
Di Kampus
Lisa dan Doni sedang makan bersama, ya mereka telah berkencan dan Nuna yang melihatnya pun senang melihat sahabatnya bahagia.
"Na kamu gak kangen suamimu apa?tumben udah beberapa bulan ini aku tidak melihatmu Vcall"ucap Lisa sambil makan soto ayam
"Aku sudah bukan istrinya Lis, Miko telah mengembalikanku ke orangtuaku sejak 6 bulan lalu"jawab Nuna yang membuat Lisa dan Doni kaget
"apa"?ucap Lisa dan Doni bersama.
Nuna hanya tersenyum lalu memandang air mancur di sebelah.
"Iya, Miko sebenarnya hanya bermain denganku, aku saja yang terlalu kepedean, Dia sebenarnya hanya menyukai Ratu"jelas Nuna
Lisa dan Doni menatap iba pada Nuna
"hey kenapa melihatku begitu, lagipula tidak ada yang tahu kalau aku pernah menikah dengannya, yang tahu hanya kalian dan orangtuaku, orangtua miko dan adik-adiknya serta rekan rekan yang ya mungkin hanya menganggapku becanda saja"jelas Nuna
Lisa dan Doni pun memeluk Nuna dan menguatkan Nuna.
Frenki datang dengan gerombolannya
"Nuna cantik"sapa Frenki
"Iya Kak ada apa?"tanya Nuna balik
"Jalan yuk"ajak Frenki
"Ajak yang lain saja lah kak, Nuna mau disini saja"jawab Nuna
Frenki pun kesal lalu menarik tangan Nuna dengan kasar dan membawa Nuna ke dekat kolam renang di belakang kantin.
"Aku benci penolakan Na, sudah berapa kali kamu menolak dan mengabaikanku?"bentak Frenki yang membuat Nuna kaget
"Maaf kak, aku hanya tidak mau ada masalah saja, aku hanya mau menyelesaikan belajarku disini"jawab Nuna gemetar karena tangannya dicengkeram dengan kuat oleh Frenki
banyak mahasiswa menyaksikan Nuna dan Frenki sementara Lisa dan Doni di halangi oleh teman-teman Frenki sehingga mereka tidak dapat berbuat apa apa.
Frenki kemudian meninggalkan Nuna sendirian.
setelah keadaan sepi,
Dona datang dan menjambak rambut Nuna
__ADS_1
"Heh perempuan sayur, beraninya kamu buat Frenki Marah ha? apa hebatnya kamu disini?"bentak Dona
"Maaf kak, aku tidak bermaksud "jawab Nuna namun belum selesai Nuna menjawab Nuna didorong masuk ke dalam kolam oleh Dona.
"Byur"Nuna pun jatuh ke kolam dan naas Nuna tidak dapat berenang
Kolan dengan kedalaman cukup dalam itu membuat Nuna gelagapan.
Dona hanya senyum lalu meninggalkan Nuna.
Nuna berusaha minta tolong ,Namun tidak ada orang disitu.
Frenki yang lupa tidak membawa tas nya yang ia taruh di loker dekat kolam pun bergegas mencarinya.
Frenki berjalan sambil melihat kolam, di tengah kolam ia melihat ada sosok yang terapung.
Tanpa pikir panjang, Frenki menceburkan dirinya ke kolam untuk menolong .
Setelah sampai di tepi kolam
Mata Frenki terbelalak mendapati Nuna lah yang ada dihadapannya.
Frenki pun berusaha menolong Nuna
"Huk huk uhuk"suara batuk dari mulut Nuna dan mengeluarkan air yang tertelan
Frenki lega dan tersenyum kemudian ia memeluk Nuna
"Syukurlah kamu selamat Na"ucap Frenki lalu senyum sambil memeluk Nuna
"Terimakasih kak, telah menolongku"jawab Nuna
Nuna yang masih lemas pun dibantu Frenki untuk jalan tak lupa Frenki memberikan handuk tebal dan lebar agar dapat menghangatkan badan Nuna.
Frenki mengantar Nuna pulang
"Na, maafkan sikap ku tadi"ucap Frenki
Nuna senyum dan mengangguk
"Kenapa kamu bisa berada dalam kolam"tanya Frenki
"terpleset kak"jawab Nuna berbohong
__ADS_1
Namun Frenki hanya mengangguk
"lain kali berhati-hatilah"jawab Frenki
Nuna menyalakan Tv dan mendapati ada kabar bahwa Miko telah kembali dari LN bersama Ratu.
"Itu kan Miko putra dari om Daffa"ucap Frenki
"Kakak kenal?"tanya Nuna memastikam
"Iya Na, itu adalah keponakanku, dia anak dari adik papaku"jelas Frenki
"Oh"jawab Nuna setelah mengetahui
"Itu Ratu anaknya Bu Maya , Mereka cocok satunya cantik satunya tampan sepadan "ucap Frenki
Nuna pun merasa sakit hatinya melihat Miko dan Ratu begitu mesranya.
"Na, Nuna kamu kenapa?"tanya Frenki yang melihat Nuna terdiam
"Tidak kak, aku hanya kagum saja, bisa ya orang kaya berjodoh dengan orang kaya, makanya kak cari yang sepadan agar tidak bikin malu keluarga"jawab Nuna
Frenki malah menjitak kepala Nuna
"Materi itu bisa dicari Na"jawab Frenki
Frenki kemudian berpamitan dan tidak lupa menitip salam pada orangtua Nuna.
Nuna menutup pintu setelah Frenki pergi.
Ia kembali menyaksikan Tv
"semoga bahagia untuk kalian"ucap Nuna
ponsel Nuna berdering ada panggilan dari Papa Daffa
"Halo Pa"jawab Nuna
"Na, jangan kamu lihat Tv beritanya sungguh membuat Papa marah"jawab Papa Daffa
"Tidak apa Pa, lagipula tidak ada pengaruhnya untuk Nuna, semua sudah ada jalannya masing-masing"jawab Nuna
Papa Daffa lalu menutup ponselnya kemudian bergegas pulang.
__ADS_1