Cinta Pertama Nuna

Cinta Pertama Nuna
Senyum


__ADS_3

Nuna sedang menjalani masa Ospek, Nuna dan Lisa sedang duduk bersama sambil minum es teh.


Doni dan Mamanya berjalan dari arah depan Nuna.


Doni pun menyapa Nuna,Sementara Mamanya melengos berlalu.


Mama Doni adalah salah satu dosen di kampus itu.


"Na, Lis, kok kalian gak ngomong kuliah disini juga?tanya Doni


"sekarang udah tahu kan hehehe"jawab Lisa


Nuna menghabiskan es teh yang diwadahi plastik itu kemudian mereka menuju kelas.


Lisa dan Nuna duduk bersebelahan sementara Doni di belakang Nuna.


Ponsel Nuna bergetar, Nuna melihatnya ada nomor baru yang mengirimkan chat untuknya.


"Nuna, ini aku anak bu Diah yang biasa pesan sayur sama kamu, Aku Malika . Bolehkah aku menjadi temanmu?"Tulisnya


Nuna pun tanpa curiga membalasnya "iya, tentu saja".


Miko sangat senang chat nya di bales oleh Nuna, Miko pun memberi gambar foto adiknya di akun chat itu agar Nuna tidak curiga.


Sebelumnya Miko telah berkomunikasi dengan Manda, untuk hal rersebut dan Manda pun menyetujuinya.


"Yasudah Kak, Malika ke kelas dulu ya,nanti chat lagi"tulis Miko


Nuna pun membalas dengan emo senyum.😊


Sepulang Kuliah, Nuna mampir ke toko plastik untuk membeli beberapa plastik yang ia gunakan untuk membungkus sayur.


Ratu mengirim pesan pada Nuna, bahwa ia dan Miko sedang kuliah bersama dan mereka telah berkencan.


Nuna menghela nafas lalu menjawab telepon Ratu.

__ADS_1


"Na, aku dan Miko telah berkencan, jangan ganggu dia lagi".ucap Ratu


"Terserah, Yang jelas aku tidak akan berhenti mengharapnya"jawab Nuna yang membuat Ratu kesal lalu menutup ponselnya.


Nuna melanjutkan perjalanan dengan mengendarai sepeda mininya sampai ke rumah.


Sampai di rumah ,Nuna bertemu pemilik kontrakan dan Nuna pun membayar uang kontrakan untuk dua bulan kedepan.


"Ibu,ini untuk dua bulan kedepan"ucap Nuna sambil menyerahkan uang kontrakan.


"Terimakasih Nak, semoga kalian betah dan rejekinya lancar selalu"jawab Ibu pemilik kontrakan.


Esok harinya, Nuna ke kampus dan melihat ada Lisa sedang saraoan dengan Doni.


"Nuna, sarapan dulu yuk".ucap Lisa


Nuna duduk lalu pesan minum es teh saja.


"udah ,makan dulu Lis, Don, biar kenyang".jawab Nuna


Mereka pun bercengkerama dengan asyiknya.


Mama Doni masuk kelas dan mulai mengecek kehadiran mahasiswanya.


"Kamu, ke depan".ucap Mama Doni pada Nuna


Nuna ke depan


"Ada apa Bu?".tanya Nuna


"Hari ini, saya mau kamu menjadi tutor mahasiswa disini, kamu jelaskan bab 1 ini"Perintah Mama Doni yang bermaksud menjatuhkan Nuna.


Nuna tersenyum lalu menjelaskan isi bab 1 pada Mahasiswa di kelas tanpa adanya kegugupan.


Semua bertepuk tangan akan penjelasan Nuna.

__ADS_1


"Gimana bisa kamu melakukannya?".tanya Mama Doni heran


"Ada saatnya manusia menjadi lebih semangat belajar ketika direndahkan,dan bila itu sudah didapat maka yakinlah akan ada perubahan". Jawab Nuna tersenyum yang membuat Mama Doni tersenyum.


Doni senang melihat Mamanya tersenyum akan ucapan Nuna.


Doni seakan memiliki lampu hijau untuk kembali mendekati Nuna.


Kelas selesai semua mahasiswa saatnya pulang.


Nuna bertemu Frenki di parkiran.


Frenki mengendarai mobil mewah, sementara Nuna membawa Sepeda


"Gimana kuliahmu Na?"Sapa Frenki


"Lancar kak"jawab Nuna dengan senyum lalu pulang.


Di kamar,Nuna menaruh tas nya di tempat tidur.


Ponsel Nuna bergetar ada chat dari Malika.


"Kak Nuna, gimana kuliahnya?".tulisnya


"Lancar Malika, Tau nggak aku bisa ngejelasin bab satu hari ini".😃jawab Nuna


Miko senyum sambil membaca chatnya.


"wah, hebat dong kak, Malika kapan-kapan mau dong diajarin".tulis Miko


"Baiklah, Aku akan mengajarimu, karena perkataan orang akan bisa mencambuk semangat seseorang untuk berubah, dulu aku begitu bodoh Malika, tapi aku selalu dikatain kalau aku dan Cinta pertamaku tidak sepadan, dari situ aku berusaha untuk berubah "jelas Nuna.


"Kakak, udah punya kekasih?".tanya Miko


"Dia cinta pertamaku, Sampai saat ini aku masih merindukannya, entah dimana ia sekarang".jawab Nuna

__ADS_1


"Semangat Kak, mungkin kekasih kakak juga demikian".tilis Miko


Nuna tidak menjawab pesan itu karena ia harus melayani pembeli sayur yang meminta kiriman sayur sore nanti.


__ADS_2