CINTA DAN DENDAM TUAN ARSEN

CINTA DAN DENDAM TUAN ARSEN
kekejaman arsen


__ADS_3

"hey tuan!lepaskan tangannya!kau menyakitinya!apa kau tidak bisa lembut sedikit terhadap wanita"ucap Rendy dengan sedikit meninggikan suaranya


mendengar ucapan rendy, arsen seketika menghentikan langkahnya dan berbalik, ia menatap Rendy begitu tajam, rahangnya mengeras matanya memerah, terlihat dengan jelas kilatan amarah dalam dirinya yang memuncak. seketika darahnya mendidih hingga di ubun ubun kepala saat melihat Rendy dengan beraninya memegang salah satu tangan Nilam


"bugh" satu pukulan ia layangkan membuat tubuh Rendy yang sedang tidak siap itupun tersungkur di lantai.


arsen melepaskan tangan Nilam dan mencengkeram kerah baju Rendy


"bugh bugh" belum sempat Rendy bersiap untuk membalas arsen terlebih dulu melayangkan lagi dua pukulan pada wajahnya


Cecilia yang melihat Rendy orang dia sukai di pukuli oleh arsen mencoba untuk menolong Rendy


"apa yang kau lakukan"teriak Cecilia histeris hendak mendekat


"diam!"teriak arsen yang menggema di ruangan itu hingga membuat tubuh Cecilia yang hendak membantu Rendy bergetar ketakutan. semua orang yang ada di dalam ruangan itupun hanya diam menyaksikan tanpa mau ikut campur


"bugh bugh bugh" arsen kembali menghajar Rendy tanpa ampun, ia seperti orang yang kesetanan, tidak memperdulikan apapun. yang arsen pikirkan adalah menghajar Rendy sampai ia puas, ia memukuli Rendy tanpa jeda.bahkan saat tubuh Rendy terjatuh arsen akan kembali menariknya agar berdiri dan kembali menghajarnya wajah tampan Rendy sudah tidak berbentuk lagi, darah tampak mengalir dari sudut bibir, hidung, hingga pelipisnya.


"kak jangan,tolong hentikan"ucap Nilam menggelengkan kepalanya, tangannya memegang tangan arsen yang hendak kembali memukul Rendy


arsen semakin marah dengan Nilam yang menghentikannya ia merasa bahwa Nilam membela lelaki yang saat ini tengah membuatnya marah. arsen menghempaskan secara kasar tubuh Rendy yang sudah tak berdaya itu tersungkur kelantai, matanya menatap tajam pada semua orang yang berada di ruangan itu.


"apa kau tau, dia wanita yang baru saja kau peluk di depan mata kepala ku adalah istriku! Dan aku, arsenio Johan xanders presiden direktur xc company akan membuat mu menyesal karena telah berani menyentuh bahkan memeluk istriku!akan kupastikan perusahaan mu akan hancur hanya dalam hitungan detik!" pengakuan arsen dengan nafas yang keluar memburu meluap luap membuat keterkejutan di wajah semua orang yang ada di dalam ruangan itu.

__ADS_1


bagaimana tidak, beberapa saat yang lalu arsen mengaku dirinya bernama Johan Presdir damala group yang menjadi jxc company tapi sekarang arsen mengatakan bahwa ia adalah arsenio Johan xanders yang mendapat julukan sebagai the king of business man Europe. mereka memang seringkali mendengar nama arsenio Johan xanders namun tidak ada dari mereka yang pernah bertemu secara langsung dengan arsen karena arsen selalu menyuruh asisten Will, asisten Willy juga merupakan salah satu asisten sekaligus orang kepercayaan arsen yang saat ini di percaya untuk memegang kendali xc company selama arsen berada di Indonesia.


"ma maafkan sa saya tuan, saya tidak bermaksud untuk memeluk istri anda saya hanya menolongnya agar tidak terjatuh"ucap Rendy terbata bata, ia begitu terkejut mengetahui siapa orang yang telah memukulnya


"ceeh"desis arsen


"asisten Dafa!kau urus si brengsek ini"teriak arsen memanggil asisten Dafa yang berdiri tak jauh darinya.


sedari tadi asisten Dafa hanya diam melihat tuan nya mengamuk seperti orang yang kesetanan, ini bukanlah pertama kalinya ia melihat tuannya marah seperti itu. itulah mengapa arsen terkenal begitu kejam namun ia juga tak menyangka bahwa arsen akan mengamuk karena Nilam yang tak sengaja di peluk orang lain, bukankah arsen tidak menyukai Nilam?kenapa arsen sampai marah membabi buta seperti itu? sedari tadi pertanyaan itu terngiang ngiang di kepala asisten Dafa.


"baik tuan"jawab asisten dafa, ia segera mengambil handphonenya ia tampak menghubungi seseorang sesuai perintah arsen dan benar saja belum ada 5 menit nilai saham perusahaan milik Rendy langsung turun drastis..


setalah menyuruh asisten Dafa arsen melangkah pergi meninggalkan gedung acara itu, di dalam perjalanan suasana begitu mencekam raut wajah arsen masih menunjukkan kemarahannya ia mengemudi dengan kecepatan tinggi. Nilam begitu takut melihat arsen yang begitu murka sampai akan menghilangkan nyawa seseorang, ini kali pertamanya Nilam melihat seseorang yang mengamuk sampai seperti itu. ia memalingkan wajahnya menatap sisi jalan yang tampak sepi karena waktu yang sudah semakin larut, tubuhnya tampak gemetar mengingat arsen yang membabi buta di acara pesta tadi, ia menggigit buku jarinya untuk mencoba menenangkan dirinya.


"aw sakit hiks hiks hiks"rintih Nilam saat arsen semakin mencengkram lengannya dengan begitu erat


para pelayan yang melihat arsen menarik Nilam secara paksa itu pun merasa kasian namun mereka tidak bisa berbuat apa apa mereka seolah olah tidak melihat apa yang sedang terjadi pada Nilam


"aw lepas tangan sakit"Nilam meronta mencoba melepaskan tangannya saat mereka sudah sampai di kamar milik nilam


arsen yang sudah di kuasai amarah pun tak lagi memperdulikan tangisan Nilam sesampainya di dalam kamar ia melepaskan cengkraman tangannya dan berjalan ke arah pintu untuk mengunci pintu itu agar Nilam tidak bisa kabur, kemudian ia berjalan kembali ke arah Nilam, Nilam yang melihat arsen kembali mendekatinya tubuhnya mulai gemetar ketakutan ia perlahan melangkah mundur


" a apa yang ingin anda lakukan tuan" ucap Nilam terbata saat melihat arsen menatapnya begitu tajam dengan senyum di salah satu sudut bibirnya

__ADS_1


arsen langsung menarik tubuh Nilam yang hendak menjauhinya sehingga tubuh Nilam jatuh ke dalam pelukannya, ia mencium bibir Nilam secara paksa


"eemmmm"ucap Nilam tertahan dengan bibir arsen yang terus menciumnya secara paksa.


ia mencoba melawan dengan memukul mukul dada bidang arsen dengan tangannya sekuat tenaga tapi pukulan itu sama sekali tidak berarti apa apa bagi arsen


"aaaakkkkhhh"


z


z


z


z


z


z


z


z

__ADS_1


*next tar lagi yak, lagi mikir buat bikin adegan 21 ++ nih wkwkwkwwkk***lagi ngerangkai kata kata yang bagus biar buat yang baca jadi panas dingin hahaha next episode untuk para jomblo di sarankan jangan baca, untuk bocil juga jan di baca yak wkwkwk


__ADS_2