
Mobil mewah yang menyorot Nuna tersebut berhenti di depan Nuna.
Pengendaranya keluar mobil, lalu menghampiri Nuna.
"Na, Kenapa dituntun?".tanya Doni
Nuna pun bernafas lega ternyata pria itu adalah Doni.
"Huh, Ku kira siapa Don, Ini kempes Don".jawab Nuna
Doni pun menawarkan bantuan, Namun Nuna menolaknya.
"Na, jarak ke rumah kamu ini masih jauh, bisa bisa kamu sampai larut Na"Jelas Doni.
"Tak apa Don, aku bisa, lagi pula nanti kalau mama kamu tahu, kamu akan dimarahin".jawab Nuna
Benar saja, Mamanya Doni keluar mobil lalu menghampiri keduanya
"Doni, apa-apa an sih, ayo pulang".ucap Mama Doni
"Tapi Ma, kasihan Nuna".jelas Doni
"Kamu bisakan pulang sendiri".tanya Mama Doni , Nuna pun mengangguk.
Lalu Mama Doni menarik lengan Doni agar masuk Mobil.
"Mama gak suka kamu dekat dengan gadis itu, dia itu gak sepadan dengan mu".ucap Mama Doni sambil menarik lengan Doni
Miko pun datang dengan mengendarai Motor matik nya.
__ADS_1
Ia berhenti melihat Nuna ,Doni dan Mamanya.
"Ada apa ini?".tanya Miko
"Eh nak Miko, Ini perempuan gak tahu diri, malam gini keluyuran".jawab Mama Doni sambil menunjuk Nuna
"Maaf Tante, Ban sepeda saya Kempes, jadi saya menuntunnya".Bela Nuna
Mama Doni pun kesal
"Saya bukan tante kamu, panggil saya Nyonya, Dan jangan dekati putra saya, karena kamu itu berbeda".Jelas Mama Doni
Miko terus menyimak percakapan mereka, Hingga Mama Doni dan Doni pergi meninggalkan Nuna dan Miko.
Nuna pun kembali menuntun sepedanya, tanpa menegur Miko.
Miko pun mengejarnya dan menarik lengan Nuna hingga Nuna ada di pelukannya.
Nuna menangis antara senang dipeluk Miko atau karena ia sedih.
Nuna mengangguk lalu Miko melepas pelukannya.
"Taruh saja sepedamu disitu, besuk pagi biar diantar orangku ke rumahmu, sekarang naiklah aku akan mengantarmu pulang".Ucap Miko
Nuna pun mengangguk lalu naik ke motor Miko.
Miko pun menarik tangan Nuna agar memeluknya.
"Maafkan bila selama 2 tahun ini, aku begitu dingin terhadapmu".ucap Miko tiba-tiba yang membuat Nuna bingung
__ADS_1
Miko kemudian menghentikan motornya kemudian mengajak Nuna turun lalu duduk di bangku taman.
"Na, Kamu itu unik, sudah ku abaikan tapi kamu selalu mengganggu fikiranku".jelas Miko
"Maaf, maksudmu apa?".tanya Nuna
"Maksudku, jangan berhenti menyukaiku".jawab Miko yang membuat Nuna tersenyum renyah
"Aku sudah mengatakan padamu bukan?selama aku masih bernafas aku akan mengejarmu, tapi itu hal terbodoh yang kulakukan, Untuk apa aku mengejar sesuatu yang tidak dapat ku dapati".jelas Nuna
Miko pun merasa bersalah karena telah membuat Nuna Menyerah.
"Bila aku memintamu untuk tetap menyukaiku, lakukanlah janganlah kamu menolak".jawab Miko memaksa.
Sebenarnya Miko telah menaruh perasaan pada Nuna, hanya saja Miko masih mau bermain dengan perasaan Nuna.
Nuna hanya diam , Tiba-tiba Miko mengecup pipi Nuna.
Nuna melotot kaget
"Ini kedua kalinya aku mengecup pipimu".ucap Miko
Nuna masih melotot sambil memegang pipinya yang memerah.
"Maafkan aku waktu kamu tidur di kelas, aku mengecup pipimu"Jelas Miko
Nuna menangis lalu berdiri.
__ADS_1
"Aku memang bodoh ,Kamu sungguh jahat Miko, Kamu memainkan perasaan seorang perempuan, se enak dirimu mengecup pipiku tanpa persetujuanku, Kamu memang jenius dalam segala hal,hiks hiks".Ucap Nuna lalu berlari meninggalkan Miko.