
Seminggu berlalu, Kini Nuna di kelas sedang mengikuti perkuliahan dengan serius.
Doni memandang Nuna dari belakang dan Lisa mengetahui hal itu.
"Sadar, milik orang"tegur Lisa yang membuat Doni mengalihkan pandangannya.
Perkuliahan Selesai
Doni,Lisa dan Nuna berada di taman kampus.
"Na, Miko udah berangkat?".tanya Lisa
Nuna mengangguk dan kemudian duduk di bangku dekat air mancur.
Doni yang membawa 3 ice cream memberikan pada Nuna dan Lisa.
"Makasih Don"jawab Nuna
Doni mengangguk dan menikmati Ice cream nya.
"Na, Kamu dan Miko sudah?"tanya Lisa terbata
"Hust ,ngawur kamu Lis"timpal Doni
Nuna hanya tertawa melihat kedua sahabatnya itu.
Frenki datang menghampiri Nuna dan duduk di sebelah Nuna.
Nuna pun beranjak namun dicegah Frenki.
Doni kesal melihat ulah Frenki itu sehingga Doni menyuruh Frenki pergi.
"Jangan ganggu Nuna "ucap Doni
Frenki hanya tersenyum lalu memandang Nuna
__ADS_1
"Nuna manis, siapa yang punya?"goda Frenki
Lisa mendekat lalu menendang kaki Frenki yang membuat Frenki kesakitan.
"Aduh, bocah ini, sakit "ucap Frenki sambil memegangi Kakinya.
"Makanya jangan ganggu Nuna"jawab Lisa
"Kamu berani padaku, akan ku balas kamu bocah"jawab Frenki
Tak lama kemudian teman-teman Frenki datang dan memegangi Doni serta Lisa.
Nuna bingung harus berbuat apa
"Kak, lepaskan mereka"ucap Nuna memohon
"Hahaha, lepas"Ucap Frenki pasa teman-temannya.
Nuna pun berterimakasih dan meminta maaf atas kejadian tadi.
Malam Harinya Nuna sedang berkomunimasi dengan Miko.
"Istriku, gimana kuliahmu?".Tanya Miko
"Lancar, hanya saja aku kesal dengan Kak Frenki"jawab Nuna
"Siapa dia?"tanya Miko
"Kakak senior, hanya saja ia suka mengganggu"jelas Nuna
"Abaikan saja, Tidak ada yang akan mengganggu mu istriku, apalagi kalau tahu kamu istri dari Miko Putra Dade"jawab Miko
"Hahaha, sombong"jawab Nuna
"Istriku, aku akan ada tugas kuliah dan aku sekelompok dengan Ratu, bisakah kamu percaya padaku?".tanya Miko
__ADS_1
"Ya aku percaya, tapi kenapa Ratu tidak diberi tahu tentang pernikahan kita?bahkan pernikahan ini kenapa sembunyi-sembunyi?hanya beberapa orang saja yang tahu?"tanya Nuna panjang lebar.
"nanti akan ku jelaskan, Sudah ayo tidur"jawab Miko yang membuat Nuna hanya menjawab Hem
"Suamiku, Istrimu ini lebih berharga dari bantalmu itu, tapi yang kamu peluk malah bantal"protes Nuna melihat Miko memeluk bantal
Miko tertawa
"Hahahaha, Istriku aneh"jawab Miko
Nuna pun tanpa terasa telah terlelap.
Menjadi kebiasaan Miko, ia akan menyudahi Vcall apabila Nuna telah tertidur.
Pagi Hari
di hari Minggu, Nuna melihat buku tabungannya dan jumlahnya diluar dugaan Nuna.
Nuna pun memberitahu orangtuanya kalau ia akan membeli rumah.
"Bu, Pak, Mari kita beli rumah"ajak Nuna
Bu Lastri dan Pak Burhan kaget dengan ucapan Nuna
"Na, Nuna kamu sakit?"tanya Ibunya
Nuna kemudian memperlihatkan buku tabungannya yang membuat orangtuanya haru.
"Na, simpan buku ini, Bapak dan Ibu sudah membeli rumah , maafkan kami yang tidak memberitahumu, karena kami ingin melihatmu berusaha menggapai mimpimu nak"Jelas pak Burhan yang membuat Nuna menangis
"Bapak Ibu,hiks hiks"ucap Nuna lalu memeluk orangtuanya.
pada hari itu juga, Nuna dan orangtuanya pindah ke rumah baru mereka setelah berpamitan dengan pemilik kontrakan.
__ADS_1
Kini Nuna dan orangtuanya telah memiliki rumah sendiri di kawasan perumahan yang cukup elit.