
Seminggu kemudian
Nuna merasakan Ingin sekali makan Sate Ayam
"Malam-malam begini cari sate Ayam dimana, mana udah jam 21.00"ucap Nuna
Nuna pun hendak menelpon Lisa, namun ia urungkan karena tidak mau mengganggu Lisa.
Nuna hendak menelpon Frenki tapi ia teringat akan ucapan Ratu dan Sonya yang menyebut Nuna hanya sebagai mainan.
Nuna pun memutuskan untuk mencari Sate Ayam ke alun-alun dekat rumahnya dengan mengendarai sepeda.
Dengan perut yang buncit, Nuna berjalan sambil membawa sepedanya untuk mencari tukang sate.
Akhirnya Nuna pun menemukan satu penjual sate ayam yang masih buka.
"Pak dibungkus ya 1 porsi "ucap Nuna
"Baik neng, silahkan duduk"jawab Si penjual. lalu memulai memanggang sate
Tiba-tiba mobil putih berhenti di depan penjual sate itu.
"Pak Sate 1 porsi"ucap Ratu dari dalam mobil bersama Miko
"habis neng,maaf, sudah ditunggu neng ini"jawab si penjual
Ratu pun keluar mobil bersama Miko, Nuna yang melihat kembang api tidak menyadari ada Ratu dan Miko.
"pokoknya itu punya saya, saya akan membayar lebih"ucap Ratu
"kamu malu gak sih, udah cari yang lain aja"jawab Miko
mendengar ada keributan Nuna pun menoleh
"Ada apa pak?"tanya Nuna penasaran
"Ini neng, satenya diminta paksa orang ini"jawab si penjual
Ratu pun melihat Nuna sedang memegang perutnya.
"Heh, ini punyaku ya, udah kamu gak usah, aku juga hamil "ucap Ratu
"Tapi Nuna duluan Ratu, kita cari yang lain"jawab Miko
"gak mau"jawab Ratu
Nuna pun enggan berdebat dengan Ratu
"Berikan pak"ucap Nuna
"Tapi neng, neng kan sudah menunggu dari tadi"jawab si penjual
__ADS_1
"Tidak apa pak, berikan saja pada mereka, mereka lebih butuh"jawab Nuna
kemudian Ratu mengambil bungkusan sate itu dan mengajak Miko ke mobil
Miko hanya menatap Nuna dari dalam mobil sementara Ratu menikmati sate itu.
"neng ini uangnya"ucap si penjual mengembalikan uang Nuna untuk membayar tadi
"tidak usah pak,lagian mbak tadi kan belum bayar, Saya boleh minta sambalnya pak? 3000 saja"ucap Nuna
penjual sate pun terenyuh dan meminta maaf karena sambal nya pun habis.
"oh habis ya pak, tapi itu di wadah masih dikit, boleh ya pak, dikit saja"ucap Nuna
Miko pun meneteskan airmatanya ,di dalam mobil melihat Nuna memakan sambal di mangkok dengan jarinya.
Ratu pun membuang bungkus sate itu tepat di depan Nuna.
"Kasihan banget deh, ngidam sendirian, gak ada yang nemenin, mana si Frenki?,benarkan cuma jadi mainannya"ucap Ratu tertawa
Nuna hanya diam dan sepedanya pun di kempes oleh Ratu.
"Ratu kenapa di kempes, aku pulang gimana, ini udah malam"ucap Ratu yang mulai terisak
"plak"tamparan ke muka Ratu dilakukan oleh Miko
"kamu kelewatan"ucap Miko dan Ratu pun justru membalas menampar Nuna "plak"
"Ah ao ah, sshht, "hanya itu yang keluar dari mulut Nuna
Miko hendak menolong Nuna namun Ratu berpura pura perutnya sakit.
Kemudian Miko membawa Ratu ke mobil lalu berlalu.
Nuna pun membawa sepedanya yang kempes .
terasa berat bagi Nuna
Hujan mengguyur dengan derasnya.
Nuna hanya berjalan membawa sepeda dengan menangis.
Sementara Reno terus mengamati Nuna dari kejauhan dan mengirimkan rekaman ke Frenki.
Frenki pun merasakan hatinya sangat sakit, melihat Nuna mengalami hal demikian
"Betapa jahatnya aku Na, aku telah melukaimu, Namun aku harus gimana Na, Sonya datang disaat ini, dan ia adalah kekasihku "ucap Frenki yang tak sadar air matanya jatuh.
"Beri pertolongan pada Nuna"pesan Frenki
"Nona selalu menolak bos, maaf bos saya harus kembali hujan begitu deras"jawab Reno.
__ADS_1
Akhirnya Nuna sampai rumah.
Kakek Barno dan Nenek Parmi melihat Nuna pucat basah kuyup lalu membantunya berbenah.
Pagi hari
Badan Nuna panas, wajahnya pun pucat.
"kek bagaimana ini, Nuna sakit ,kota harus membawanya ke rumah sakit"ucap Nenek Parmi
"Sebentar , kakek cari gerobak dulu ya nek"jawab Kakek Barno
Nenek Parmi pun menemani Nuna dan mengompres dahi Nuna
Kakek Barno pun tiba dengan membawa gerobak yang ia pinjam.
saat hendak menaikkan Nuna ke gerobak.
Lisa dan Doni datang dan kaget melihat Nuna dalam gerobak dengan keadaan lemah.
"kakek, nenek kenapa ini, Nuna ya ampun"Teriak Lisa yang mulai cemas
"kek,nek, bantu Doni bawa Nuna ke dalam mobil, kita bawa ke rumah sakit sekarang"ucap Doni
Di rumah Sakit
Nuna mendapat pertolongan
"Kurangajar, kemana Frenki?sampai ia tidak tahu Nuna sakit biasanya pagi ia sudah disana"ucap Doni
Lisa pun menenangkan Doni
"Tenang mas tenang, mungkin Kak Frenki sibuk,"jawab Lisa
"Jangan sampai kesabaranku hilang,kamu jangan salah paham Lisa, Benar dulu aku menyukai Nuna,tapi Sudah ada Miko, namun sekarang Frenki yang selalu menyebut Nuna istrinya malah tidak ada, apa mereka tidak punya hati" jelas Doni
Lisa pun paham akan suaminya itu dan menenagkan Doni.
Dokter keluar ruangan.
"Saya harus bicara dengan keluarga pasien"ucap Dokter
Lisa dan Doni pun ikut ke ruangan dokter
"Kita harus ambil ini, janin nya harus dilahirkan, agar ibunya juga selamat"ucap dokter
"Tapi dok usianya belum 9 bulan dok ,apakah tidak ada cara lain?"tanya Lisa
Dokter menggeleng
"Lakukan yang terbaik dok",ucap Lisa lalu memeluk Doni.
__ADS_1