papa udah berangkat ke kantor mah, soalnya aku tadi kayak denger suara mobil papa deh mah"ucapnya sambil mengerutkan dahinya sejenak berpikir


"oooh yasudah, kamu ke Bandung mau berapa lama nak"


"mungkin sekitar 1 mingguan mah"ucapnya sambil tersenyum kemudian memeluk lengan mamahnya dan menyenderkan kepalanya di bahu mamanya itu


setelah sarapan dan menyiapkan keperluan nya untuk jalan jalan Nilam bersiap untuk pergi liburan bersama teman temannya karena mereka telah mempersiapkannya dari jauh jauh hari ia bergegas menuruni anak tangga dengan membawa sebuah koper berwarna pink dan tas jinjing ia juga mengenakan dress cantik di atas lutut berwarna pink yang senada dengan warna kopernya dan juga sedikit polesan make up pada wajahnya dan juga memakai lipstik agar wajahnya terlihat fresh namun masih natural,ia terlihat begitu cantik dan juga anggun tapi sayang masih jomblo hahaha wkwkwkwk sama gue juga jomblo hehehe


"duh cantiknya anak mama"ucap nyonya Wicaksana saat melihat putrinya menuruni anak tangga di tangga yang terakhir


"hehe makasih ma, mama juga cantik. kan Nilam anaknya mamah jadi cantiknya Nilam itu turunan dari mama"ucapnya sambil memeluk tubuh sang mama dengan manja disertai seulas senyum manis di bibirnya yang mana akan membuat kaum hawa meleleh pabila melihatnya. ck ah elah meleleh , emangnya es cream segala meleleh


"uuuhhh iya deh iya yang paling jago godain mama terus, ya udah sana berangkat udah di tunggu temennya kan?kasian nanti kalo temennya lama nunggu"ucap nyonya Wicaksana mengurai pelukannya terhadap putrinya dan mengusap usap rambut putrinya dengan sayang


"iiiiihh mama kaaannnn jadi rusak rambut Nilam"ucapnya manja sambil memanyunkan bibirnya


"hahaha enggak rusak kok sayang, tetep cantik pokoknya anak mama yang paling cantik. udah sana berangkat"ucapnya merangkum pipi anaknya dengan kedua tangannya yang di akhiri dengan cubitan di hidung


"bye hati hati sayang jangan lupa pulangnya bawa oleh oleh yang banyak buat mama"ucap nyonya Wicaksana sambil melambaikan tangannya pada sang anak yang hanya di jawab oleh acungan jari jempol Nilam. elah udah kayak RCTI oke aja jari jempol


"huh Nilam pergi ke Bandung jalan jalan sama temennya, papa selalu pulang larut dan berangkat petang belakangan ini, kayak nya aku bakal kesepian"ucap nyonya Wicaksana menghela nafas yang terdengar begitu berat


yaaa waktu terus bergulir setiap detik pasti berganti menit dan setiap menit berganti jam begitu seterusnya hingga jam berganti hari dengan silih berganti dan tak terasa akhir pekan pun telah lewat, yang mana waktunya untuk semua orang harus memulai kembali aktivitas mereka untuk kembali bekerja tidak ada lagi untuk berleha leha bersantai santai...inget Bray gak kerja gak makan!hidup ini keras! pagi ini lalu lintas tampak padat merayap kemacetan di mana mana tak terelakkan orang orang bersiap mengendarai motor dan juga mobilnya menuju ke tempat kerja untuk mencari nafkah untuk keluarganya. yang mana kemacetan tak pernah melelehkan semangat mereka untuk mencari nafkah...yah Jakarta namanya pasti macet kalau gak macet bukan Jakarta namanya!psbb, lockdown kolorna aja masih macet apa lagi hari biasa wkwkwkw


disebuah gedung perkantoran itu terlihat sosok lelaki paruh baya memasuki loby perkantoran dan masuk ke dalam lift khusus untuk masuk ke ruangannya


"huuh apa yang harus aku lakukan?jika seperti ini terus perusahaan ku akan semakin hancur"ucapnya setelah membuka beberapa file yang tertera begitu banyak pengeluaran namun pemasukan yang teramat sedikit

__ADS_1


tok tok tok


"selamat pagi tuan Renaldy"sapa asisten Denis pada atasannya tersebut


"hemm pagi juga juga Denis, katakan ada apa?"


"maaf tuan sebelumnya saya memang memahami bahwa saham kita menurun drastis tapi walau bagaimanapun kita harus membayar upah para karyawan tuan, karena kita sudah menunggak 4 bulan belum membayar upah pada karyawan"ucapnya sambil menunduk


"huuuuhhh"hela suara nafas itu terdengar begitu berat membuat siapapun yang mendengarnya mengerti bagaimana situasi yang sedang terjadi


"baiklah katakan pada mereka aku akan membayar upah mereka secara full secepatnya, kau boleh pergi"ucapnya sambil memijat pangkal hidung


"baik tuan, saya permisi"ucap asisten Denis meninggalkan ruangan Presdir tersebut


"aku harus bagaimana lagi sekarang?jika aku menjual saham ini pun rasanya hanya cukup untuk membayar upah para karyawan dan hanya mampu menutup setengah hutang pada bank.jika aku menjual semua saham dan juga aset yang ku miliki lalu keluargaku akan tinggal dimana?bahkan itupun masih belum cukup untuk melunasi hutang pada bank...aku harus bagaimana??menarik investor?aku rasa akan sangat sulit untuk mendapatkan investor di saat ke adaan perusahaan ku yang seperti ini, jika pun ada pasti akan membutuhkan waktu yang begitu lama"gumamnya sambil memijat pangkal hidungnya merasakan bagaimana nasib perusahaan yang telah ia besarkan akan hancur seketika


tok tok tok


pintu ruangan itu kembali di ketuk, ia melihat sekilas yang mana menampakkan sekretaris nya di sana


brakkk"ada apa lagi Denis!bukankah sudah ku katakan bahwa aku akan membayar upah karyawan secepatnya!"teriaknya begitu lantang dengan rahang yang mengeras matanya menatap begitu tajam dan juga tangan yang mengepal keras setelah menggebrak meja di hadapannya


"em ma maafkan saya tuan, saya hanya ingin mengatakan bahwa di luar ada Presdir dan juga sekertaris xc company ingin bertemu dengan anda"ucapnya dengan terbata bata dan menunduk karena rasa takut akan amarah atasannya tersebut


"xc company?"tanya nya melebarkan kedua matanya memastikan bahwa apa yang di dengarnya tidaklah salah, perlahan emosi yang sudah meluap pun mereda


"i iya tuan mereka sudah berada di ruang tunggu VVIP tuan"sedikit mengangkat kepalanya melihat ke arah atasannya

__ADS_1


"bukankah xc company adalah king of business Europe?apa benar yang datang ke kantor ku adalah xc company itu?tapi apa yang membuatnya begitu tertarik mendatangi kantorku yang di ambang ke hancuran ini?bahkan untuk menemuinya pun begitu sulit tapi dia yang malah datang padaku?rasanya ini seperti mimpi" gumamnya bertanya tanya


"baiklah suruh dia masuk ke ruangan ku"ucapnya dengan sedikit menyunggingkan senyum


__ADS_2