
Miko sedang makan mie kuah yang ia buat untuk makan malam. Udara yang dingin karena hujan membuatnya menginginkan sesuatu yang hangat.
Miko memainkan ponselnya dan ponselnya berdering ada panggilan dari Mamanya.
"Iya Ma".jawab Miko
"Gimana kuliahmu Nak?Mama kangen".jawab Mama Dewi
"Miko baik Ma,Mama gimana?"tanya Miko
Mama Dewi pun mengatakan bahwa ia dalam keadaan sehat .
Ratu datang tanpa mengetuk pintu dan masuk ke rumah yang dikontrak Miko.
"Sayang".ucap Ratu
Miko pun kesal karena Ratu tidak mengetuk pintu dahulu.
"Hentikan Ratu, jangan panggil aku dengan sebutan sayang".jawab Miko
Ratu pun duduk di dekat Miko dan mencoba mengambil foto mereka.
Miko yang jengah pun tak menghiraukan ulah Ratu.
Ratu berhasil mengirim fotonya bersama Miko ke Nuna.
Nuna yang sedang belajar ,menghentikan aktifitasnya karena ponselnya bergetar.
Nuna melihat foto Miko dan Ratu bersama.
"Miko sudah bahagia denganku" tulis Ratu.
Nuna merasakan rasa sakit teramat dalam hatinya, Namun ia berusaha tegar.
"Syukurlah"jawab Nuna lalu Nuna menutup ponselnya.
Nuna pun mengirim pesan ke Malika.
__ADS_1
"Malika😭😭😭"tulis Nuna
Miko yang melihat ada chat dari Nuna pun segera mengambil ponselnya, Namun Ratu menghalanginya
"Kan ada aku,Jangan main ponsel "ucap Ratu
Miko berdiri lalu mempersilahkan Ratu keluar.
Ratu seakan merasa diusir Miko
"Kamu mengusirku?".tanya Ratu
"Tepat"jawab Miko kemudian Ratu pun pergi.
Miko membalas chat Nuna
"Kenapa Kak?".tanya Miko
Nuna pun mengirimkan foto Pada Malika
"Jadi Ratu mengintimidasimu".batin Miko
"Ini foto siapa kak?Dan kenapa Kakak menangis?tanya Miko
"Itu Miko, Cinta pertamaku dan itu Ratu kekasihnya sekarang😭"jawab Nuna
"Jadi aku masih ada di hatimu Na".batin Miko
"Dia tampan ya kak,Kakak sebegitu sayangnya pada Miko?".tanya Miko dengan senyum
"aku selalu merindukannya, entah mengapa hati ini begitu sakit melihatnya dengan yang lain".jawab Nuna yang membuat Miko seakan diatas angin.
hari berganti hari bulan berganti bulan, Nuna belum menyadari bahwa Malika adalah Miko. Setiap Hari Nuna selalu bercerita tentang kuliahnya pada Malika yang ia yakini adalah anak dari pelanggan sayurnya.
Menjelang ujian semester, Nuna, Doni dan Lisa menghabiskan waktu untuk belajar bersama di perpustakaan kampus.
Doni selalu mencuri pandang pada Nuna, Hingga Frenki datang dan melihat Doni yang menatap Nuna dengan tatapan harapan.
__ADS_1
Frenki kemudian duduk dan melingkarkan tanganya ke pundak Nuna.
Nuna pun terkejut
"Kak, apaan sih?".ucap Nuna
Frenki pun melepaskannya
"kamu hormati kakak senior dong Don"ucap Frenki.
"Apa maksudmu?".tanya Doni
"Jangan dekati Nuna,Nuna itu calon istriku"jawab Frenki
Nuna pun kaget dengan ucapan Frenki
"Kak,jangan ngawur".ucap Nuna
Nuna pun mengajak Doni dan Lisa keluar perpus.
Namun Frenki berniat menjegal kaki Doni,namun justru mengenai kaki Nuna.
"Bruk"Nuna jatuh ke lantai
Doni kesal melihat ulah Frenki ,Doni pun melayangkan pukulan tepat di pipi Frenki.
"bugh" Laki-laki gak ada akal"ucap Doni lalu membantu Nuna berdiri.
Banyak Mahasiswa melihat ulah mereka, dan Ada Dona yang mengincar Frenki di situ melihat semuanya.
"Siapa dia, kenapa Frenki begitu berambisi".ucap Dona
"Itu kan Nuna, si penjual sayur itu kan, yang ke kampus naik sepeda".tanya salah satu mahasiswa
"Iya, pantas Frenki menyukainya, Nuna kan emang rajin, cantik juga baik".jawab salah satu mahasiswa.
Dona yang mendengar percakapan mereka pun ,menggebrak meja seakan kesal dengan tuturan mereka.
__ADS_1