
Miko mengejar Nuna
sementara Ratu tertawa karena rencananya berhasil.
Di kantor Papa Daffa
Maya menemui Papa Daffa dan Mama Dewi
"untuk apa kamu kesini?"tanya Papa Daffa
"Aku minta pertanggungjawaban anakmu"jawab Maya lalu melempar beberapa lembar foto ke meja
Mama Dewi pun memungutnya dan melihatnya bersama papa Daffa
"tidak mungkin"ucap Mama Dewi
"Hahaha apa yang tidak mungkin Dewi? Anak lelakimu telah menodai putriku"jawab Maya
"pa, apa ini benar?tanya Mama Dewi dengan berkaca-kaca
Maya kemudian memberikan ancamannya.
"Nikahkan anakmu dengan putriku, jangan hanya mau enaknya saja lalu meninggalkan putriku"jelas Maya lalu pergi.
malam hari
di dalam kamar, Nuna diam tanpa bersuara apapun.
Miko pun bingung harus bicara bagaimana.
tiba-tiba Nuna memegang tangan Miko,yang membuat Miko senang
"Maafkan aku, Ku kembalikan cincin ini, jangan bilang ke orangtuaku kalau kamu telah menghamili anak orang lain, aku yang akan menggugatmu ,bagaimanapun Ratu mengandung anakmu. Kuharap setelah kalian menikah, kalian akan bahagia"Jelas Nuna dengan tegar lalu tersenyum
"istriku, kamu tidak mau mendengarkanku?"tanya Miko
"bukti tadi sudah cukup buatku, tak perlu kamu buang energi untuk menjelaskan kembali"jawab Nuna
"Apa kamu mampu berpaling dariku?"tanya Miko
"Aku akan mencoba , karena cinta pertamaku adalah kamu, dan aku akan berusaha melepasmu"jawab Nuna.
"Aku akan tidur diluar,istirahatlah, mungkin fikiranmu sedang tidak baik"tambah Nuna lalu keluar.
__ADS_1
Namun Karena lantai licin Nuna pun tergelincir jatuh melewati tangga .
Miko bergegas keluar mendengar suara Nuna berteriak.
Darah segar membasahi wajah Nuna.
Miko pun membawa Nuna ke Rumah sakit .
saat Nuna mendapat pertolongan ponsel Miko berdering ada yang menelpon bahwa Pak Burhan dan Bu Lastri mengalami kecelakaan dan dinyatakan md.
sungguh Miko merasakan sakit teramat. Istrinya berjuang di ruang operasi, sementara mertuanya telah MD.
"Apa yang akan aku katakan padamu Na"ucap Miko
Acara pemakaman usai, kini Miko ditemani Mama Dewi dan Papa Daffa
"Miko, apa yang akan kamu lakukan?" tanya Papa Daffa.
"Miko bingung pa, Miko harus gimana?"Miko tidak bisa melihat Nuna terluka, tapi Miko melukainya"Jawab Miko
tiba-tiba Ratu datang dengan perut buncitnya
"Lihat sayang, itu papamu"ucap Ratu sambil mengelus perutnya.
"Pergi kamu dari rumahku"teriak Miko
Miko pun kembali mengingat malam itu, meski ia tidak yakin ia melakukannya dengan Ratu.
"Tega kamu Miko, apa salah Nuna?Mama tidak berhasil mendidikmu, "ucap Mama Dewi menangis
" itu anak mu?"tanya papa Daffa
Miko hanya diam tertunduk dan menangis.
"Baiklah, sekarang selesaikan urusanmu dengan Ratu, papa dan Mama yang akan menjaga Nuna"jelas papa Daffa lalu pergi.
Seminggu kemudian Nuna telah sadar.
Papa Daffa dan Mama Dewi sangat senang terutama Sanda dan Manda yang begitu sayang terhadap Nuna.
"kalian siapa?"tanya Nuna pelan
Semua kaget mendapati Nuna tidak mengenal mereka.
__ADS_1
Dokter pun menjelaskan bahwa Nuna kehilangan ingatannya.
"jangan ingatkan Nuna dengan hal yang membuatnya sakit"pesan dokter.
Miko pun datang bersama Ratu.
"Is"ucap Miko terpotong karena Mama Dewi mengkodenya
"kamu siapa?"tanya Nuna
"aku sua,Mantan suami kamu"jelas Miko yang kemudian dipotong oleh Ratu.
"Mantan suami?"tanya Nuna bingung
"Kakak, ini aku Sanda, dan ini kak Manda, kami adalah adik kak Nuna, dan itu Mama Dewi dan Papa Daffa, mereka orangtua kita"jelas Sanda menenangkan
"Oh ya?aku punya adik?orangtuaku masih ada?"tanya Nuna yang membuat Miko semakin sakit perasaannya
Mama Dewi mendekati Nuna
"Mama disini sayang, kamu istirahat ya"ucap Mama Dewi lalu memeluk Nuna
Miko dan papanya serta Ratu keluar ruangan
"kamu lihat, penderitaan Nuna masih berlanjut, dan teganya kamu kesini bersama Ratu dan calon anakmu?"ucap Papa Daffa.
"Nuna masih istri Miko pa, Miko tidak akan menceraikannya,lagi pula Ratu tidak masalah menjadi yang kedua"jelas Miko yang mendapat tamparan dari papanya.
"plak"sungguh papa kecewa denganmu"ucap papa Daffa lalu kembali masuk ruangan.
2 bulan kemudian
Nuna yang tengah membaca buku mendengar pembicaraan Sanda dan Manda di dapur.
"andaikan kak Nuna bisa ingat kembali kak, Sanda pasti akan membantunya untuk menghajar kak Miko dan si benalu Ratu itu"ucap Sanda
"Berdoa saja agar kak Nuna dan kak Miko dapat bersatu kembali"jelas Manda
"Apa maksud kalian bersatu?dan kenapa kalian memandang foto itu"tanya Nuna lalu mengambil foto yang dipegang Sanda
Nuna kaget melihat bahwa foto itu adalah foto pernikahan
"kenapa aku dan ini aah sakiit kepalaku"ucap Nuna yang membuat Sanda dan Manda menjadi panik
__ADS_1
"Kamusih Dek, aduh jadi ginikan"ucap Manda
Nuna pun tak sadarkan diri dan kini ia berada di dalam kamar.