Cinta Pertama Nuna

Cinta Pertama Nuna
Langit dan Bumi


__ADS_3

Pak Guru menempelkan hasil ulangan para Siswa di papan pengumuman.


Para Siswa pun berbondong-bondong berlarian ke arah papan pengumuman untuk melihat hasil ulangannya.


Nuna dan Lisa menerobos masuk dalam kerumuman.


Nuna melihat namanya berada di kelompok nilai bawah.


"Heh, lagi-lagi".ucap Nuna sambil menggelengkan kepalanya


Ratu menyermik melihat Nuna


"Tau kan bedanya, kamu dengan Miko, Langit dan Bumi ,jauuuuuuh".ucap Ratu menghina Nuna


Nuna mendekati Ratu


"La mending masih dapat nilai, daripada kamu mendekat tapi gak dianggap ada".jawab Nuna yang membuat gelak tawa para siswa yang berkerumun.


Ratu pun menggandeng lengan Miko yang membuat Nuna sedikit kesal namun Nuna menyembunyikan kekesalannya.


"Pantasnya dia itu dengan ku, sama-sama pintar, kalau kamu kan,eeiih gak banget".Ucap Ratu lalu bergaya manja di dekat Miko.


Miko melepas gandengan tangan Ratu, lalu berjalan ke arah Nuna.


Nuna pun tersenyum senang seakan ingin berteriak senang.


"Aku tidak suka perempuan bodoh".ucap Miko yang membuat mata Nuna membentuk pelangi-pelangi seakan ingin jatuh.


Lisa menghampiri Nuna dan berusaha membawa Nuna pergi dari situ.


Nuna menangis dan Doni yang juga ada disitu segera memeluk Nuna.


"Laki-laki sepertimu memang tidak patut dikejar, Nuna menolakku demi dirimu, tapi kata-katamu sungguh keterlaluan".ucap Doni lalu membawa Nuna pergi bersama Lisa.

__ADS_1


Miko sebenarnya tidak tega melihat Nuna menangis dan ada rasa kesal ketika ia melihat Nuna dipeluk Doni.


"flashback on"


Saat acara kemah, Nuna selalu membantu Miko..


Karena menganggap Nuna akan melakukan segala sesuatu untuknya, Miko pun memanfaatkan ketulusan Nuna.


"Kamu kenapa selalu mengikutiku?".tanya Miko saat menyadari Nuna mengikutinya waktu penjelajahan


"Kenalkan aku Nuna, Kelas 10F"jawab Nuna sambil mengulurkan tangan


Namun Miko tidak menyambutnya


"Aku Miko kelas 10A, berhentilah mengikutiku!".Jawab Miko


Nuna pun menggeleng karena ia sudah tertinggal oleh rombongannya.


"Baiklah, bawakan barang-barangku, Maka kamu dapat mengikutiku ".ucap Miko dan Nuna pun mengangguk lalu membawa barang berat punya Miko.


Nuna sering duduk karena lelah membawa dua tas ransel besar depan dan belakang.


Nuna yang hampir pingsan pun ditolong Miko


"Na, Hey sadar".ucap Miko sambil menepuk pipi Nuna.


Nuna pun bangun dan melihat wajah Miko di hadapannya, membuatnya seakan memiliki energi 100% kembali.


"Jangan cari kesempatan, Aku tidak akan menyukaimu".ucap Miko


"Selagi aku masih bernafas, aku tetap akan mengejarmu Miko".jawab Nuna lalu berjalan ke depan meninggalkan Miko.


Miko pun hanya tersenyum mendengar ucapan Nuna, namun ia tetap belum mau dengan mudahnya membuka perasaannya.

__ADS_1


"flashback off"


Di dalam kelas Nuna makan bekal dari rumah bersama Lisa.


"Na, kamu lapar banget ya?"Tanya Lisa yang melihat Nuna makan dengan cepat


"bekal ini ku ibaratkan Ratu, jadi kumakan biar dia tau rasa".jawab Nuna


Lisa dan Doni pun hanya geleng-geleng.


Di luar Jendela, Miko lewat, Nuna melihatnya namun ia tidak seheboh biasanya.


"Kenapa gadis itu tidak melihatku?".ucap Miko dalam hatinya.


"Lewat saja kau pria arogan, Aku tidak akan melihatmu".ucap Nuna


"Yakin Na?".tanya Lisa


Nuna pun menggeleng lalu berlari ke depan melihat Miko jalan.


"Hah, kamu sungguh menggodaku".ucap Nuna setelah Miko berlalu jauh.


Pak Guru memasuki ruang kelas dan membagikan hasil ulangan


"Sudah pak, punya saya biarkan ,saya sedih melihat hasilnya".ucap Nuna


Pak Guru pun tertawa


"hahaha, Kamu itu harusnya semangat Na, satu sekolah juga tahu kamu mengejar si Miko itu, buktikan kamu dapat kelas Baru ketika kamu naik kelas nanti.


"Hem, gitu ya, emang bisa ya pak?Saya kan bodoh, dia Pandai, emang bisa ya?".tanya Nuna


"Tuhan tidak akan membiarkanmu terluka karena usahamu".jawab Pak Guru lalu senyum dan mendapat tepuk tangan dari semua siswa di kelasnya.

__ADS_1


__ADS_2