CINTA DAN DENDAM TUAN ARSEN

CINTA DAN DENDAM TUAN ARSEN
hukuman


__ADS_3

"bugh"


"bodoh!tidak guna!siapa yang menyuruh kalian membiarkan nona kalian keluar tanpa ijin dariku"maki arsen pada ke lima pengawal yang berjaga di gerbang depan bahkan arsen memukul salah satu pengawalnya


"awas saja jika sampai satu jam mendatang tapi nona muda kalian juga belum kembali maka kalian semua akan menerima akibatnya"ancam arsen pada pengawal yang hanya menunduk kan kepala itu tanpa berani menatap apalagi menjawab ucapan arsen


"pergi kalian semua!"teriak arsen lantang dengan nafas yang memburu


"pak Darto"teriak arsen yang kali ini memanggil pak Darto yang bahkan pak Darto berada beberapa meter dari tempat arsen berdiri


"iya tuan"


"bagaimana bisa bapak membiarkan Nilam pergi dengan pelayan Lisa bahkan bapak tidak mengetahui kepergian mereka dan kemana mereka"ucap arsen yang membelakangi pak Darto


"maafkan atas kelalaian saya tuan muda"ucap pak Darto menunduk kepala nya


"bagaimana bisa hal sekecil ini bisa lolos dari pengawasan bapak!?"


"sekali lagi maafkan saya tuan muda"


"huh pergilah"ucap arsen menghembuskan kasar napasnya.


arsen berusaha meredakan emosinya, ia tidak bisa terlalu memarahi pak Darto karena pak Darto adalah pelayan yang menjaga mansion ini dengan baik ketika ia meninggal kan mansion belasan tahun yang lalu jadi arsen menghormati pak Darto yang telah merawat mansion nya dengan begitu baik


di luar mansion mobil Mercedes hitam yang di naiki Nilam tampak akan memasuki mansion


"nona? huh akhirnya nona pulang juga. jika nona tidak segera pulang mungkin kepala ku akan segera terpisah dari badan ku"gumam pengawal yang berjaga di gerbang depan bahkan wajah mereka yang tadi terlihat tegang kini berubah datar seiring tampaknya mobil Nilam yang memasuki mansion


"prok prok prok"


suara tepuk tangan arsen menggema di ruangan yang semula hening itu


"wah wah wah dari mana saja kamu hah?berani sekali kau pergi keluar mansion ini tanpa seijin dariku"ucap arsen menatap tajam Nilam dan menatap pelayan Lisa sekilas


"tu tuan arsen"ucap pelayan Lisa tercekat di tenggorokan nya

__ADS_1


"aku dari rumah orang tuaku"jawab Nilam


"dari rumah orang tuaku"ucap arsen mengulang kata kata nilam dengan nada yang mengejek


"kau pikir kau siapa hah!bisa keluar mansion tanpa seijin dariku!"bentak arsen


"maaf, aku tidak punya nomor ponsel mu jadi itulah kenapa aku tidak menghubungi mu untuk meminta ijin"jawab Nilam menunduk kan kepalanya


"bulshit!seharusnya kau harus meminta ijin kepada pak Darto jika akan keluar dari mansion ini!dan kau pelayan Lisa apa kau sudah melupakan aturan dan juga hukuman di mansion ini sehingga kau bisa seenaknya keluar masuk mansion ku!"ucap arsen dengan nada yang meninggi berganti menatap pelayan Lisa


"tuan sa saya salah tuan to tolong maafkan saya"ucap pelayan Lisa menunduk takut melihat mata arsen sekilas yang menatap nya dengan tajam


"tidak!ini bukan salah pelayan Lisa. pelayan Lisa sudah mengatakan padaku untuk meminta ijin terlebih dulu tapi aku mengabaikan nya, jadi ini semua salahku bukan salah pelayan Lisa" ucap Nilam membela pelayan Lisa bahkan ia mengangkat kepalanya menatap arsen yang menatap nya begitu tajam.


Nilam pun sebenarnya takut melihat arsen yang menatapnya begitu tajam, tapi karena ia sudah berjanji pada pelayan Lisa bahwa ia akan bertanggung jawab jika arsen marah nantinya. dan sekarang itulah yang sedang ia lakukan


"oh sungguh drama yang membosankan"ucap arsen menarik salah satu sudut bibirnya


"pak Darto"teriak arsen memanggil pak darto


"berikan hukuman pada pelayan yang sudah berani melanggar aturan di mansion ini" tunjuk arsen pada pelayan Lisa


"baik tuan"


"tuan saya mohon tuan jangan hukum saya tuan"ucap pelayan Lisa terduduk dengan mengatupkan tangannya


"tunggu!kenapa kau menghukumnya ini salahku bukan salahnya"cegah Nilam saat pak Darto akan membawa pelayan Lisa


"karena dia pantas untuk mendapatkan hukumannya" jawab arsen menatap lurus kedepan


"ini salah ku, bukan salah pelayan Lisa harus nya aku yang pantas mendapatkan hukuman itu"


"justru karena dia pelayan pribadimu maka setiap kesalahan yang ada padamu dia yang akan menanggungnya"teriak arsen yang kini beralih menatap Nilam


"a apa?bagaimana bisa?" Nilam begitu terkejut mendengar perkataan arsen barusan

__ADS_1


"nona tolong saya"ucap pelayan Lisa memohon pada Nilam, Nilam tidak tega melihat pelayan Lisa yang terus saja memohon


"kau tidak bisa menguhukum pelayan Lisa karena ini tidak adil!pelayan Lisa tidak bersalah"


"tidak adil katamu hemm, pelayan Lisa bukankah kau telah membaca peraturan apa saja untuk menjadi pelayan seorang nona muda Nilam dan hukuman apa yang pantas untukmu. katakan"teriak arsen


"hu hukuman yang pantas sa saya dapatkan a adalah 5 kali cambukan tuan"ucap pelayan Lisa terbata ia tidak pernah membayangkan jika ia akan mengucapkan sendiri hukumannya.


"apa!tidak!kau tidak bisa melakukan nya!tidak bisa!"Nilam membulatkan matanya mendengar hukuman yang akan di terima oleh pelayan pribadinya itu


"aku bisa!aku bisa melakukan apapun!bahkan aku bisa memenggal kepalanya sekarang jika aku mau"ucap arsen mencengkeram dagu Nilam


"pak Darto! lakukan hukuman pelayan itu disini sekarang juga!biarkan nona mudamu ini melihat bagaimana hukuman yang akan di terima oleh orang orang di dekatnya jika ia berani berbuat kesalahan padaku"teriak arsen pada pak Darto dengan melepas secara kasar tangannya yang semula mencengkeram dagu Nilam.


"kalau begitu layani aku!"ucap arsen dengan seringai liciknya


.


.


.


.


.


.


.


.


.


****okey maaf yak untuk episode kali ini tidak panjang cuma 850 kata tidak seperti episode sebelum sebelumnya yang nyampe hampir 1500 kata***nanti up lagi kok kalo gasibuk😊 jangan lupa!social distancing 👌

__ADS_1


__ADS_2