
Setelah melihat berita di TV
Dona mengambil kunci mobilnya dan menuju kantor Frenki.
Disana Dona menemui Frenki juga Nuna
" apa yang kamu lakukan, semata ingin menguasai harta Frenki, dan apa?kamu hamil,?yakin itu anak Frenki,?"tanya Dona bertubi
Frenki pun berdiri
"Iya benar itu anakku, dan maumu apa?"jelas Frenki
"Tidak mungkin, kamu tahu kan, papaku sudah menjodohkan kita Frenki, "bela Dona
Nuna pun hendak pergi namun ia menatap Miko yang berdiri disitu hendak menemui Frenki.
"miko "ucap Nuna
Miko pun mencengkeram lengan Nuna
"Katakan bahwa berita itu bohong"ucap Miko
Frenki yang melihat Nuna dalam keadaan merintih karena lengannya di cengkeram Miko memilih menghampiri Nuna.
"Kenapa kamu?bukankah kamu telah memiliki istri lain Miko"tanya Frenki
"Dasar perempuan mainan , pantas saja Frenki ,jadi kalian bermain di belakangku hingga kau hamil Na, ha,katakan"bentak Miko
Nuna hanya menangis
"Bukan begitu ,ini anakmu Miko ,hiks hiks"jawab Nuna
"Aku tidak mengakuinya, beraninya kamu berselingkuh dengan Sepupuku, "bentak Miko yang membuat Nuna semakin menangis
"Kamu ngaca?lalu anak di rahim Ratu anak siapa?,"tanya Frenki
"Ya jelas itu anakku, karena aku memang melakukannya"jawab Miko
Nuna pun berdiri setelah mendengar pengakuan Miko
"Akhirnya kamu mengakuinya Miko , Iya ini bukan anakmu, ini anak Frenki. "jawab Nuna yang membuat Miko semakin marah
"Kamu benar benar keterlaluan Nuna, aku sangat membencimu"jawab Miko lalu pergi.
__ADS_1
Dona pun bertepuk tangan
"hebat, orang kismin sepertimu mampu membuat Miko dan Frenki bertengkar, Asal kalian tahu aku akan selalu membuatmu menderita Nuna"ucap Ratu lalu pergi
Nuna tertunduk lemas, dan menangis, Frenki pun memeluknya
",menangislah bila itu dapat melegakkanmu"ucap Frenki sambil mengelus kepala Nuna.
Di rumah Nuna pada waktu malam
Nuna sedang makan rujak buah ditemani kucingnya
bel rumah Nuna bunyi ,Nuna pun membuka pintu dan ternyata Dona yang datang dengan membawa dua temannya.
"Bawa dia"ucap Dona
kemudian Nuna disekap tak sadarkan diri lalu ia dibawa ke pinggiran kota
Turunkan ia disana, lalu kita pergi.
di pagi hari Frenki melihat pintu di rumah Nuna terbuka
Frenki masuk dan melihat ada sepiring rujak dan air putih di atas meja
ponsel Nuna pun ada di dalam kamar
Frenki kemudian menghubungi asistennya yang bernama Reno
"Cari istriku, sepertinya ia telah diculik"ucap Frenki
Di lain tempat Nuna terbangun di tepi sungai
"dimana aku?"tanya Nuna
Kemudian ada nenek sedang mencari kayu yang melihat perempuan sedang menangis di tepi sungai dan nenek itu menghampirinya.
"Kamu kenapa nak?" tanya nenek itu
"Nuna tidak tahu kenapa ada disini nek, ini dimana?"tanya Nuna sambil menangis
"Tenanglah, ini adalah desa terpencil di pinggiran kota nak, Mari ikut ke gubuk nenek"jawab Nenek iyu
Nuna pun mengikuti nenek itu
__ADS_1
sesampainya di rumah nenek itu, Nuna bertemu dengan suami nenek itu yang sedang merebus singkong.
"pak, siapkan makan untuk anak ini"ucap nenek itu
Mereka pun duduk di dipan bersama
"Saya Nuna nek, nenek siapa?"tanya Nuna
"Saya nenek Parmi dan ini suami nenek namanya kakek Barno"jelas Nenek Parmi
mereka pun bercerita dan Nuna menceritakan semuanya blablabla
"jadi begitu, tinggalah disini bersama kami untuk sementara waktu, suamimu pasti akan menemukanmu"ucap Nenek Parmi
Nuna pun mengangguk.
sepekan kemudian
Reno kembali menemui Frenki
"Maafkan saya bos, belum dapat menemukan istri bos"ucap Reno
Frenki melonggarkan dasinya kemudian ia menyuruh Reno memasang foto Nuna di semua media.
Malamnya Frenki menemui Miko di rumahnya.
"Keluar kamu Miko"ucap Frenki
Miko keluar dengan Ratu
"Dimana Nuna?"tanya Frenki
"Manakutahu,bukankah ia istrimu?"tanya Miko
"Percuma aku mencarinya disini, kuharap suayu saat kamu tidak menyesal"ucap Frenki
"Selalu nyusahin,Nuna memang biang keladi"ucap Ratu yang didengar Frenki
"Tutup mulutmu, Nuna lebih baik darimu, wanita penggoda"jawab Frenki
"Berani kamu mengatai istriku?"bentak Miko
"Seberani kamu menyakiti Nuna"jawab Frenki lalu pergi.
__ADS_1