
Miko mengemudikan mobilnya dan mengejar Nuna.
Di tengah jalan hendak ke parasi, Nuna di hadang beberapa preman.
"Hey manis,Kenapa sepedanya?".tanya Preman itu.
Nuna pun ketakutan dan hendak berlari, Namun tangan Nuna dipegang oleh dua preman.
"Mau lari kemana kamu?cepat serahkan dompetmu!"Ucap Bos preman dengan nada membentak
Miko segera turun dari mobil untuk menolong Nuna.
"Lepaskan!"Teriak Miko
Para preman pun menghadapi Miko.
"Bugh bugh bugh".Mereka berkelahi.
Miko terjatuh, dan kesempatan itu digunakan salah satu preman yang membawa pisau untuk menyerang Miko.
Nuna yang melihat preman mengarahkan pisaunya ke arah Miko, membuat Nuna berlari untuk melindungi Miko. Dan "sleerk"Pisau menancap ke bahu Nuna.
Melihat darah keluar dari bahu Nuna, para preman pun berlari untuk melarikan diri.
Nuna pun tersungkur ke badan Miko dan tak sadarkan diri.
Miko pun mencoba membangunkan Nuna, ketika tangan Miko menyentuh bahu Nuna, Miko kaget merasakan ada yang membasahi telapak tangannya.
Miko pun berusaha membangunkan Nuna, dan betapa kagetnya Miko melihat Bahu Nuna dalam keadaan terkoyak dan mengeluarkan darah segar.
__ADS_1
"Na, bangun Na, Ya ampun Na, kenapa kamu lakukan ini?".ucap Miko lalu menggendong Nuna
Di rumah sakit, Miko mondar mandir menunggu Nuna ditangani dokter.
Miko menghubungi Mama Dewi dan mengatakan kalau Nuna di rumah sakit
Mama Dewi pun kaget mendengar penjelasan Miko dan segera mengajak Sanda ke Rumah sakit.
Mama Dewi mendapati Miko duduk lesu di bangku rumah sakit depan ruang operasi Nuna.
Miko dipeluk Mamanya sementara Sanda juga khawatir akan kondisi Nuna.
"Kak, apa yang terjadi?".tanya Sanda sambil mengelus pundak kakaknya.
Miko dengan menahan air mata menceritakan semuanya agar tidak terjadi kesalah pahaman.
"Jadi kamu dan Nuna sudah berkencan?".,tanya Mama Dewi
"Pada kasus ini, artinya Kak Nuna dalam situasi hati yang kacau, karena ucapan Teman kak Miko yang bernama Ratu tadi, Pertanyaannya kenapa Kak Ratu mengatakan hal itu kalau kak Miko tidak mengencaninya juga?".Tanya Sanda menyelidik
"Flashback on"
Saat Malam itu, Ratu jalan-jalan di taman Kota untuk menikmati udara malam.
Ratu melihat Miko dengan Nuna duduk di bangku taman.
Ratu pun mengendap di balik pohon besar dekat bangku itu dan mendengarkan percakapan antara Miko dan Nuna.
Ratu kaget ketika melihat Miko mengecup pipi Nuna, Nuna pun mengabadikan momen itu dengan ponselnya.
__ADS_1
Saat di Sekolah , Ratu menghampiri Miko yang sedang duduk di bangku nya sambil membaca buku pelajaran.
"Hem ehem".dehem Ratu lalu memberikan Miko putaran Video di ponselnya.
Miko kaget dan melotot lalu membawa Ratu keluar kelas.
"kamu mau apa?".tanya Miko
Ratu tersenyum lebar
"Aku cuma mau kamu, Kalau kamu mau Nuna tetap sekolah disini, ya kamu harus penuhi mauku".jawab Ratu
Miko menggeleng
"Aku tidak menyukaimu, aku hanya menyukai Nuna".jawab Miko
"Baiklah, aku akan bilang papa agar Nuna di keluarkan dari sekolah ini".jawab Ratu lalu hendak menghubungi Papanya melalui ponselnya.
Miko pun merebut ponsel Ratu, lalu ia bersedia memenuhi kemauan Ratu.
"flashback off"
"Jadi begitu dek ceritanya".Jawab Miko
Sanda pun menepuk bahu kakaknya,
"Kenapa kakak jadi gini ya, Padahal kalau kak Nuna di keluarkan dari sekolah tanpa alasan yang tepat, itu kan menyalahi aturan, tapi kalau alasannya karena kak Nuna selalu mendapat nilai rendah itu juga gak tepat, karena Sekolah itu tempat untuk membuat mengerti dari yang sebelumnya tidak mengerti".jelas Sanda.
Dokter pun akhirnya keluar ruangan.
__ADS_1
"Operasinya berjalan lancar, pasien akan kami pindahkan ke ruang pemulihan".ucap Dokter yang menenangkan semuanya.