
Miko dan Nuna bersama menutup toko sayur karena sudah sore.
sementara Pak Broto, Pak Burhan dan Bu Lastri di rumah tengah menyiapkan segalanya untuk acara esok.
Pak Broto merupakan Paman dari Nuna ya beliau adalah adik dari Pak Burhan.
Miko dan Nuna pulang ke rumah Nuna.
"Istriku, aku pulang dulu"ucap Miko di depan pintu
"Masih besuk sebutan itu berlaku kembali"jawab Nuna
"Mau besuk,mau kapanpun, kamu adalah istriku"jawab Miko kemudian berpamitan pulang dan minta maaf tidak dapat mampir.
Nuna masuk kamarnya dan mengabari Lisa juga Doni.
Lisa dan Doni sangat senang mendengar kabar bahwa Nuna dan Miko akan rujuk kembali.
Acara di pagi hari itu pun digelar sederhana
hanya keluarga yang mengetahuinya.
"Istriku, apapun yang terjadi janganlah kamu percaya dengan orang lain kecuali aku suamimu"ucap Miko sambil memeluk Nuna
Nuna mengangguk dan tersenyum
Pak Broto pun senang melihat keponakannya itu bahagia dan beliau berpamitan untuk kembali ke kampungnya yang berada di pulau lain.
"Paman kenapa buru-buru kembali?"tanya Nuna sedih
"Maafkan Paman, Paman harus kembali karena sawit nya sudah waktunya panen ,nanti paman kesini lagi"jelas Pak Broto
Miko dan Pak Burhan mengantar pak Broto ke Bandara malam itu juga.
Di perjalan pulang, Miko berbincang dengan mertuanya terlihat sangat bahagia.
Miko dan Pak Burhan sampai di rumah
Nuna dan Bu Lastri yang sedang menunggu mereka terasa cemas karena Miko dan Pak Burhan belum juga kembali padahal sudah pukul 21.00 malam, mengingat jarak rumah ke bandara hanya 20km.
Tak lama kemudian sorot lampu mobil Miko terlihat dari dalam rumah.
Nuna pun membuka pintu dan mendapati suami dan bapaknya datang dengan membawa martabak.
mereka pun menikmati martabak manis bersama.
Pak Burhan dan Bu Lastri telah ke kamar untuk beristirahat.
Sementara Miko membantu Nuna membereskan piring dan gelas yang tadi digunakan untuk makan.
Miko dan Nuna memasuki kamar mereka untuk istirahat.
"Istriku, Maafkanlah suamimu ini yang selama waktu dulu mungkin melukaimu"ucap Miko sambil memeluk Nuna.
__ADS_1
"Hem, aku yang tak bisa menolakmu "jawab Nuna lalu memejamkan mata.
"Suamimu ada di sampingmu, kenapa malah tidur, ayolah Istriku, berikan Suamimu ini sesuatu"kesal Miko
"Capek, dah tidur, kamu mau apa?makan udah, kan udah kenyang"jawab Nuna .
Miko pun membalik badan Nuna dan Menindihnya.
"Kamu mau apa?jangan macam²"ucap Nuna yang cemas.
Miko pun mengurungkan niatnya, dan kembali memeluk Nuna.
"Ini kok gak peka, Ya Tuhan apa yang ada di otak istriku"batin Miko.
"Aku peka , tapi maaf aku sedang datang bulan"Tiba tiba Nuna menjawab.
"Kamu peramal?bisa menjawab pertanyaan batinku?tanya Miko
"Haha, udah udah,yok tidur suamiku"jawab Nuna lalu memeluk Miko.
Siang hari, Nuna dan Miko di kampus.
Nuna berjalan bergandengan tangan dengan Miko
membuat siapa saja yang melihatnya iri.
Dosen tampan yang menggandeng Nuna si gadis sayur.
Dona pun melihat Nuna bergandengan tangan dengan Miko lalu menghampirinya.
Frenki pun datang lalu memeluk Miko.
"Miko, kapan kamu kembali?"tanya Frenki
Miko hanya tersenyum kemudian membalas pelukan Frenki.
"Eh Nuna disini juga, Ini Miko ponakanku Na"jelas Frenki
"Nah Miko, ini Nuna pujaanku"jelas Frenki yang membuat Nuna, Miko, serta Dona kaget.
"Ngawur lagi, Ni lihat kak, cincin di jariku, aku sudah bersuami"jawab Nuna yang hanya di tertawakan Frenki
"Baguslah kamu sudah bersuami,dan pasti suamimu tidak setampan Miko dan Frenki"jawab Dona
Miko melihat Nuna lalu mengecup kening Nuna
"Istriku, belajar yang rajin, ingat sebentar lagi akan lulus"ucap Miko lalu berlalu ke kantor.
Frenki dan Dona yang melihatnya bagaikan fiterpa angin topan.
"Ha, Istriku?gila, kamu pakai apa, sehingga Miko berucap gitu?tanya Dona kesal dengan menjambak rambut Nuna.
Frenki terlihat menahan amarah
__ADS_1
"Jadi selama ini kalian bermain di belakangku, tunggu balasanku"ucap Frenki lalu pergi membiarkan Nuna dengan Dona.
"Lepaskan , Apa salahnya aku menjadi istrinya ?"tanya Nuna pada Dona
"Kamu tau Miko adalah teman kecilku, dan aku tidak menyukaimu"jawab Dona lalu pergi.
Lisa dan Doni sedang di perpustakaan bersama Nuna.
Frenki datang lalu menarik tangan Nuna untuk ikut bersamanya.
"ikut aku"ucap Frenki lalu menarik tangan Nuna keluar
Lisa dan Doni tidak tinggal diam mereka menghalangi Frenki, Namun teman-teman Frenki banyak sehingga Lisa dan Doni kehilangan Nuna.
Sampai di ruang kosong di lantai atas gedung kampus.
Frenki melepas Nuna.
"Kak, kenapa ?ada apa?kenapa aku dibawa kesini?tanya Nuna yang mulai menangis.
"Aku tidak suka penolakan berkali-kali , Sekarang kamu adalah milikku, jangan pernah lari dariku"jawab Frenki yang kemudian mengambil sebilah pisau.
"Maaf kak, aku telah bersuami, lepaskan aku, bukankah Miko keponakanmu,hiks hiks"jawab Nuna.
"Tidak ada ponakan, tidak ada suami, aku akan melenyapkanmu bila kamu tidak mau denganku"jawab Frenki yang membuat Nuna ketakutan.
Miko , Doni serta Lisa datang menemui Nuna.
"Akhirnya kamu datang juga Miko"ucap Frenki
"Jangan lukai istriku"jawab Miko kemudian memberikan bogem mentah pada Frenki.
Frenki pun bibirnya berdarah lalu ia memukuli Miko
Lisa dan Doni tak bisa membantu karena anak buah Frenki yang banyak telah membuat Lisa dan Doni rak sadarkan diri.
Nuna menangis melihat Miko dalam kondisi lemah.
Nuna bersujud di kaki Frenki
"hentikan kak, jangan lukai suamiku"isak Nuna
Frenki pun tersenyum
"Aku akan berhenti, tapi kamu harus ikut denganku"jawab Frenki.
Miko pun bangkit lalu menghajar Frenki yang tengah menggoda istrinya.
Akhirnya Nuna dan Miko berhasil pulang, dan Lisa serta Doni juga berhasil pulang.
Sesampainya di rumah, Miko diobati Nuna.
"Suamiku, maafkan aku"ucap Nuna.
__ADS_1
"Sebaiknya kita pindah ke LN saja, disini tidak aman, Frenki itu jahat"jelas Miko
Nuna hanya mengangguk dan senyum.