Cinta Pertama Nuna

Cinta Pertama Nuna
pedang


__ADS_3

Miko mengejar Nuna, Lalu memeluk Nuna dari belakang.


Nuna mencoba melepas pelukan Miko namun ia kalah kuat dengan Miko.


"jangan tinggalkan aku, Aku menyukaimu".Ucap Miko yang membuat Nuna merasakan lemas seakan ia bermimpi.


Miko kemudian berjalan ke depan Nuna lalu memegang kedua pipi Nuna dan mengusap air mata Nuna.


"Jangan menangis, itu akan menyakitiku".tambah Miko.


Nuna pun dengan berani memeluk Miko


"Apa arti semua ini?".tanya Nuna


"Mari kita kencan".jawab Miko


"apa aku mimpi?"Tanya Nuna


Lalu Miko mencubit hidung Nuna ,hingga membuat Nuna merasakan sakit dan akhirnya Nuna mengangguk.


Miko dan Nuna kini kembali mengendarai motor.


Di sepanjang jalan, Nuna sangat bahagia seakan ia tak percaya.


sampailah mereka di rumah Nuna tepat pukul 20.00 Malam.


"Na, selama di sekolah kita harus bisa menahan, Jangan sampai ada yang tahu kita kencan".ucap Miko dan Nuna pun mengangguk lalu senyum.


Nuna pun mengetuk pintu rumah


Ibu Lastri membuka pintu, dan mendapati ada Miko bersama Nuna.


"Nuna, nak Miko silahkan Masuk".Ucap Bu Lastri.


Pak Burhan melihat ada tamu segera ke ruang tamu depan.


"Maafkan saya Bu, Tadi Nuna sepedanya kempes di jalan, jadi saya mengantarnya pulang".Jelas Miko


"Terimakasih Nak telah membantu Nuna".jawab Bu Lastri dan Pak Burhan pun tersenyum.


Miko berpamitan lalu kembali ke rumahnya.


Di dalam Kamar , Miko mengambil ponselnya lalu melihat wajah Nuna dalam foto yang ia ambil saat Nuna sedang di perpustakaan.

__ADS_1



Miko mengelus potret Nuna, dan menjadikannya wallpaper ponselnya.


Di sekolah, Nuna sedang bersama Lisa duduk di kantin sekolah.


Miko ke kantin dan sekilas melihat Nuna, nuna pun tersenyum melihat Miko lalu mengalihkan pandangannya ke Lisa.


Miko memberi kode pada Nuna agar Nuna ke perpustakaan, Dan Nuna pun mengangguk pelan.


"Lis, aku ke perpus dulu ya".ucap Nuna


"Kebetulan, Aku juga mau mencari buku Na, yuk kesana"Jawab Lisa.


Nuna dan Lisa pun ke perpustakaan.


Miko yang sudah menunggu Nuna di ruang belakang perpus melihat Lisa juga ada disana.


Miko pun mengirim chat ke Nuna.


"Aku ruangan belakang rak besar".tulis Miko


"Aku kesana".jawab Nuna


Miko memberi Nuna naskah soal



Miko memandang Nuna


"Karena aku mau anakku pintar ".Jawab Miko yang membuat Nuna senyum


"Yakin mau menikahiku?".tanya Nuna


"Seyakin dirimu menyukaiku".jawab Miko yang membuat Nuna malu-malu.


Miko lalu keluar ruangan tak lupa ia memberikan handkiss pada Nuna.


Ratu yang di perpustakaan melihat Miko keluar dari ruangan , dan tak lama kemudian ia melihat Nuna keluar ruangan juga.


Nuna kemudian duduk di dekat Lisa.


Lisa pun menanyakan "Apakah sudah kamu temukan buku yang kamu cari di ruangan itu?".

__ADS_1


Nuna lalu memberikan naskah soal pada Lisa


"Itulah yang ku cari, aku mau belajar giat agar nasibku berubah".Jawab Nuna.


Pulang Sekolah, Ratu menghadang sepeda Nuna dengan mobilnya.


"Apa yang kamu lakukan di ruangan perpustakaan?,aku melihatmu keluar ruangan itu setelah Miko keluar?".Tanya Ratu


"Heh, Cari buku".Jawab Nuna


seolah tidak puas dengan jawaban Nuna, Ratu pun mengempiskan kedua roda sepeda Nuna.


"Apa yang kamu lakukan?".tanya Nuna


"Aku tidak mau, melihatmu dekat dengan Miko".Jawab Ratu.


Miko menghentikan mobilnya, lalu keluar mobil dan menarik tangan Ratu.


"Jangan lakukan hal konyol".Ucap Miko


"Kamu jangan hentikan aku , Aku melihatmu keluar ruangan perpus dengan Nuna, aku tidak mau kamu menduakanku Sayang, ingat kita akan tunangan lusa.Jawab Ratu yang membuat Nuna kaget bagaikan tertusuk pedang 10.


Miko kaget dengan ucapan Ratu


"Aku tidak seperti itu".jawab Miko


Nuna lemas lalu berusaha pergi dengan membawa sepedanya.


Miko kemudian memasuki mobilnya dan mengejar Nuna setelah Ratu berlalu pergi jauh.


Nuna menangis sambil membawa sepedanya.


Miko berhenti tepat di depan Nuna.


Nuna memalingkan wajahnya saat Miko menghampirinya.


"Na, Jangan gini, Ucapan Ratu itu tidak benar".Jelas Miko


"Minggirlah, aku mau lewat".Jawab Nuna setelah mengusap air matanya.


Miko berusaha meyakinkan Nuna.


"Na, maafkan aku Na".ucap Miko

__ADS_1


"Benar katamu, kita tidak sepadan, Maaf telah merusak suasana mu dengan Ratu, Jangan pernah memainkan perasaan orang bodoh dan lemah sepertiku, terimakasih".Jawab Nuna lalu pergi.


Miko mengacak rambutnya frustasi, dimana orang yang ia yakini akan menjadi pendamping hidupnya justru ia buat kecewa.


__ADS_2