
Ada sepasang mata yang memperhatikan First bermain.
Miko mendapat panggilan telepon dan menyuruh Reno untuk mengawasi First.
Saat Reno hendak mengambil air minum, First dengan cepat digendong oleh seorang pria bertopi hitam.
Reno kembali dan tidak menemukan First di area bermain.
Reno pun bingung dan segera menemui Miko fi ruangannya yang sedang menemui tamunya.
Brak" Suara pintu terbuka
"Maaf , Tuan Muda First hilang"ucap Reno lalu keluar ruangan
Miko pun kemudian meminta maaf lalu menyusul Reno
"Ren, apa yang kamu ucapkan?"tanya Miko
"Lihatlah CCTV ini, saat aku mengambil air minum ada yang membawa First"jawab Reno seraya menyerahkan ponselnya.
Miko pun menggenggam tangannya
"Siapapun yang berani mengganggu kebahagiaanku akan ku selesaikan dengan tanganku sendiri" Batin Miko
Miko lalu melihat Nuna datang ke kantornya
"Aduh, Nuna kesini gimana ini",ucap Miko bingung takut Nuna akan marah
Namun Reno menghampiri Nuna
"Selamat Siang Nona,"Sapa Reno
"Siang Reno, Dimana putraku,?"tanya Nuna
Reno pun menginjak kaki Miko
__ADS_1
Miko pun menjawab
"Na, First"jawab Miko terbata lalu ia menunduk dibawah kaki Nuna
Nuna bingung lalu turut jongkok
"Mas, ada apa?"tanya Nuna pelan
Miko menangis lalu memeluk Nuna
"First diculik Na, maafkan aku tidak becus menjaga First,hiks hiks"ucap Miko yang membuat Nuna kaget dan juga seisi kantor kaget melihat bosnya memeluk seorang perempuan yang mereka ketahui adalah mantan istri Bos nya.
Nuna kemudian melepas pelukan Miko
"Mas, ayo kita cari First, di saat seperti ini kita harus mencari bersama dan menemukan First secepat mungkin"ajak Nuna sambil mengusap air matanya
Miko pun lega karena Nuna tidak marah.
Akhirnya Nuna dan Miko pergi bersama mencari First tak lupa Miko menyuruh Reno untuk membantunya menemukan First.
"Tenanglah Na, First akan ketemu"ucap Miko
Dan Nuna hanya mengeluarkan air mata dan mengangguk namun tetap melihat ke depan.
Nuna melihat First sedang digendong seorang pria bertopi Hitam.
Nuna lalu keluar mobil dan berlari mengejar Firat.
"Putraku"ucap Nuna
Miko phn mengejar Nuna
First menangis melihat Mama dan papanya mengejarnya.
Pria bertopi itu membawa First ke tepi kolam di taman.
__ADS_1
"Berhenti, Jangan sakiti Putraku"ucap Miko
"Lepaskan Putraku, atau kau akan ku bunuh"ucap Nuna
Pria bertopi Itu kemudian melepaskan topinya dan Miko mengenalinya.
"Sam"ucap Miko
"Hahaha, kau mengenaliku?"tanya Sam
Sam adalah Teman Miko ketika di LN yang sangat menyukai Ratu, namun Ratu menolak dan membuat pertemanan Miko dan Sam bermasalah.
"Lepaskan putraku"ucap Miko
First pun diturunkan dari gendongan,
First lalu berlari ke arah Mamanya.
"Ini baru awal Miko, Aku akan membuatmu merasakan apa yang kurasakan dulu"ucap Sam lalu ia pergi.
Miko dan Nuna membawa First ke rumah Miko.
Malam itu Nenek Parmi dan kakek Barno juga diboyong ke rumah Miko.
"Disini kalian akan aman, Nenek Kakek, kalian tinggal disini akan aman, rumah ini sudah dilengkapi dengan peralatan canggih, Diluar sana sudah ada pagar dan alat untuk mendeteksi siapa saja penghuni rumah ini, Sehingga orang asing tidak akan bisa masuk meski berusaha memanjat karena akan ada sengatan aliran listrik "jelas Miko
Nuna masih menggendong First yang tengah terlelap.
"Na, Tidurkanlah First, ia akan aman disini, diluar penjagaan ketat tidak perlu khawatir"ucap Miko dan Nuna pun membaringkan First di kamarnya.
Mama Dewi, Papa Daffa dan Papa Soni datang ke rumah Miko.
Miko telah memberitahukan apa yang terjadi sehingga ia memboyong orang-orang yang ia sayang ke rumahnya.
"Mama jadi takut"ucap Mama Dewi
__ADS_1
"Mama semua akan baik-baik saja , Miko akan melindungi kalian"jawab Miko.